.

 

The Story of Red Engine Reborn Project

reborn-00

Melalui artikel ini, saya mencoba untuk berbagi pengalaman ketika saya melakukan perbaikan turun mesin mobil saya. Banyak hal-hal baru yang saya dapatkan dari pengalaman tersebut dan saya rasa perlu untuk saya ceritakan ke teman-teman yang mungkin kelak akan melakukan perbaikan serupa atau mungkin bisa bermanfaat sebagai referensi sederhana.

Lebih dan kurangnya dari apa yang ada di artikel ini di awal cerita saya mohon maaf, karena masih jauh sekali dari sempurna dengan segala keterbatasan yang ada. Semoga berkenan…

The Story…

Saat menjelang libur lebaran 2007 lalu, si bimmer (BMW 520i 1990 M20 2300cc 12valve SOHC) sudah diniatkan untuk turun mesin total (Full OH), dikarenakan suara mesin yang sudah kasar, juga kompresi tiap silinder yang tidak rata. Saya sendiri baru 3tahun lebih pakai mobil ini, sementara usia mobil sudah memasuki Sweet-Seventeen di tahun 2007 ini. Jadi wajar jika komponen mesin banyak yang mungkin perlu diganti / diremajakan. Hal ini menjadi maklum karena saya tidak tau bagaimana mobil ini dirawat dan digunakan oleh pemakai-pemakai sebelumnya selama 13,5tahun sebelum saya pakai.

– www.saft7.com –

Dalam 3 bulan terakhir, konsumsi oli sangat memprihatinkan. Dalam sebulan, saya selalu membeli 1 botol besar (4liter) oli untuk terus menambahkan. Pakai oli bagus percuma saja, malah keluar asap putih dari knalpot, hingga akhirnya saya mendapatkan oli yang tidak keluar asap walaupun borosnya sama.. yaitu Mesran Super 20w50.
Walau beda harga 5ribu rupiah dengan Prima XP, tetapi jika pakai Prima XP hasilnya sama dengan oli mahal lainnya .. asap putih keluar… ya wis.. selama menunggu turun mesin.. saya pakai Mesran Super 20w50.

Kompresi yang diukur saat itu adalah sebagai berikut…
Cyl-1 : 12 BAR
Cyl-2 : 12 BAR
Cyl-3 : 8 BAR
Cyl-4 : 10 BAR
Cyl-5 : 10 BAR
Cyl-6 : 11 BAR

Menurut buku Service Manual Workshop terbitan Bentley Publishers, toleransi angka kompresi normal untuk mesin mobil saya adalah 11-12 BAR untuk setiap silindernya.

Sayang sekali, montir langganan tidak sanggup jika harus selesai sebelum libur lebaran. Terpaksalah si bimmer dibawa mudik dengan kondisi seperti itu karena tidak punya mobil lain untuk mengangkut keluarga.

BUNYI ANEH DI MESIN..

Perjalanan ke Bandung lancar-lancar saja… kecepatan dijaga hingga maksimum 120km/h saja dengan RPM tidak lebih dari 4000rpm karena khawatir dengan kondisi mesin.
Sesampai di rumah mertua di Bandung.. ketika masuk garasi.. terdengar “tek tek tek tek tek ” cukup keras, ternyata bunyi itu mengikuti putaran mesin… segera buka kap mesin, dan benar suara itu berasal dari dalam mesin. Wah duh… apa tuh ya…. Putaran gas dinaikkan.. dan tiba-tiba suara “tektektek” itu menghilang, hmm… pasti ada yang patah di dalam blok mesin.. mesin agak goyang.

– www.saft7.com –

Ketika mesin dingin, saya coba ukur lagi kompresi masing-masing silinder. Ternyata silinder no.3 turun hingga tinggal 4 bar, sementara yang lainnya tetap sama.
Dengan was-was… pulang ke Jakarta dengan mesin yang hanya efektif 5 silinder saja… kecepatan maksimal sekitar 100-110km/h.

Hasil test kompresi setelah kejadian tersebut:
Cyl-1 : 12 BAR
Cyl-2 : 12 BAR
Cyl-3 : 4 BAR — BAH!!!
Cyl-4 : 10 BAR
Cyl-5 : 10 BAR
Cyl-6 : 11 BAR

TURUN MESIN DIMULAI

Setelah semua kegiatan bisnis di Jakarta berjalan normal, montir sudah kembali bekerja setelah beliau pulang kampung, mulailah project turun mesin ini dijalankan. Diperkirakan budget yang keluar adalah sekitar 7-8 juta termasuk parts dan jasa, dan lama pengerjaan diperkirakan sekitar 7 hari.

Mulailah mesin dipereteli.

BAH!.. Ternyata piston nomor 3 sobek, kemungkinan akibat ring piston yang patah di dalam silinder. Dinding silinderpun mengalami luka gores yang cukup dalam. Montir memperkirakan jika di oversize harus langsung oversize .75 dan tentunya mengganti semua piston dan ring. Biaya yang pasti akan keluar untuk kasus ini adalah (6 piston set 2,5juta + bubut oversize 1juta) = 3.5jutaan.

– www.saft7.com –

DIBANTU TEMAN

Seorang teman dari milis BMWCCI yang kebetulan memiliki bengkel besar khusus BMW menawarkan beberapa komponen mesin kondisi baru 100% dan orisinil, dengan harga sangat miring, karena kondisinya adalah bekas digunakan training mekanik BMW di BMW Training Center, jadi komponen hanya untuk latihan pemasangan/instalasi, tidak pernah sampai dihidupkan, kemudian dipereteli lagi kembalikan ke box. Namun komponen itu sudah dikategorikan sebagai Used-item.

Dalam listing penawaran tersebut, saya lihat ada Engine Block with Pistons.. dengan harga beda tipis dibandingkan jika saya harus merekondisi blok mesin di atas (3,5jt). Akhirnya saya sambut penawaran itu dan pesan blok mesin baru lengkap dengan piston set nya, water pump dan Oil pump unit baru.
Siangnya, Engine Block + Pistons itu diantar dengan kardus dan kotak kayu berlogo BMW. Wow… montir sampai terkaget-kaget melihat blok mesin baru.

Crank shaft (kruk as) dan Connecting Rod (stang piston) tidak perlu diganti karena kondisinya masih sangat baik dan tidak cacat maupun tergores.

KOMPONEN CYLINDER HEAD PARAH

Hampir semua komponen di Cylinder Head harus di ganti, karena mengalami aus yang cukup dalam. Semua itu tidak terlihat ketika saat setel klep di bengkel untuk perawatan rutin. Namun ketika dibongkar, barulah terlihat banyak cacat aus yang cukup parah.

Cam Shaft (knoken as) sangat memprihatinkan.. dugaan montir, parts ini benar2 seusia mobil (belum pernah diganti).

– www.saft7.com –

Lobe/penekan rocker-arm mengalami aus yang cukup dalam.

Seluruh Rocker-arm harus diganti baru, ada beberapa ditemukan masih orisinil bawaan mobil dan kondisinya sangat parah.

Rocker-arm yang diduga usianya seumur mobilnya.. (belum pernah diganti).. terlihat sampai rata.

Bentuk Rocker-arm + Eccentric baru, merek febi.

Metal ‘jalan dan duduk’ beberapa mengalami luka gores, untungnya crank-shaft (kruk as) tidak ada goresan. Artinya tertolong oleh oli yang baik. Semua ‘metal’ harus ganti baru.

Valve (klep) banyak mengalami aus pada bagian ujung atas, karena bergesekan dengan Eccentric-Rocker Arm. Ada valve yang mengalami aus hingga panjang batang valve berkurang 2mm.
Diduga, ini akibat penyetelan celah valve yang terlalu rapat.

– www.saft7.com –

Parts yang jelas-jelas diganti baru adalah sebagai berikut..

– www.saft7.com –

Mesin kemudian dibersihkan dan dirakit…
Segar rasanya melihat blok mesin baru, piston dan silinder yang masih mengkilap cemerlang.

Setelah selesai perakitan Crank Shaft dan lain-lain, ketika blok mesin akan dipasangkan Engine Mounting Bracket, ternyata ada perbedaan dengan blok mesin yang lama.
Perbedaannya adalah pada lubang baut.
Pada blok yang baru, selalu kurang 2 lubang baut untuk pemasangan Engine Mounting Bracket tersebut. Khawatir akan ada masalah nantinya jika tidak dilengkapi semua bautnya, maka blok mesin yang sudah rapih tadi terpaksa dibawa ke bengkel las listrik untuk ditambahkan mur baja. Alhamdulilah, pemasangan sangat rapih dan baik. Engine Mounting Bracket dapat terpasang dengan kuat dan mantab.

