.

 

The Story of Red Engine Reborn Project

reborn-00

Melalui artikel ini, saya mencoba untuk berbagi pengalaman ketika saya melakukan perbaikan turun mesin mobil saya. Banyak hal-hal baru yang saya dapatkan dari pengalaman tersebut dan saya rasa perlu untuk saya ceritakan ke teman-teman yang mungkin kelak akan melakukan perbaikan serupa atau mungkin bisa bermanfaat sebagai referensi sederhana.

Lebih dan kurangnya dari apa yang ada di artikel ini di awal cerita saya mohon maaf, karena masih jauh sekali dari sempurna dengan segala keterbatasan yang ada. Semoga berkenan…

The Story…

Saat menjelang libur lebaran 2007 lalu, si bimmer (BMW 520i 1990 M20 2300cc 12valve SOHC) sudah diniatkan untuk turun mesin total (Full OH), dikarenakan suara mesin yang sudah kasar, juga kompresi tiap silinder yang tidak rata. Saya sendiri baru 3tahun lebih pakai mobil ini, sementara usia mobil sudah memasuki Sweet-Seventeen di tahun 2007 ini. Jadi wajar jika komponen mesin banyak yang mungkin perlu diganti / diremajakan. Hal ini menjadi maklum karena saya tidak tau bagaimana mobil ini dirawat dan digunakan oleh pemakai-pemakai sebelumnya selama 13,5tahun sebelum saya pakai.

- www.saft7.com –

Dalam 3 bulan terakhir, konsumsi oli sangat memprihatinkan. Dalam sebulan, saya selalu membeli 1 botol besar (4liter) oli untuk terus menambahkan. Pakai oli bagus percuma saja, malah keluar asap putih dari knalpot, hingga akhirnya saya mendapatkan oli yang tidak keluar asap walaupun borosnya sama.. yaitu Mesran Super 20w50.
Walau beda harga 5ribu rupiah dengan Prima XP, tetapi jika pakai Prima XP hasilnya sama dengan oli mahal lainnya .. asap putih keluar… ya wis.. selama menunggu turun mesin.. saya pakai Mesran Super 20w50.

Kompresi yang diukur saat itu adalah sebagai berikut…
Cyl-1 : 12 BAR
Cyl-2 : 12 BAR
Cyl-3 : 8 BAR
Cyl-4 : 10 BAR
Cyl-5 : 10 BAR
Cyl-6 : 11 BAR

Menurut buku Service Manual Workshop terbitan Bentley Publishers, toleransi angka kompresi normal untuk mesin mobil saya adalah 11-12 BAR untuk setiap silindernya.

Sayang sekali, montir langganan tidak sanggup jika harus selesai sebelum libur lebaran. Terpaksalah si bimmer dibawa mudik dengan kondisi seperti itu karena tidak punya mobil lain untuk mengangkut keluarga.

BUNYI ANEH DI MESIN..

Perjalanan ke Bandung lancar-lancar saja… kecepatan dijaga hingga maksimum 120km/h saja dengan RPM tidak lebih dari 4000rpm karena khawatir dengan kondisi mesin.
Sesampai di rumah mertua di Bandung.. ketika masuk garasi.. terdengar “tek tek tek tek tek ” cukup keras, ternyata bunyi itu mengikuti putaran mesin… segera buka kap mesin, dan benar suara itu berasal dari dalam mesin. Wah duh… apa tuh ya…. Putaran gas dinaikkan.. dan tiba-tiba suara “tektektek” itu menghilang, hmm… pasti ada yang patah di dalam blok mesin.. mesin agak goyang.

- www.saft7.com –

Ketika mesin dingin, saya coba ukur lagi kompresi masing-masing silinder. Ternyata silinder no.3 turun hingga tinggal 4 bar, sementara yang lainnya tetap sama.
Dengan was-was… pulang ke Jakarta dengan mesin yang hanya efektif 5 silinder saja… kecepatan maksimal sekitar 100-110km/h.

Hasil test kompresi setelah kejadian tersebut:
Cyl-1 : 12 BAR
Cyl-2 : 12 BAR
Cyl-3 : 4 BAR — BAH!!!
Cyl-4 : 10 BAR
Cyl-5 : 10 BAR
Cyl-6 : 11 BAR

TURUN MESIN DIMULAI

Setelah semua kegiatan bisnis di Jakarta berjalan normal, montir sudah kembali bekerja setelah beliau pulang kampung, mulailah project turun mesin ini dijalankan. Diperkirakan budget yang keluar adalah sekitar 7-8 juta termasuk parts dan jasa, dan lama pengerjaan diperkirakan sekitar 7 hari.

Mulailah mesin dipereteli.

BAH!.. Ternyata piston nomor 3 sobek, kemungkinan akibat ring piston yang patah di dalam silinder. Dinding silinderpun mengalami luka gores yang cukup dalam. Montir memperkirakan jika di oversize harus langsung oversize .75 dan tentunya mengganti semua piston dan ring. Biaya yang pasti akan keluar untuk kasus ini adalah (6 piston set 2,5juta + bubut oversize 1juta) = 3.5jutaan.

- www.saft7.com –

DIBANTU TEMAN

Seorang teman dari milis BMWCCI yang kebetulan memiliki bengkel besar khusus BMW menawarkan beberapa komponen mesin kondisi baru 100% dan orisinil, dengan harga sangat miring, karena kondisinya adalah bekas digunakan training mekanik BMW di BMW Training Center, jadi komponen hanya untuk latihan pemasangan/instalasi, tidak pernah sampai dihidupkan, kemudian dipereteli lagi kembalikan ke box. Namun komponen itu sudah dikategorikan sebagai Used-item.

