Sudah dibaca sebanyak 4121 kali

Tips Motret: Focus Stacking

 

Dalam kegiatan fotografi / motret, suatu saat kita membutuhkan kondisi di mana benda / subyek  yang kita foto tampil tajam (fokus) dengan latar belakang buram (bokeh/blur). Namun khususnya jika kita motret benda / subyek kecil atau sering disebut Macro Photography, yang terjadi adalah hanya bidang-bidang tertentu dari benda / subyek saja yang tajam, padahal kita perlu menampilkan seluruh bagian dari benda / subyek itu tampil tajam (fokus merata di seluruh benda / subyek).

Umumnya dapat dilakukan dengan memperkecil diafragma (aperture), tetapi akibatnya latar belakang menjadi semakin ikut tajam / jelas terlihat. Hmm.. susah juga ya.

Foto di bawah memperlihatkan semua tampak tajam, termasuk benda-benda lain yang berada di belakang subyek (mobil-mobilan).

.

[ www.saft7.com – automotive tips and sharing ]

FOCUS STACKING

Ada tips untuk mendapatkan fokus merata pada benda / subyek namun dengan latar belakang tetap buram. yaitu teknik FOCUS STACKING.

Prinsipnya adalah, kita melakukan pemotretan beberapa kali dengan berpindah-pindah titik fokusnya, seperti gambar di bawah ini, fokus kamera ditempatkan pada lampu mobil.

.

Foto di bawah memperlihatkan fokus kamera ditempatkan di kaca spion mobil..

.

Foto di bawah memperlihatkan fokus kamera ditempatkan di velg roda mobil..

.

Semakin banyak titik fokus yang kita potret akan semakin baik..

[ www.saft7.com – automotive tips and sharing ]

 

BANTUAN SOFTWARE

Ada software yang khusus untuk menumpuk foto-foto dan menyatukan gambar yang fokus. misalnya Helicon Focus.

Namun di artikel ini saya akan menggunakan Adobe Photoshop. (Disarankan Adobe Photoshop CS3/CS4/CS5).

Kita akan memanfaatkan fasilitas Image Stack, dengan mengakses melalui menu File > Scripts > Load Files into Stack..

 

.

Masukkan foto-foto yang kita potret tadi..

.

 

.

Selanjutnya Photoshop akan loading semua foto tadi, ke dalam layer-layer.

.

Pilih seluruh layer foto yang ada.

.

Selanjutnya, kita perlu membuat tumpukan foto tadi tepat posisinya antara foto yang paling bawah hingga paling atas.

Masuk ke menu Edit > Auto-Align Layers..

[ www.saft7.com – automotive tips and sharing ]

 

Pilih Auto.., klik OK.

 

.

Proses ini akan memerlukan waktu beberapa saat tergantung dari  besar foto atau banyaknya file yang kita tumpuk.

Foto-foto mobil ini diambil tanpa menggunakan tripod, sehingga ketika seluruh foto di-align, terlihat pinggiran foto yang tidak beraturan, dan ini perlu di CROPPING dengan Crop Tool.

.

.

Setelah rapih di Cropping, selanjutnya kita mulai melebur semua foto dengan masuk ke menu Edit > Auto-Blend Layers…

 

.

Pilih Stack Images, dan klik  OK

[ www.saft7.com – automotive tips and sharing ]

 

Proses ini akan memerlukan waktu beberapa saat tergantung dari  besar foto atau banyaknya file yang kita tumpuk.

Setelah proses selesai, selanjutnya kita satukan seluruh layer, dengan memilih seluruh layer yang ada, kemudian Right-Click mouse, dan pilih Merge Layer

.

Hasil akhirnya adalah seperti foto di bawah.

.

Terlihat bahwa mobil kuning di atas tampil tajam mulai dari bagian depan hingga belakang, sementara latar belakang tetap buram/blur/bokeh.

 

Foto di bawah adalah hasil eksperimen dengan benda / subyek lain, dengan hanya menggunakan 4 foto dengan titik fokus yang berbeda (spot merah)

.

Contoh lain:

[ www.saft7.com – automotive tips and sharing ]

 

 

TIPS:

  • Sebaiknya gunakan tripod
  • Apabila tidak menggunakan tripod, usahakan sisakan bidang kosong dari subyek, untuk keperluan cropping
  • Gunakan mode yang sama untuk tiap foto, disarankan mode M (Manual Mode)

 

 

Semoga bermanfaat!

 

Sumber referensi:

[ www.saft7.com – automotive tips and sharing ]