Blok mesin yang selesai dirakit, dipasang ke body.

– www.saft7.com –

HAL KONYOL TERJADI..

Ketika mesin sudah di body duduk manis di engine mounting. Sang montir mencoba untuk mempersiapkan posisi piston no.1 di posisi TOP (TDC – Top Dead Center).
ARRRRGGGHHH… hal konyol terjadi!
Piston ternyata menonjol lebih tinggi dari permukaan silinder blok. WAH WAH WAH..

Baru disadari.. bahwa mesin mobil saya bukan mesin M20 standard BMW 520i.
Melainkan oleh pemilik terdahulu pernah di Upgrade dengan paket upgrade BMW High Performance (BMW HP) di tahun 1990 dengan paket HP 2300cc. Yang termasuk dalam paket BMW HP tersebut adalah Piston set dan Crank Shaft (Kruk As). Dimana piston HP 2300 ini lebih pendek ketimbang piston biasa untuk 2000cc. Juga langkah crank shaft HP lebih panjang ketimbang yang biasa. Jadi itu yang membuat piston yang didapat dari saat beli blok mesin baru, menonjol keluar permukaan blok silinder.

Tidak tanggung-tanggung… menonjol hingga 5.6mm !!

Ini yang sangat memusingkan, mencoba cari solusi terbaik… berkonsultasi sana sini dengan teman yang punya pengalaman tinggi seperti Om Gerry BMWCCI, Om Pungky, Oom Abi, Kang Dikwan, Kang Ferry Cangkir, Oom Iriansyah, Oom Chairil CKK, dan lain-lain..

Oom Pungky memberi data bahwa tinggi piston BMW HP2300 adalah sama dengan yang dipakai BMW 323i – e30 M20B23. Hingga dicoba untuk check ulang data spesifikasi pistonnya melalui website www.mahle.com pabrik si piston.

– www.saft7.com –

Dari situ, saya coba putuskan untuk memakai kembali piston lama, tetapi nanti diganti Ring Piston yang baru.
Tetapi karena piston lama ada satu yang rusak, maka saya harus mencari gantinya itu.

Berbekal kata kunci “piston 323i m20″ saya segera meluncur ke junkyard mobil Eropa di Pusat Onderdil Gaplek/PondokCabe. Mencari2 piston satu persatu cari yang cocok dengan contoh yang saya bawa.

Alhamdulillah.. saya mendapatkan pas hanya satu piston yang dimaksud. Tetapi piston ini orisinil BMW dengan merek pabriknya KS untuk mesin M20 323i. Saya tebus seharga 200ribu untuk piston tersebut setelah tawar menawar.

Komponen-komponen utama yang bergerak di dalam mesin wajib di’balance’ .. atau terkenal dengan istilah engine balance. Termasuk juga dengan berat/bobot piston.. Haruslah sama.

Piston yang saya dapat berbeda bentuk dengan piston BMW HP, walau jarak permukaan atas piston dengan pin piston sama. Hal ini dikarenakan beda pabrik pembuatnya. Jadi saya harus menyamakan berat seluruh piston yang ada. Berharap piston 323i ini lebih berat dari 5 piston lainnya…
Wah timbang di mana ya yang cukup akurat hingga satuan gram terbaca?..

NUMPANG MENIMBANG DI MINI MARKET

Tiba-tiba teringat minimarket di dekat rumah .. hihihi… ini dia nih.
Datang ke mini market itu.. kemudian berlagak beli telur ayam.. dan ditimbanglah si telur..
setelah selesai.. saya bicara dengan si mbak yang melayani… “Mbak, saya numpang timbang barang boleh? mau dicatat beratnya..” dia memperbolehkan…. YESS!!..

– www.saft7.com –

BAH!.. ternyata piston 323i yang baru didapat lebih ringan dari 5 piston yang lain.

Piston 323i seberat 520gram.. sementara piston yang lain adalah 535gram.

Mau tidak mau.. 5 piston lainnya harus mengalah, dan dikurangi beratnya… disamakan dengan piston 323i ini.

Besoknya piston-piston dibawa ke bengkel bubut di kawasan Rempoa.

Bagian bawah (piston-skirt) dipapas dikurangi hingga 2.5mm hingga pas berat piston menjadi 520gram.

Untungnya, di dekat bengkel bubut tersebut juga ada mini market yang juga menggunakan timbangan digital. Di rumah jadi banyak sekali stock telur ayam.. hihihi.

Piston baru yang tidak cocok kemudian diturunkan lagi dari mesin..

– www.saft7.com –

Piston baru ini kemudian saya titip jual di toko parts langganan saya, karena tidak jadi terpakai.

Mesin kembali dirakit dengan rapih dan hati-hati.

Pengerjaan Perakitan komponen Cylinder Head dimulai..

TUNING

Setelah semua terpasang rapih, kabel-kabel dan socket sensor-sensor mesin rapih terpasang. Mulailah tes kebocoran air dan oli. Pengecekan sirkulasi cipratan oli di cylinder head juga diamati baik-baik.. apakah setiap rocker arm dan cam lobe mendapatkan supply oli yang cukup dan sama rata.

Alhamdulillah, suara mesin sangat halus, mungkin setelah masa inreyen atau mesin sudah dipakai sejauh 1000km, suara mesin akan lebih lembut lagi.

Oli yang digunakan untuk masa inreyen ini adalah jenis oli mineral, nanti setelah 1000km terlewati, baru ganti oli yang lebih baik spesifikasinya dan boleh menggunakan oli synthetic.

Yang juga melelahkan dan menghabiskan banyak bensin adalah untuk setel CO hingga 2 jam menyala di 2000rpm dan 800rpm untuk mendapatkan angka-angka emisi yang baik dan sempurna.

– www.saft7.com –

TIPS:

Jika mengganti Blok Mesin, kita tidak dibenarkan untuk memindahkan nomor mesin lama ke blok mesin baru atau membuat sendiri nomor mesin di blok mesin yang baru, kecuali meminta bantuan Bengkel Resmi mobil tersebut untuk membuatkan nomor di blok mesin yang baru.
Jadi kita perlu menyimpan blok mesin lama untuk keperluan ‘esek-esek’ nomor mesin saat mengurus surat-surat mobil.
Menyimpan Blok Mesin yang besar dan berat tidaklah praktis, saya coba memotong dan menyimpan nomor mesin dari blok lama, untuk keperluan esek2 nomor mesin tadi.
Namun perlu diingat, bahwa kita perlu untuk menyimpan Bon bukti pembelian blok mesin tersebut dan bon belanja saat turun mesin, jika suatu saat dipertanyakan oleh pihak yang berwajib, mengapa blok mesin kita ganti dan beli dari manakah blok tersebut. Ini disebabkan banyaknya mesin yang diselundupkan masuk ke indonesia dengan cara ilegal dan sebagainya yang menurut pihak berwajib hal tersebut melanggar hukum.

Damage Cost Report:
Ongkos Kerja = 2,000,000
Packing Set = 650,000
Pompa Oli = 250,000
Metal Jalan + Duduk = 550,000
Blok Mesin Baru + Piston Set = 3,750,000
Knocken As = 1,100,000
Rocker Arm (12×80,000) = 960,000
Filter Olie = 35,000
Cincin Rocker Arm (12×30,000) = 360,000
Bubut Drat Busi Cyl.no.6 = 75,000
Valve intake (6×65,000) = 390,000
Valve Exhaust (6×100,000) = 600,000
Waterpump = 250.000
Piston Bekas 323i = 200,000
Bubut Balance Piston = 100,000
—-total = 11,270,000

BAH!!! ternyata Jauh di atas perkiraan budget (7-8jt).
Waktu pengerjaan meleset 2 hari lebih lama dari yang diperkirakan (7hari).

Hasilnya… Seperti mengendarai mobil baru… mesin haluuuuuuuuuus sekali… dan di masa inreyen ini, saya tidak diperkenankan membejek mesin lebih dari 4000rpm sampai jarak tempuh hingga 1000km ke depan.

Demikian kisah turun mesin si bimmer, semoga dari cerita di atas ada bagian-bagian kecil yang mungkin bermanfaat buat teman-teman. Mohon maaf apabila ada kekurangan.

