Water Injection – stage 2

Setelah bereksperiment dengan Water Injection Stage-1.. dirasakan konsumsi air cukup merepotkan untuk sering-sering dilihat dan ditambah.
Hal ini disebabkan karena pada kondisi mesin IDLE, atau sedang dalam kondisi macet, wa-i tetap bekerja sehingga air terus terkonsumsi, padahal pada kondisi seperti ini tidak dibutuhkan oleh mesin.
Perlu diingat wa-i digunakan untuk menghilangkan ngelitik pada saat kita memacu kendaraan dengan penuh ambisi dan semangat, dan dari situ kita tetap bisa pakai Premium walau untuk kebut-kebutan tanpa ngelitik.
Dari permasalahan di atas, perlu ditambahkan suatu sistem yang membuat wa-i hanya bekerja pada RPM atas saja.. misalnya mulai start RPM 2000 baru Wa-i aktif dan seterusnya.
Sehingga pada kondisi macet / mesin idle, air akan bisa dihemat dan tidak mubazir.
Diperlukan Solenoid sebagai katup supply air dari tangki (water reservoir), dan Auto Relay (merek Falcon) yang bisa diatur RPM berapa akan mengaktifkan solenoid.
Auto Relay dijual di toko AC Mobil, seharga 55ribu sampai 120ribu rupiah.
Auto Relay bekerja berdasarkan sinyal dari NEGATIF COIL, atau dari RPM OUTPUT CONNECTOR pada mobil-mobil yang bercoil lebih dari satu.
Diagram sederhananya adalah seperti ini..

Agar bisa dikontrol dari dalam kabin,… OFF/AUTO, maka perlu dipasang saklar dan lampu indikator.
Untuk jenis saklar dan lampu bisa disesuaikan saja dengan yang didapat atau yang cocok dengan mobilnya.
Diagramnya menjadi seperti ini..

Beginilah pada saat RPM mesin melebihi 2000RPM, maka unit Wa-i bekerja, lampu indikator menyala.

Foto di bawah adalah foto pemasangan unit Auto Relay dan Solenoid pada mesin.

Kondisi penempatan jarum+selang ke jalur Vacuum Intake.


Semoga bermanfaat,
Saftari.
Pemesanan Parts Water Injection, please call:
Ditech Injection
(contact: Dikwan s.)
Jalan Cikutra 172 (Dekat Kampus STMIK)
Bandung
Tlp 022 70381999
Buka Setiap hari 08.00 s/d 17.00
termasuk hari minggu/libur


