Sumber referensi:
Mahle Piston
http://www.aircooled.net/gnrlsite/resource/articles/engnbrkn.htm
http://www.mototuneusa.com/break_in_secrets.htm
http://type2.com/library/engineg/engbreak.htm
http://en.wikipedia.org/wiki/Engine_balance
http://www.torquecars.com/tuning/engine-balancing.php

Special Thanks to:

Iriansyah & KBM Team.
PT Karsa Bangkit Mandiri (KBM)
Jl. Radin Inten Raya II no. 66 D1
Duren sawit –Jakarta Timur
Phone : 021 86614099

Avon
N-Jaya BMW
ITC Dutamas Lt.2
Phone: 021.72796179

Sutaji & Team
Group Montir BMW
ITC Dutamas Fatmawati
0812.8134463

Pandi
Junkyard BMW,Mercy,Volvo
Pusat Onderdil Gaplek/Pd.Cabe
Phone: 021.744.2929
HP: 0817.160423

Bengkel Bubut Barokah
Jl. WR Supratman No.3 Pondok Ranji
Ciputat – Phone: 021.7375863

Plaza Ban
for Gas Analyzer & Tuning
Jl. Cirendeu Raya no.35
Phone: 021.7496666

The Experts:
Gerry Nasution, Kusumo Bintoro (Pungky), Abimanyu Kameshwara, Chairil KartaKusuma, Dikwan Septiawan, Ferry Cangkir, Uut (Aluminium Art Casting), dll.

120 Responses to The Story of Red Engine Reborn Project

  1. dealer pulsa says:

    gila bener broooo ,hampir 12 juta biaya turun mesin ,,saya punya mobil mazda mr thn 91 ,, waduh berapa yach kira kira biaya turun mesin

  2. Drg. Rendi says:

    Maaf saya bukan maksud promosi… Hanya ingin bantu temen2 aja… Skrg ada yg namanya NORIVAL… Bhn additive utj bensin dan oli mesin. Saya sudag pake d BMW e36 ’97 dan vespa super th77 saya. Tarikan enteng… Dan insyaallah merawat mesin… Utk indo lbh lengkap buka saja mynorival.com. Mohin maaf bila tidak berkenan di hati. Salam sukses.

  3. haris prasetyo budi santoso says:

    salam kenal pak..sy juga punya pengalaman yang sama. cuma saya kerepotan untuk cari blok mesin e36 m40 yang bukan baru. karena kalo yang baru jelas mahal. sy mau tanya no yang bisa dihubungi untuk beli blok mesin seperti yang di BMWCCI itu. makasih.

  4. rovino says:

    hebat… saya membacanya seperti main di mobil jepang. padahal semua tau mobil eropa sangat susah cari bengkelnya. rencana saya sama instri sih cari 323i thn 97 krn budget hi hi hi… terimakasih bro. atas infonya. maju terus mekaniknya.

  5. adit bije says:

    salam kenal pak Saftari
    salam kenal semua penggemar dan pembaca

    Pak, bukunya saya punya,, usul pak, perbanyak halaman dan persering bikin buku ya Pak

    terima kasih saft7
    Salute..!

  6. atan says:

    pengen beli mobil pertama 520/530 second krn terinspirasi dari om saft :D
    tp saya di tawarin 323i

  7. Ucah says:

    om shaft7 mau nanya, BMW-ku 520i pergerakan wipwernya ngga’ waras; ketika pakai modus yang ada jedanya, maka gerakannya naik sampai pol batas kanan lalu turun tetapi berhenti di tengah, kemudian beberapa saat naik lagi sampai pol batas kanan lalu turun tetapi benhenti di tengah-lebih turun dari yg pertama, kemudian naik lagi sampai batas kanan dan turun baru sampai bawah (batas bawah yang semestinya). putaranya seperti itu terus menerus. pada saat pakai modus standard/bergerak terus tanpa jeda..klo agak lama nanti berhenti dan ngga’ mau jalan samasekali, mau jalan tetapi harus menggunakan modus yg paling cepat. begitu terus menerus. kira2 apanya dan harus digimanakan…? mohon pencerahan dan bantuannya..!!!!

  8. Pemerhati Tuner Lokal says:

    GOOD JOB!!

  9. ian says:

    you are a great writer….

  10. Biar yang lain jelas ya Oom.
    NB. Bagaimana kalau disediakan menu untuk Edit ya Oom ?

  11. Herbie says:

    koreksi untuk link di atas.

  12. Herbie says:

    Oom berhubungan dengan tema turun mesin,
    saya lagi merancang sebuah alat untuk mengukur jumlah putaran total yang telah dilakukan mesin.
    Ini menjadi penting karena pengukuran konsumsi bensin dan penggantian oli yang berdasarkan kilometer tempuh atau lama pakai,
    sering kurang tepat.
    Misalnya penggantian oli disarankan tiap 5.000 km, tapi putaran mesin 5.000 km dari mobil yang beroperasi di daerah sepi lancar (misal trans sumatra) akan jauh lebih sedikit dibanding mobil yang beroperasi di seutaran gajah mada – kota di jakarta pusat. Karena walau jarak tempuh bisa jadi baru 2.000 km, tapi putaran mesin bisa lebih banyak karena mobil sering terkena macet sementara mesin terus melakukan putaran.
    Untuk itulah saya coba merancang alat yg mengukur putaran mesin tsb yang satuannya hanya “Putaran” atau “Rotation”.
    http://i809.photobucket.com/albums/zz19/herbid/7409-chain-series-counter02.jpg
    Bagaimana menurut Oom Saft, apakah alat ini bisa bekerja ??
    Terimakasih atas sarannya.

  13. alvino says:

    Om, pas turun mesin odo mobil udah berapa ribu km?

  14. riyan says:

    knp crankshft bisa patah jadi 3 bagian

  15. bagus says:

    salut wah haru banget ane membaca kisahnya kebetulan ane lagi dibikin pusing sama bimmer ane 520 M50 setiap hbs di rekondisi part and accecories pasti ada lagi yg lainnya knapa sih bimmer selalu begitu ini pengalaman kedua ane di rongrong bimmer oh ya mau nanya nih ecu M50 brapaan yah kata montir ane sih semua part and electric smua ok tp mesin hanya hidup saat stater aja setelah itu mati lagi apa itu karna ecunya trims yah

  16. Danny says:

    Bung saf, kalo boleh saya tanya alamat / kontak dari “bengkel besar khusus BMW menawarkan beberapa komponen mesin kondisi baru 100% dan orisinil” seperti yg disebut di artikel ini. Terima kasih banyak

  17. ido says:

    wah pak, bagus banget…seneng saya bacanya.
    jadi kepingin beli blok mesin + piston masih dalam kardus gitu tapi buat 318i m40 th 89, ada ga ya, dimana bisa mendapatkannya?
    trims

    ido

  18. Peter says:

    Infonya ok banget, o ya om saft saya punya BMW 318i th 2000,kalo lg idle maupun di rpm dinaikkan terdengar dua bunyi yang berbeda tik-tik dan tok-tok dibagian antara transmisi dan mesin, saya dah bawa ke bengkel BMW di bilangan radio dalam mereka Konverter, kemduain saya ke bengkel transmisi di kisaran LA, disana dicek dan dipisah koneksi antara transmisi dan engine, ternyata tetap bunyi, apakah ado kemungkinan jeruan mesin sudah ada yang tidak normal, mohon infonya thank’s.

  19. Masagung says:

    wah om…
    keren pengalaman dan ceritanya nih..
    jadi takut klo mau OH juga euy..
    oh iya mobil saya Great Corolla 1995..
    jarang nambah oli sih
    ada kebul dikiiiiiiiiiiiitt banget tapi takut kenapa2
    udah cek kompresi hasilnya bagus semua..
    wah bimmernya jadi kaya baru ya nih..
    selamat ya boss !

  20. chendra says:

    wah, sama oom saft. vitara epi saya juga lagi overhaul. blok mesin retak. alhasil ganti blok. hiks. oia, pengerjaan balance dan blueprint yang bagus dimana? kalo bisa sekalian no kontak dan biayanya. thks

  21. tommy wahyu hidayat says:

    om shaft, tolong diberikan alamat BMWCCI dong…..
    saya punya BMW 318i M40 th.90
    masalahnya kalau ac dihidupkan mesin terasa geter dan RPM malah turun.
    tolong infonya dong.
    terimakasih.

    tommy

  22. uwos says:

    om saft,
    kalau itu cat yg merah untuk tutup cover valve
    beli dimana? cari2 di ace yg ada cuma hitam ama silver
    saya perlu juga yg biru

  23. Riey says:

    Mau nanya dong :
    selama ini saya belum pernah pake BMW,
    rencana saya mau ambil BMW 318 yang E36 th 92-94 yang harganya agak relatif lebih murah.
    kira2 kelemahannya apa yach untuk BMW seri itu,
    koq banyak orang yang ngga suka dan harganya drop?
    Selama ini saya pake Mazda 323 Interplay, yang kata orang mobil Mazda itu susah dan nyusahin,
    Ternyata tidak…
    Apakah BMW identik dengan itu?

    NB : minta YM nya dong om saft, saya pengen ngobrol banyak nih, japri email yach….

    Thanks…

    Agriant8186

  24. dhimas says:

    om saya punya bmw m40 318i tahun 1990 dari dulu emang dah bunyi tek2. kira2 problem nya apa ya? padahal cam shaft sama rocker arm dah di ganti baru :(

  25. robin says:

    wah baca crita ini jd pengen restorasi bmw 530i e34 1995 ni.. hehe.. kalo mesin idle knalpot keluarin asep putih.. kyknya pas manasin mobil pagi2 doank de.. ga merhatiin.. hehe.. trus kalo idle mobil bergetar kyk mesin diesel walau ga seheboh diesel.. kira2 knp ya?

  26. Mary'Jane says:

    makasihhh ya Om Saft atas infonya ….. doain semoga ada… hehehe

  27. TheOwner says:

    Mary’Jane Says:
    Permisi om saft…saya mau nanya… saya punya BMW 520i Vanos th ‘94, ternyata ada masalah di mesin vanosnya yang agak berisik…setelah saya cek ke bengkel ternyata harus diganti, karena untuk jangka panjangnya ditakutkan akan merembet ke mesin. saya udah nyari-nyari mesin vanos agak susah juga yah.. kira-kira Om Saft bisa kasih saran dimana saya bisa mencari mesin vanosnya , trus kira-kira harganya berapa yah… thx -Mary’Jane-

    Jawab:
    Coba kontak ini deh.. kali aja ada..

    Pandi
    Junkyard BMW,Mercy,Volvo
    Pusat Onderdil Gaplek/Pd.Cabe
    Phone: 021.744.2929
    HP: 0817.160423

  28. Mary'Jane says:

    Permisi om saft…saya mau nanya… saya punya BMW 520i Vanos th ’94, ternyata ada masalah di mesin vanosnya yang agak berisik…setelah saya cek ke bengkel ternyata harus diganti, karena untuk jangka panjangnya ditakutkan akan merembet ke mesin. saya udah nyari-nyari mesin vanos agak susah juga yah.. kira-kira Om Saft bisa kasih saran dimana saya bisa mencari mesin vanosnya , trus kira-kira harganya berapa yah… thx -Mary’Jane-

  29. TheOwner says:

    puguh Says:
    Dear Kang Saft ,
    Luar biasa report nya , serius sekali dan penyajian foto2nya keren, salut deh jadi semangat punya bmw ……Saya baru dapat 520 i m50 , sama sekali belum pernah pakai bmw, saya beli karena murahnya, tapi mobilnya mak nyus nyus nyus……problem saya mesin mobilnya gak halus , ada bunyi ecek , ecek ,ecek, kiira2 kenapa yaa, kenalpot nggak ada asapnya, terus kebengkel mana yang murah , tapi rapi dan teliti ?

    Jawab:
    Thanks om Puguh.. menurut saya montir itu cocok2an.. saya sih cocok dengan pak Sutaji di ITC Dutamas Fatmawati tuh.
    Bunyi ecek2 itu mungkin karena olie yang ga cocok ama mesinnya.. coba ganti model/merek oli lain deh.. cari sampe dapet yang cocok.. baca artikel saya soal Olie Cocok2an.

  30. puguh says:

    Dear Kang Saft ,
    Luar biasa report nya , serius sekali dan penyajian foto2nya keren, salut deh jadi semangat punya bmw ……Saya baru dapat 520 i m50 , sama sekali belum pernah pakai bmw, saya beli karena murahnya, tapi mobilnya mak nyus nyus nyus……problem saya mesin mobilnya gak halus , ada bunyi ecek , ecek ,ecek, kiira2 kenapa yaa, kenalpot nggak ada asapnya, terus kebengkel mana yang murah , tapi rapi dan teliti ?

    salam kenal

    puguh

  31. 4603nk says:

    Maaf OOT nih,
    siapa yang butuh CD untuk BMW edisi 98, all seri kebetulan aku punya ada 2 cd terdiri dari mulai dari Katalog Spare part sampai body, mesin, ada semua dari seri keluaran 1979 s/d 1998, CD manual Book Peugeot 203.304.206 ada 2 CD, Honda CRV 2nd generation 1 cd
    kalo ada yang berminat silahkan PM aku di pagungn@yahoo.com, masalah harga kita bicarakan di PM aja yaaa…..

    Regards
    4603nk

  32. TheOwner says:

    maclufi Says:
    Kang, waduh..
    detail sekali ini. Cuman mo nanya, bunyi tik-tik nya gimana?
    soalnya bm saya E36 dah sebulan ini kadang-kadang bunyi tek-tek..
    saya check beltnya tidak ada yang nyangkut..
    takutnya khasusnya sama
    hee… 12 jt bro apalagi kalo di kalimantan.
    bisa 20 jt..

    Jawab:
    Thx kang..
    Untuk E36 biasanya bunyi tiktik itu dari Hydraulic Valve nya (HVA) yang bermasalah… bisa juga dari komponen itu bisa juga dari oli yang kurang cocok dengan si mesin, yang membuat HVA kemasukan angin.

  33. maclufi says:

    Kang, waduh..
    detail sekali ini. Cuman mo nanya, bunyi tik-tik nya gimana?
    soalnya bm saya E36 dah sebulan ini kadang-kadang bunyi tek-tek..
    saya check beltnya tidak ada yang nyangkut..
    takutnya khasusnya sama
    hee… 12 jt bro apalagi kalo di kalimantan.
    bisa 20 jt..
    Thanks berat bro..

  34. albert says:

    Kang total anggarannya udah dipotong harga piston baru yang dijual apa belon?

  35. Junjun says:

    Mas numpang tanya nich …..
    saya suah lama pake BM ’86 318i , M10 sekarang ini kondisinya air radiator mudah habis karena tercampur ke Mesin. Jadi mungkin silinder head sudah problem / retak karena sering overheat. Nah kira2 kemana saya cari silinder headnya kalau ada, yang copotan saja ….
    Thanks junjun.

  36. dadang says:

    analysa kerusakan mesin bmw nya si SAFT7.
    excessive wear due to improper lubrication….
    sebabnya lubrikasi tidak baik adalah …entah karena driving habit si empunya, oli yang terkontaminasi air, oil pump failure, bad oil selection (incorrect oil classification)..
    sekian dan terima kasih…
    ada saran..caci maki..sumpah serapah…anjing meng anjing..silakan kirim ke alamat email tsb.
    saya tidak melayani segala pujian dan sanjungan..karena itu punya allah….hue he he he he he he..dadang

  37. dadang says:

    hati2 koh kalo sharing juga…ntar satu nyebur yang laen ikut nyebur..saya memang ganteng dan simpatik ko..ente ga salah…he he he he
    salam mesra..dadang yang ganteng dan simpatik tapi tidak belagu dan rendah hati serta jujur apa adanya…hueh..tipikal bangsa indonesia banget lah..