wah gimana tu. ada pengalaman di vw combi club. setelah lama nggak dipakai mobilnya, malah timbul karat.
om…
gmna cranya untuk menghindari karat di crank dan cylinder saat kita menggunakan wa-i?
mhon petunjuk’a…
om, saya tertarik dengan WAInya, kalau di starlet kapsul masangnya ke arah mana yah om..? trims
mobil saya suzuki esteem th.1993, 2 hari yg lalu hbs servis radiator tp setelah radiator ok air radiator malah bocor di water pumpnya mhn petunjuk….. lau harus ganti water pump harganya berapa ? tks
untuk di surabaya pasangnya dimana ya…?
Dear saft7,
Mobil saya suzuki karimun th.2000 pertama start mesin gas ga mau tinggi kayak mobil-mobil baru yang pertama start RPM tinggi (sekitar 1500) dan lama-lama kalo mesin sudah agak panas RPM turun sendiri (jadi 900-1000). Apa benar vacum idle-up nya sudah rusak? Atau mungkin ada kerusakan yang lain?
Mohon pencerahan
Thank B-4
Q pgin psang d suzuki satria f150 stage2 g mana? Klo bs stage3 skalian,kira2 biayany brapa?Trims.Mhon pencerahan.
Bung mau tanya, apakah Wa-i dapat diaplikasikan pada mesin diesel? Jika bisa, Apakah aplikasinya sama dengan mesin bensin 4 tak sebelumnya?
Mohon klarifikasinya terima kasih…
kang setelah applikasi wa-i ko tiba2 mesin bergetar ya pas kondisi idle. tapi klo wa-i dimatiin mah sehat wal afiat bin getar normal.. ada yang salah kah?
hatur tengkyu kang
Kang Saft, moho bantuan gimana cara pasang WAi Stage 2 dan 3 di Xe Li 2007? karena saya awam tentang mobil.
Thank’s
Emang gue bener2 gaptek, tapi pengin maju, konsultasinya musti ka Bandung kang ? Mau pasangnya di LGX 1.8 EFI 2004 + LSX diesel 1998, bisa koresponden via I-mel? Sekalian beli alat2-nya gue juga mau !
Imel gue : zither_pro@yahoo.com
Bagaimana caranya untuk pasang di Supra X 100cc, kira-kira cocoknya pake stage 1/2/3 ?
terima kasih.; untuk pemesanan komponen komplit, bagaimana caranya ?
Kang Saft, mau tanya : adakah yang posting melaporkan penghematan setelah pasang wa-i karena saya sudah pasang di motor MEGRAPRO 160cc dan NISSAN SUNNY 1300CC belum terlihat hasil penghematannya. Tapi untuk performa memang bisa langsung saya rasakan, tarikan menjadi enteng dan tenaganya juga luar biasa. Apa mungkin saya salah pasang. Saya pasang wa-i langsung dari tabung ke intake manifold melalui selang yang sudah dipasang jarum. Terimakasih atas pencerahannya.
pak, saya punya daihatsu classy th 95. Masalah yg sampe skrg gak ketemu solusinya adl sbb: klo mobil dipake di jalan nanjak dan padat, temperatur selalu overheat. Saya sudah ganti radiator, waterpump, dan sistem coollant sudah diperiksa dibengkel resmi, tp belum sembuh jg (air radiator tdk berkurang klo overheat). Mobil klo dipake di jalan nanjak tp tdk padat, tdk overheat. dan klo di jalan biasa tdk nanjak walaupun macet, temperatur normal. Kira2 apa penyebabnya dan gimana solusinya? Ditunggu jawaban secepatnya, Terima kasih banyak sebelumnya.
Kapan nih Wa-I stage-3 release kang saft? pingin nyontek.
Thank’s mas Saft, aku dah aplikasikan ke motor Honda Kharismaku, dan hasilnya oke banget…
mas, bisa ngga beli perangkat wa-i, stage 2 sekaligus pasang, untuk all new corolla 1.6, berapa harganya? minat bgt nih
om saft, itu pasang selang2 ke solenoid valve apa tidak terbalik? karena sambungan ke unit wai dari solenoid pada posisi yang digambar itu kan mengambil udara luar saat “off”, baru saat “on” dia switch ke posisi tangki (ambil air).
kalo posisinya seperti itu, sistem water injection malah jadi air injection saat rpm belum memicu relay palcon, selain itu tekanan vacum selalu rendah pada saat belum “on” karena udara luar selalu terhisap.
mohon koreksi kalau salah.
sori ralat, bukan paralel, tapi seri.
@donny_eka
kemungkinannya:
1. sepertinya jarum kegedean tuh. saya pasang di vixion pakai 30G dobel/paralel. paling besar yang disarankan untuk motor setahu saya cuma sampai 27G. semakin kecil nomer semakin besar ukurannya.
2. kondisi motor sebelumnya memang tidak sehat, tinggal selangkah ke turun mesin, dipicu sama WaI ini. Doping/suplemen kesehatan untuk tubuh saja harus dalam kondisi sehat, kalau tidak ingin kena efek samping.
3. kualitas air jelek. mengakibatkan kerak dan kotoran yang melukai silinder dan piston.
saya coba aplikasikan wa-i di motor tiger, tapi hasilnya mengecewakan, motor jadi ngebul dan turun mesin. dari botol langsung ke intake manifold melalui selang dengan ukuran jarum 23G, kucuran air tidak besar, mohon pencerahan …………
Om Yusy….mohon bantuan nentuin kabel negatif coilnya di starlet 93. thank
Buat yang perlu katup solenoid bisa dicari dari toko/bengkel service AC.
Boleh juga pesan lewat saya Rp. 35.000 + ongkos kirim. Bentuk & ukuran sama persis seperti pada foto di atas.
Silakan email saya : signpool@gmail,com
Maaf Om Saft, iklan dikit, hitung-hitung bantu rekan lainnya.
Buat isbandi,anda pake wai stage 1 apa 2(yg pake solenoid dan falcon).stelan angin di karbu anda distel ulang lg gak?
Buat dian eka budianto,skema versi anda boleh tuh dijelaskan.Bisa tau no telp anda?Aku mau diskusi.Thank you!
Buat hanny,gimana kalo selang wai tdk ke karbu tp lgs ke intakemanifol?Saya mau coba tanpa nosel dan jarum
sultan Says:
kang saft saya udah coba pake stage 1 dan gunakan air accu(hujan) dan untuk valve nya saya gunakan valve ke lampu malam tapi belum berasa tenaganya. katanya rpm bisa naik dan setelah saya naikkan pengapian 5 derjat tetep masih gelitik waktu gigi4 dan ac hidup.
gimana dong tolong beri pencerahan
thanks
Jawab:
Jangan2 airnya ga terhisap tuh … atau alirannya terlalu kecil buat si mesin.
adityo Says:
om saft..bisa dipasang di motor ga?
jujur saya gw ngerti mesin.
Jawab:
Bisa kok.. kan udah banyak yang mengaplikasikannya..
Kalau ga ngerti mesin… coba print out soal WAI ini, terus bawa ke montirnya.. minta dibikinin spt itu di motor..
om saft..bisa dipasang di motor ga?
jujur saya gw ngerti mesin.
Om Saftari, Tolong dibahas juga tantang teknologi Water to Hidrogen, seperti yang dibuat Djoko Sutrisno Yogya (Bukan Joko Suprapto yang penipu). Teknologinya apa sama dengan wa-i?