  38. TheOwner says:

    dadang Says:
    sebenernya ngerti mesin apa ngga si bung SAFT7 nih…masak tekanan piston di TMA 12 psi tu ya piye..ko vakum ya….sedangkan tekanan udara atmosfir aja 14.7 psia atau 760 mmHG atau 76 cmHG atau 1 bar atau 1 atmosfir…FAHAMMMMM..???..anak sd kelas 5 juga tau…wah kalo ngga faham mesin..HATI2 KALO NGASI INFORMASI…INFO YANG BAIK BISA MENOLONG..INFO YANG BURUK BISA MERUGIKAN….belajar mesin dulu deh yang bener ……sekolah mesin gitu……..
    kasian orang2 yang ngga ngerti…lu bohongin aje……

    JAWAB:
    Om Dadang yang baik dan pinter,
    Thanks loh udah diingetin… Om Dadang bener banget… aku salah pasang ukuran.. yang bener adalah 12BAR bukan 12PSI.
    Makasih ya untuk koreksinya yang ramah dan simpatik ini… memang aku masih taraf belajar kok, makanya hanya tertulis SHARING (berbagi pengalaman), bukan untuk menggurui.
    Sekali lagi.. terimakasih atas keramah tamahannya.

    saftari

  39. dadang says:

    sebenernya ngerti mesin apa ngga si bung SAFT7 nih…masak tekanan piston di TMA 12 psi tu ya piye..ko vakum ya….sedangkan tekanan udara atmosfir aja 14.7 psia atau 760 mmHG atau 76 cmHG atau 1 bar atau 1 atmosfir…FAHAMMMMM..???..anak sd kelas 5 juga tau…wah kalo ngga faham mesin..HATI2 KALO NGASI INFORMASI…INFO YANG BAIK BISA MENOLONG..INFO YANG BURUK BISA MERUGIKAN….belajar mesin dulu deh yang bener ……sekolah mesin gitu……..
    kasian orang2 yang ngga ngerti…lu bohongin aje……
    dadang

  40. dandy says:

    Coba bongkar mesin yg pk turbo/supercharger.thanks

  41. otoy says:

    om mau tanya nih kalau kopel kan ada karet nya yang di temgah ,berapa om harga nya dan onkos pasang nya berapa .

  42. Firdaus says:

    Kang Saft, seri bimmernya kan BMW 520i 1990 M20, apa bedanya sih dengan M50 ? kebetulan ada penawaran yang M50 langsung dari pemilik.
    Boleh minta sedikit saran dan rekomendasi dari Kang Saft yang biasa pake bimmer atau juga rujukan info biar gak gelap nih :) Terima kasih banyak sebelumnya …

  43. Denny says:

    Mas, numpang nanya, sy baru di dunia bimmer, tunggangan gw bimmer lawas, seri 318.i M10, taun 88. Barusan ini lg turun setengah, tadinya mau skir klep soalnya tenaganya payah & kompresinya lemah. Ternyata eh ternyata valve seatnya udah sempet direparasi (di las) kynya ma x-ownernya pernah overheat mpe jebol (no 2 & 3), jd gmn lg musti nyari set cylinder head yg baru tapi seken, biar ga khawatir kejadian lagi, soalnya kt montirnya tu cylinder head tdk disarankan bwt dipake lg, (exhaust valve no 2 & 3 dh g kontak alias ngambang, soalnya dudukannya dh aus parah). Untungya blok & piston masih sehat wal afiat…Any suggest dpt dimana tuh barang & kira2 brapa ya? thanx ya 4 referensi di dunia bimmer…

  44. jack says:

    Hebat Bung Shaft….Hebat….

    Saya dapet dua referensi dari web ini, pertama di halaman eterna dan di halaman ini, BMW 520 saya taun 90 juga sudah ngasih lampu merah minta jeroan mesin fresh….

    terima kasih atas informasinya…

    salut…hebat…

  45. Volvo244GL says:

    Wah salut bro Saft,
    Sharingnya sangat jelas, dibantu dgn foto2 dan info grafiknya, kok sempet sih bro?, klo saya OH ada masalah gtu udah puyeng duluan kyknya. Saya pernah pakai Volvo244GL thn 87, skitar 3tahun, 1 tahun pertama saya pakai kmudian turun mesin, detail pnggantian partsnya mesti liat recordnya dulu, tp yg jelas ganti piston set juga, total habis skitar 7jt-an, 2tahun kmudian saya menikah(awal DES ’07) dan terpaksa harus menjualnya, karena secara hitungan sudah tidak ekonomis lg jika d pakai utk kndaraan hari2 brsama kluarga, laku dgn harga 9jt, kelebihan mobil itu nyaman skali, dan terasa aman d dalamnya dgn d support pintu2 dan bodi yg cukup berat dan kekar.

    NB: telur2 itu akhirnya di apain bro saft?? hehehe…

  46. encuky says:

    ruarrr biasa….
    semoga awet nee mobilnya kang…

  47. Teppy says:

    Koq bisa dapet blok mesin murah banget oom…? waktu itu BMW 320i saya ganti head kena 6jt. Trus ada yang di ganti2 (lupa apa aja) plus ongkos totalnya habis 12jt. Sampe utang sana sini tuh…

  48. tinur fajar says:

    Pak Saft, kebetulan saya sedang ingin memperbaiki Toyota Kijang yang sudah saatnya turun mesin. Yang saya ingin tanyakan apakah PT Karsa Bangkit Mandiri (KBM) bisa memperbaiki toyota juga atau hanya BMW saja?Untuk jawabannya saya ucapkan terima kasih

  49. Kun says:

    Kang Saft.. sekarang gantian neh mobil aq yg bermasalah. silinder 1&2 No pressure…
    Mesin masih Idle dengan 1 silinder aje.. hehehe

    Btw, Foto2 biar keliatan Fresh & clear, gimana caranya nieh.. mo laporan jg ah…

  50. Dhimas Zhuhryanto says:

    om kok website nya bmwcci gak bisa dibuka ya? saya ingin ngomong2 dengan om, pengen berkonsultasi buat bmw saya m40 tahun 1990

  51. Yogha says:

    Mantap penulisannya, saya yang awam mesin terhanyut dalam alur ceritanya :) Jadi tertarik nih untuk main mesin mobil, mulainya dari mana yah sebaiknya? apa harus les montir dulu?

  52. anto m10 says:

    beli knocken asnya dmn ya?

  53. andre says:

    om, harga BMW 520i kaya om saft punya sekarang harganya berapaan ya???itu manual apa matic om?

  54. andia says:

    kang saft, makasih sharingnya,..
    detail dan informatif…

    bravo kang..
    andia-eac

  55. bosrowi says:

    mas,penyebab kendaraan di overhaul apa saja mas dan mohon diberi penjelasannya? mohon cepat dibalas soalnya buat referensi proposal ujian akhir sekolah

  56. ReizQ says:

    Kan Saft, itu utk balance engine apakah cuma sekedar menimbang pistonnya dan disamakan beratnya?
    Lalu utk menyamakan berat, lebih bagus menambah atau mengurangi?

    Lalu utk Oli, utk mesin 7K yg berumur 10 thn dgn km lebih dr 120rb, lebih bgs mana pake 10w-40/15W-50?

    Btw itulah untungnya mesin 6 silinder, kalo rusak satu masih ada cadangannya…
    hehehehehe… pisss Kang Saft :)

    ReizQ-tkcc

  57. Ferry says:

    Bravo oum..
    Good luck with the new engine..

  58. adit says:

    Artikel yg menarik.
    Selamat ya kang bwt mesin barunya.
    Btw, di referensi ada link ke vw aircooled juga kang? hehe………..

  59. Alan says:

    Mantap bro…
    Mobilnya mau di-lego nggak nih ?
    hehehe…

  60. Barce Suprada says:

    Salam kenal, Kang!
    Saya sekarang sedang mengerjakan OH yang tipe DOHC. Masalahnya, asap putih keluar dari knalpot setelah engine idle sekitar 15 menit. Setelah diperiksa, ternyata oli mesin masuk ke ruang bakar silinder no 2 dan 3, hal ini dibuktikan dengan basahnya busi dengan oli di kedua silinder tersebut. Tapi ada yang lebih aneh lagi, kepala silinder bagian atas (ruang camshaft) terjadi kevakuman, sehingga apabila cap untuk memasukan oli mesin dibuka, maka mesin langsung mati.
    Mungkin Kang Saftari pernah punya pengalaman seperti itu, kira-kira apa yang menjadi penyebabnya? Thanks sebelumnya.

  61. atha says:

    wah, salut deh buat om saft…
    saya jd ngeri nih… mobil saya persis yang om saft, cm beda mesin y M50…
    tp alhamdullillah ampe sekarang ga ada masalah di mesin… cm wiper y yg masalah…

    bagi2 terus yah om pengalamannya…
    atha

  62. amirul says:

    Mantap, ulasan detil, saya suka sekali, secara gak ngerti apa-apa tentang mesin :). foto-foto juga tajem banget, khas anak IdP :D. ngerjain kayak gini harus di bengkel yang alatnya lengkap/computerized ya Oom? tapi biayanya lumayan banget ya :(

  63. TheOwner says:

    Kun timor-er Says:
    Om Saft, ntu Kuping Piston dibuang 2,5mm apa nggak bahaya,…?
    bukankan “kuping”tsb untuk mengurangi efek PistonSlap seperti yg dialami Is Pan..

    Jawab:
    Om Coen, 2.5mm itu dikiiiiiiiiiiiiit banget deh… body piston masih puanjang ke atas… jadi Insya Allah aman.. sebab piston yang bawaan BMW malah lebih pendek dari pin atas ke bawah jaraknya loh…

  64. Kun timor-er says:

    Om Saft, ntu Kuping Piston dibuang 2,5mm apa nggak bahaya,…?
    bukankan “kuping”tsb untuk mengurangi efek PistonSlap seperti yg dialami Is Pan..

    Salut deh Oprekkannya,… btw, Om CKK nawarin Cam Hi-performancenya nggak..? hihihi

    Coen

  65. mansetha says:

    saya juga sedang full OH, kendalanya pada penggantian head cylinder type DOHC. head yg bawaan mobil sudah coak (jadi air radiator masuk mesin) dan tipis jadi tidak bisa diskrap/dipapas lagi, kemudian saya beli head/pesen ex singapura, namun saat akan dipasang, menurut mekaniknya sudah tdk standart lagi, kalo dipaksaksakan akan terjadi kompresi tinggi, dan pengapian dimundurkan, menurut dia bila head itu tetep dipasang akan memperpendek usia komponen mesin lainnya, bagaimana menurut bung saft, thanks.

  66. TheOwner says:

    mansetha Says:
    Bung Saft, saat reyen, apakah harus pake jenis oli mineral, kalau langsung pake oli jenis sintetic kanapa, kemudian viskositas untuk oli masa reyen yg berapa, apa yg lebih kental seperti pake SAE 20w-50. thanks

    Jawab:
    Om… hampir sebagian besar artikel dari banyak website menyarankan untuk menggunakan oli mineral (Petroleum-Base Oil) selama masa inreyen. Hingga konsumsi oli (penambahan oli yang menguap) menjadi stabil. Biasanya itu terjadi setelah mesin dijalankan sejauh 1000km. mengenai kekentalan bisa disesuaikan dengan teknologi mesinnya.. kalau sudah menggunakan Hydraulic Lifter untuk Rocker Arm nya, umumnya menggunakan oli yang lebih encer seperti 10w40 dst. Namun jika masih berteknologi tua seperti mobil saya… saya menggunakan 15w50.

  67. mansetha says:

    Bung Saft, saat reyen, apakah harus pake jenis oli mineral, kalau langsung pake oli jenis sintetic kanapa, kemudian viskositas untuk oli masa reyen yg berapa, apa yg lebih kental seperti pake SAE 20w-50. thanks

  68. TheOwner says:

    anto m 10 Says:
    saya mau tanya dong.nyari rocker armnya dmn ya? m10 saya juga mengalami hal yang sama hanya saja enginenya tambah daging gan harus mengganti rocker armnya saja sepertinya.

    Jawab:
    saya membeli komponen2 parts di Avon.. ada tuh di list di atas… monggo ditanya apakah dia punya rocker arm buat M10.

  69. anto m 10 says:

    saya mau tanya dong.nyari rocker armnya dmn ya? m10 saya juga mengalami hal yang sama hanya saja enginenya tambah daging gan harus mengganti rocker armnya saja sepertinya.

  70. TheOwner says:

    anto Says:
    Mas, ternyata juga mobil saya mengalami hal yang sama gejala2nya. Sekarang mulai berasap putih pada tarikan pertama, kemudian sering nambahin olie. Capek deeh !!Memang tarikannya masih termasuk baik, cuma pada awal narik ada mbrebetnya sedikit. Saya masih awam sekali masalah BMW ini karena baru pakai satu tahun,BMW 323 I tahun 1996. Apa sarannya mas, mungkin ada langkah yang mas tempuh di atas agak keliru dan tidak perlu diikuti. Terus terang ya agar biayanya jangan gede2 amat. Matur nuwun sekali mas bila bisa merespon pertanyaan2 saya.

    Jawab:
    Mas Anto, pertanyaannya membingungkan nih..
    Tapi kira2… coba check kompresi mesinnya… harus berkisar 11-12bar untuk masing-masing silinder.
    kalau sering nambah oli dan asap putih… itu memang sudah tanda ada masalah di ring piston.

  71. anto says:

    Mas, ternyata juga mobil saya mengalami hal yang sama gejala2nya. Sekarang mulai berasap putih pada tarikan pertama, kemudian sering nambahin olie. Capek deeh !!Memang tarikannya masih termasuk baik, cuma pada awal narik ada mbrebetnya sedikit. Saya masih awam sekali masalah BMW ini karena baru pakai satu tahun,BMW 323 I tahun 1996. Apa sarannya mas, mungkin ada langkah yang mas tempuh di atas agak keliru dan tidak perlu diikuti. Terus terang ya agar biayanya jangan gede2 amat. Matur nuwun sekali mas bila bisa merespon pertanyaan2 saya.

  72. TheOwner says:

    Hotpan Says:
    Kang numpang tanya , untuk mengetahui kompresi silinder untuk mobil Honda Ferio nanya kemena ya, atau Kang Saft tahu gak berapa kompresinya.

    Jawab:
    Beda2 tiap mesin.. saya ga tau mesin om Hotpan apa…
    B16A2 DOHC = 9.5-13bar
    D16Z6 = 11.5-13bar

  73. TheOwner says:

    Mulyadi Says:
    wah luar biasa sekali,
    Numpang tanya apa mesin ini rusak gara-gara pakai WAI? Apa sesudah turun mesin masih pakai WAI?
    Thanks!

    Jawab:
    Om Mulyadi.. ketika mesin dibongkar… ternyata valve dan ruang dekat injector terlihat bersih sekali.. umumnya kalau bagian itu dibuka.. kata montir banyak kerak menumpuk.. ini terlihat relatif bersih… Saya menyesal melepas WAI sejak 1.5tahun lalu karena capek isi air nya.. hehehe.. Mungkin kalo masih dipasang bisa bersih terus kali ya… Saat ini belum pasang lagi nih WAI nya.. mulai ga sempat isi-isi air soalnya.
    Thanks!

  74. Hotpan says:

    Luar biasa, cap 2 jempol.
    Salut atas laporan tertulisnya yang mendetail beikut fotonya, ini sangat berguna bagi para owners
    yang merencanakan untuk OH.
    Kang numpang tanya , untuk mengetahui kompresi silinder untuk mobil Honda Ferio nanya kemena ya, atau Kang Saft tahu gak berapa kompresinya.
    Terima kasih ya, sekali lagi salut.

  75. Mulyadi says:

    wah luar biasa sekali,
    Numpang tanya apa mesin ini rusak gara-gara pakai WAI? Apa sesudah turun mesin masih pakai WAI?
    Thanks!

  76. afid says:

    istimintliiiiiip tenan mas saft..mulane ngantos sakmeniko kulo mboten wantun “ngingu” mobil eropa..jujur sampun sepuh mboten kuat ngangkat engine,nopo malih OH ngantos telas 11 jt hehe..salut banget dech mas..btw istri ga marah tuch stiap hari nongkrong di bengkel..ntar dapur rumah ga ngebul bs bahaya loh..
    best regard from “tiyang jogja”

  77. agismaniax says:

    wah… sudah 17 tahun yah umurnya? sama dong dg mobil saya… makin tua makin jadi… asal jangan dilarang ngider saja sama rencana perda baru jakarta… :(

  78. Y. Hadi says:

    ough, makin njozz biemna. sdh bisa ikutan tuning days nya bmwcci dunk… :-)

    yg masih bikin deg-degan sebagai owner old cars adalah wacana pembatasan umur mobil di JAK. Moga2 para decision makers negeri yg aneh ini bisa mengambil keputusan yg bijak dan membolehkan mobil2 uzur dan beremisi bersih melaju.

    DanGan’90 owner
    YH

  79. Fredi says:

    Bung Saft
    Luar biasa …
    Trims bagi2x pengalamannya

  80. dangan maroon says:

    luar biasa…… sampai sedetail itu.
    untung juga ya Boss Saft punya koneksi ke banyak teman yang mau sharing.
    Artikel ini bagus Boss, berbagi pengalaman, sehingga teman yang minim pengetahuan tentang OH bisa bertambah wawasannya. Dan buat pengalaman, lebih baik melebihkan 30% dari budget (biar gak ketar-ketir).

    yang gak kalah luar biasa. hasil foto-fotonya Boss…..

    Salam Salut
    dangan maroon

  81. indraracing says:

    wihh seru juga nih ceritanya ..
    ampe sedih2 .. harus bongkar lagi gara2 piston beda ..

    thanks sharingnya kang..

    thanks juga udah sharing alamat2 nya .. jadi saya bisa ada rujukan dari info kang saft ..

    nuhun abis ;)

  82. BG814AW says:

    Gileee beneer…., serasa mobil baru tuch…
    Kok ongkos beli telur ngga masuk dalam damage cost… ? he he he…

  83. djarot says:

    ini kalo bongkarnta di prima bmw, bisa kena berapa ya Oom ?

  84. Adriel says:

    Kemaren saya liat mobil kang saft di Jl. Fatmawati cipete… Pengen nyapa, tapi lagi buru2 ke DutaMas. Oh ya, jangan lupa repair bodinya. ada karat di bagian belakang kiri mobil.

  85. Dikwan says:

    Alhamdulillah..akhirnya mesinnya sehat lagi dan ready to run faster…selamat Kang

  86. TheOwner says:

    si datsun kotak biru metalik says Says:
    disebutkan bahwa mesin usia 17 tahun dianggap wajar harus ganti jeroan mesin,apalagi liat kondisi cam shaft seperti itu.saya anggap itu tidak wajar.sepertinya apa gak pake oli.telat ganti oli atau tidak sesuai spek oli nya.karena saya alami sendiri saya pake mobil taon 1968,datsun 1400 .jujur mesin mulus baik itu cam shaft,kruk as,metal duduk/jalan.just oversize 0.50 di taon 87, turun measin trakhir th 97,cuman ganti ring seher n klep buang karena indikasi burn out( pake bensin super/pertamax dari taon 87), oli selalu ontime 3000 km penggantian mesra super 20w-50 atau prima xp 20w-50.gimana deg si BMW koq bisa ampe begitu.ngilu ane liat foto nya.best regards mantan nissan club indonesia.

    Jawab:
    Om Datsun, Thanks masukannya,
    Wajar… apabila saya hanya menggunakan mobil ini 1/5 usia si mobil. Jadi perawatan rutin dan lain-lain dari pemilik sebelumnya sama sekali tidak bisa saya tanyakan satu-persatu ke pemilik-pemilik sebelumnya. Maklumlah saya pemakai ke-empat mobil ini. Seandainya mungkin saya pemakai dari awal, saya tentu akan memilih oli yang baik, penyetelan klep/valve sesuai spek mesin dan lain-lain.
    Sebagai hadiah ulang tahun ke 17, saya restore dan remajakan komponen mayor di mesin itu, dan kini menjadi segar kembali.

  87. si datsun kotak biru metalik says says:

    disebutkan bahwa mesin usia 17 tahun dianggap wajar harus ganti jeroan mesin,apalagi liat kondisi cam shaft seperti itu.saya anggap itu tidak wajar.sepertinya apa gak pake oli.telat ganti oli atau tidak sesuai spek oli nya.karena saya alami sendiri saya pake mobil taon 1968,datsun 1400 .jujur mesin mulus baik itu cam shaft,kruk as,metal duduk/jalan.just oversize 0.50 di taon 87, turun measin trakhir th 97,cuman ganti ring seher n klep buang karena indikasi burn out( pake bensin super/pertamax dari taon 87), oli selalu ontime 3000 km penggantian mesra super 20w-50 atau prima xp 20w-50.gimana deg si BMW koq bisa ampe begitu.ngilu ane liat foto nya.best regards mantan nissan club indonesia

  88. Melvin Adianto says:

    Saya sampe menikmati sekali tulisan anda, Kang Saft. Saya turut prihatin piston anda sampe sobek seperti itu. Tapi disitulah seni nya memelihara mobil. Apabila saya memiliki mobil seperti ini, dan saya alhamdulilah punya duit untuk memperbaiki nya, saya akan dengan senang hati me restorasi nya hingga mendekati kondisi baru lagi. Nanti sehabis inreyen, jangan lupa di ulas lagi, ok?

  89. Mantap sekali kaang. Selamat menikmati fresh engine.
    Reasonable prices. 4 tahunan lalu corona TC bokap jeronya luka berat, habis 10jt-an juga. Bukan di A2K loh. siapa bilang 4 cylinder murah?

  90. WAKIDIIIIN says:

    Kang Sapari.., angkat JEMPOL 4 JARI semua nih buat kang Sap. Ampe kejengkang neh, membaca perjuangan si engkang. LAPAAAN ANAAAAAM.
    Salam Manis selalu dari kawan2 komunitas 494, dan otoracomania
    wakidiiiiin

  91. Endy says:

    2 minggu lalu mobil saya hyundai cakra 1997 juga barusan di OH, tapi hanya top OH.. tidak sampai turun blok mesin.
    Apakah juga perlu masa inreyen (tidak boleh digeber di high rpm)? Kegunaan inreyen apa yah om?
    Padahal setelah Top OH tersebut, bbrp hari kemudian sudah saya geber di tol untuk membuktikan tidak ngebul asap putih lagi.
    thanx.

  92. TheOwner says:

    kramero Says:
    Wuih.. seru banget pengalamannya Om..
    Nice sharing.. Menambah pengetahuan banget..
    Btw, Compression Gauge berapa Om harganya..? Atau bengkel mana yah di Jakarta Selatan yang menyediakan service untuk pengukuran kompresi silinder..?

    Jawab:
    Sama-sama .. Thanks juga.
    Compression gauge/tester bisa dibeli di Jayapura Motor – 021.72793675, merek Trisco harganya sekitar 150-200ribu.
    Kalau bengkelnya lumayan baik/lengkap, harusnya punya tuh compression tester/gauge nya, biaya test mungkin seiklasnya kali ya.. buat si montir.

  93. kramero says:

    Wuih.. seru banget pengalamannya Om..
    Nice sharing.. Menambah pengetahuan banget..

    Btw, Compression Gauge berapa Om harganya..? Atau bengkel mana yah di Jakarta Selatan yang menyediakan service untuk pengukuran kompresi silinder..?

    Thanks.

  94. TheOwner says:

    Teddy Says:
    om, gimana sih caranya mengukur kompresi silinder? apa menggunakan alat tertentu? kalo ya bisa beli dimana ya om alatnya? mobil saya CRV 2003, brapa seharusnya kompresi silinder untuk mobil saya?

    Jawab:
    Alat ukurnya namanya Compression Gauge .. Caranya dengan melepas seluruh busi kemudian busi tadi digantikan dengan selang unit Compression Gauge tadi. Mesin di starter hingga 4-5 crank. Besaran kompresi akan terlihat di jarum Gauge tersebut. Umumnya adalah diatas 10psi, namun tiap mesin berbeda-beda toleransinya. Semua silinder harus sama tekanan kompresinya.
    fotonya seperti ini http://www.289cobra.com/cliowil27.jpg
    Alatnya dijual di beberapa toko besar.

  95. TheOwner says:

    UPDATE: ditambahkan di atas..

    TIPS:
    Jika mengganti Blok Mesin, kita tidak dibenarkan untuk memindahkan nomor mesin lama ke blok mesin baru atau membuat sendiri nomor mesin di blok mesin yang baru, kecuali meminta bantuan Bengkel Resmi mobil tersebut untuk membuatkan nomor di blok mesin yang baru.
    Jadi kita perlu menyimpan blok mesin lama untuk keperluan ‘esek-esek’ nomor mesin saat mengurus surat-surat mobil.
    Menyimpan Blok Mesin yang besar dan berat tidaklah praktis, saya coba memotong dan menyimpan nomor mesin dari blok lama, untuk keperluan esek2 nomor mesin tadi.
    Namun perlu diingat, bahwa kita perlu untuk menyimpan Bon bukti pembelian blok mesin tersebut dan bon belanja saat turun mesin, jika suatu saat dipertanyakan oleh pihak yang berwajib, mengapa blok mesin kita ganti dan beli dari manakah blok tersebut. Ini disebabkan banyaknya mesin yang diselundupkan masuk ke indonesia dengan cara ilegal dan sebagainya yang menurut pihak berwajib hal tersebut melanggar hukum.

  96. Teddy says:

    om, gimana sih caranya mengukur kompresi silinder? apa menggunakan alat tertentu? kalo ya bisa beli dimana ya om alatnya? mobil saya CRV 2003, brapa seharusnya kompresi silinder untuk mobil saya?

    thanks

    Teddy

  97. TheOwner says:

    UPDATE:

    Ditambahkan daftar Credits dan Bengkel2 dan Montir, dan lain-lain di atas. Thanks!

  98. mr Shaft, perasaan umur M40 gw juga taon depan sweet 17, jadi perlu juga tips kaya gini buat jaga2, masalahnya ga salah juga toh kasi tips “DOKTER” pribadinya buat dijajalin? lagipula soal cucok atau ga cucok ente kan udah kasi disclaimernya… so selanjutnya biarlah kita yg rasakan sendiri seberapa hebat dokter pribadi ente punya… no problem kan? hard to find the trusted ones right?

  99. TheOwner says:

    B.P. Kusumo Bintoro Says:
    OK kang, finally it’s done
    Lihat juga tuh test COnya yg 0.35, excellent, krn standar BMW harus berada di kisaran 0.2-1.2% apalagi lambda juga masih dekat ke angka ideal (1.085)
    Mudah2an kalau sudah lewat inreyen, konsumsi BBM bisa irit karena hasil test emisinya OK banget
    Bisa segitu tentunya dgn thermostat standar 80 derajat untuk M20 khan?
    Satu lagi, saya paling suka lihat kondisi mesin yg spot-less clean gitu
    Oh ya, blok bekasnya mau saya coba experimen untk bikin B28 yg low budget
    I’ll let you know later on…

    Jawab:
    SIap!!!… thanks!…
    Blok mesin bekas nya udah aku siapkan untuk mas Kusumo kok. Jangan lupa kalau menjalankan project B28 nya di foto2 ya!..

  100. TheOwner says:

    Hadie OQ Says:
    pengerjaannya rapi jali, sangat akurat, jadi puas dan ga resah soal keakuratan dalam hal memasang part, yang ujung2nya keawetan mesin. Boleh tuh Om di kasih tau bengkel2 bagus untuk OH. Trus rencananya mo pake olie apa Om? Balancingnya di tempat bubut juga Om?

    Jawab:
    Thanks oom, kalau menurut saya montir itu ibarat dokter pribadi, jadi cocok-cocokan. Bengkel yang cocok untuk saya belum tentu cocok untuk orang lain dan sebaliknya. Kruk as tidak saya balance, sebab tidak ada masalah dengan kruk as. Oli… hehehe.. liat nanti deh.

  101. B.P. Kusumo Bintoro says:

    OK kang, finally it’s done
    Lihat juga tuh test COnya yg 0.35, excellent, krn standar BMW harus berada di kisaran 0.2-1.2% apalagi lambda juga masih dekat ke angka ideal (1.085)
    Mudah2an kalau sudah lewat inreyen, konsumsi BBM bisa irit karena hasil test emisinya OK banget
    Bisa segitu tentunya dgn thermostat standar 80 derajat untuk M20 khan?
    Satu lagi, saya paling suka lihat kondisi mesin yg spot-less clean gitu
    Oh ya, blok bekasnya mau saya coba experimen untk bikin B28 yg low budget
    I’ll let you know later on…

  102. TheOwner says:

    Joel Says:
    Kang…salut atas usahanya untuk mendapatkan rasa mesin yg mendekati orisinil….
    Jika terjadi dgn saya…mungkin sudah putus asa duluan….

    Jawab:
    Thanks om Joel. Iya nih.. emang butuh pengorbanan waktu yang banyak buat mikir dan ngikutin proses turun mesin ini day by day.

  103. Januar says:

    Cool! Kebetulan lagi pengen nyari 318i th 89-90 utk weekend car. Artikel ini bisa jadi bahan referensi

  104. Karton says:

    salut kang…, detail banget, cuma kenapa waktu naikin mesin ke mobil , engine belum dalam keadaan dirakit komplit, ada kesulitan loading apa?

  105. Joel says:

    Kang…salut atas usahanya untuk mendapatkan rasa mesin yg mendekati orisinil….
    Jika terjadi dgn saya…mungkin sudah putus asa duluan….

    Joel
    http://www.apobae.com

  106. Hadie OQ says:

    pengerjaannya rapi jali, sangat akurat, jadi puas dan ga resah soal keakuratan dalam hal memasang part, yang ujung2nya keawetan mesin. Boleh tuh Om di kasih tau bengkel2 bagus untuk OH. Trus rencananya mo pake olie apa Om? Balancingnya di tempat bubut juga Om?

  107. TheOwner says:

    Muhammad Iqbal Says:
    Saya sangat menikmati ulasannya Kang Saft, karena sama-sama M20 cuma yang membedakan saya masih 2000cc. ulasan ini sangat lengkap dan detailnya completed.
    Thanks Kang Saft atas Sharingnya.

    Jawab:
    Makasih mas Iqbal… masih jauh dari sempurna. salam M20!

  108. Muhammad Iqbal says:

    Saya sangat menikmati ulasannya Kang Saft, karena sama-sama M20 cuma yang membedakan saya masih 2000cc. ulasan ini sangat lengkap dan detailnya completed.
    Thanks Kang Saft atas Sharingnya.
    Salam,
    Iqbal

  109. TheOwner says:

    ivan Says:
    gile.. mahal amat bang.. btw, tuh piston bisa dipake di smash gak ya??? hehee…

    Jawab:
    hik hik :( iya nih boss.. dapet 1 motor Mio tuh yak..

  110. ivan says:

    gile.. mahal amat bang.. btw, tuh piston bisa dipake di smash gak ya??? hehee… :D

  111. Teguh says:

    Ampe serius banget saya mbacanya… Sebenarnya cuman satu “kecelakaannya”, ya itu ternyata Bimmernya berjenis HP… Emang pemilik lama ga cerita2 ya Om hehe…
    Btw, bravo Om Saft, salut dengan ketelitian dan integritasnya.

  112. TheOwner says:

    Ihsan Says:
    gile nih si akang….mesin dah keluar asep putih masih nekadss.dipake…
    tapi salut lah…masih bisa jalan walau cuman 5 silinder yg normal..kekekekekekekek…
    moral story :….amit2 deh punya engine 6 silinder..wakakakakakakakak..
    kaburrrrrr…dezinggggggg….

    Jawab:
    Namanya juga dalam keterpaksaan / kondisi mendesak … yang penting keluarga bisa dibawa pulang dengan selamat. hehehe

  113. TheOwner says:

    Rizki GCC Says:
    seal klep ga diganti Om Saft? saya br ngejebolin mesin nih.. tp headnya doank.. klepnya patah 5 biji.. ada saran bagus?

    Jawab:
    Semua seal, packing, gasket, tentunya diganti baru.. kan ada dalam paket Packing Set.
    Mesin apa tuh yang rusak?

  114. Ihsan says:

    gile nih si akang….mesin dah keluar asep putih masih nekadss.dipake…
    tapi salut lah…masih bisa jalan walau cuman 5 silinder yg normal..kekekekekekekek…
    moral story :….amit2 deh punya engine 6 silinder..wakakakakakakakak..
    kaburrrrrr…dezinggggggg….

  115. Rizki GCC says:

    seal klep ga diganti Om Saft? saya br ngejebolin mesin nih.. tp headnya doank.. klepnya patah 5 biji.. ada saran bagus?

  116. agung says:

    wah menarik..

  117. TheOwner says:

    Rosyid Says:
    mindahin nomor mesin di jelasin juga ??? emang sebenernya boleh gak sih ???

    Jawab:
    tadinya dibahas… tapi kemudian di SENSOR, karena saya sendiri belum paham soal legal/ilegal kah memindahkan nomor mesin dsb. Mohon maklum ya.

  118. Heldy (GMBL) says:

    Ciamikkkkk laaahhhhh

  119. Rosyid says:

    mindahin nomor mesin di jelasin juga ??? emang sebenernya boleh gak sih ???

  120. Agung Rhazl says:

    wah, sy salut bercampur skaligus prihatin sama Bang Saft.
    Salut krn utk OH sampe hal2x detail spt berat piston, piston pengganti yg lebih menonjol bbrp milimeter sampae ukuran goresan & keausan bbrp milimeter dpt dideteksi dgn akurat.
    Ikut prihatin krn damage costnya diatas perkiraan budget, & waktunya nambah 2 hari.
    Tp mnrt sy mmg utk OH mobil2x Eropa hrs teliti, cermat, presisi & ekstra hati-hati spy damage costnya tdk terllau buesar. Beda dgn mobil Jepang. Pengalaman sy utk OH Starlet 95 pd awal sept 2007 lalu menghabiskan total damage cost sktr 2,5 jeti . Itupun smua tetap pake spare parts asli plus jasa oversize plus jasa Oh-nya.Kawan saya yg OH Soluna sktr 4 jeti. trus katanya OH Kijang kapsul yaa sktr 5 jeti – 6 jeti

    salam overhoul

Leave a Reply





Switch to our mobile site

Tips Otomotif saft7.com