Dalam listing penawaran tersebut, saya lihat ada Engine Block with Pistons.. dengan harga beda tipis dibandingkan jika saya harus merekondisi blok mesin di atas (3,5jt). Akhirnya saya sambut penawaran itu dan pesan blok mesin baru lengkap dengan piston set nya, water pump dan Oil pump unit baru.
Siangnya, Engine Block + Pistons itu diantar dengan kardus dan kotak kayu berlogo BMW. Wow… montir sampai terkaget-kaget melihat blok mesin baru.

Crank shaft (kruk as) dan Connecting Rod (stang piston) tidak perlu diganti karena kondisinya masih sangat baik dan tidak cacat maupun tergores.

KOMPONEN CYLINDER HEAD PARAH

Hampir semua komponen di Cylinder Head harus di ganti, karena mengalami aus yang cukup dalam. Semua itu tidak terlihat ketika saat setel klep di bengkel untuk perawatan rutin. Namun ketika dibongkar, barulah terlihat banyak cacat aus yang cukup parah.

Cam Shaft (knoken as) sangat memprihatinkan.. dugaan montir, parts ini benar2 seusia mobil (belum pernah diganti).

- www.saft7.com –

Lobe/penekan rocker-arm mengalami aus yang cukup dalam.

Seluruh Rocker-arm harus diganti baru, ada beberapa ditemukan masih orisinil bawaan mobil dan kondisinya sangat parah.

Rocker-arm yang diduga usianya seumur mobilnya.. (belum pernah diganti).. terlihat sampai rata.

Bentuk Rocker-arm + Eccentric baru, merek febi.

Metal ‘jalan dan duduk’ beberapa mengalami luka gores, untungnya crank-shaft (kruk as) tidak ada goresan. Artinya tertolong oleh oli yang baik. Semua ‘metal’ harus ganti baru.

Valve (klep) banyak mengalami aus pada bagian ujung atas, karena bergesekan dengan Eccentric-Rocker Arm. Ada valve yang mengalami aus hingga panjang batang valve berkurang 2mm.
Diduga, ini akibat penyetelan celah valve yang terlalu rapat.

- www.saft7.com –

Parts yang jelas-jelas diganti baru adalah sebagai berikut..

- www.saft7.com –

Mesin kemudian dibersihkan dan dirakit…
Segar rasanya melihat blok mesin baru, piston dan silinder yang masih mengkilap cemerlang.

Setelah selesai perakitan Crank Shaft dan lain-lain, ketika blok mesin akan dipasangkan Engine Mounting Bracket, ternyata ada perbedaan dengan blok mesin yang lama.
Perbedaannya adalah pada lubang baut.
Pada blok yang baru, selalu kurang 2 lubang baut untuk pemasangan Engine Mounting Bracket tersebut. Khawatir akan ada masalah nantinya jika tidak dilengkapi semua bautnya, maka blok mesin yang sudah rapih tadi terpaksa dibawa ke bengkel las listrik untuk ditambahkan mur baja. Alhamdulilah, pemasangan sangat rapih dan baik. Engine Mounting Bracket dapat terpasang dengan kuat dan mantab.

Blok mesin yang selesai dirakit, dipasang ke body.

- www.saft7.com –

HAL KONYOL TERJADI..

Ketika mesin sudah di body duduk manis di engine mounting. Sang montir mencoba untuk mempersiapkan posisi piston no.1 di posisi TOP (TDC – Top Dead Center).
ARRRRGGGHHH… hal konyol terjadi!
Piston ternyata menonjol lebih tinggi dari permukaan silinder blok. WAH WAH WAH..

Baru disadari.. bahwa mesin mobil saya bukan mesin M20 standard BMW 520i.
Melainkan oleh pemilik terdahulu pernah di Upgrade dengan paket upgrade BMW High Performance (BMW HP) di tahun 1990 dengan paket HP 2300cc. Yang termasuk dalam paket BMW HP tersebut adalah Piston set dan Crank Shaft (Kruk As). Dimana piston HP 2300 ini lebih pendek ketimbang piston biasa untuk 2000cc. Juga langkah crank shaft HP lebih panjang ketimbang yang biasa. Jadi itu yang membuat piston yang didapat dari saat beli blok mesin baru, menonjol keluar permukaan blok silinder.

Tidak tanggung-tanggung… menonjol hingga 5.6mm !!

Ini yang sangat memusingkan, mencoba cari solusi terbaik… berkonsultasi sana sini dengan teman yang punya pengalaman tinggi seperti Om Gerry BMWCCI, Om Pungky, Oom Abi, Kang Dikwan, Kang Ferry Cangkir, Oom Iriansyah, Oom Chairil CKK, dan lain-lain..

Oom Pungky memberi data bahwa tinggi piston BMW HP2300 adalah sama dengan yang dipakai BMW 323i – e30 M20B23. Hingga dicoba untuk check ulang data spesifikasi pistonnya melalui website www.mahle.com pabrik si piston.

- www.saft7.com –

Dari situ, saya coba putuskan untuk memakai kembali piston lama, tetapi nanti diganti Ring Piston yang baru.
Tetapi karena piston lama ada satu yang rusak, maka saya harus mencari gantinya itu.

Berbekal kata kunci “piston 323i m20″ saya segera meluncur ke junkyard mobil Eropa di Pusat Onderdil Gaplek/PondokCabe. Mencari2 piston satu persatu cari yang cocok dengan contoh yang saya bawa.

Alhamdulillah.. saya mendapatkan pas hanya satu piston yang dimaksud. Tetapi piston ini orisinil BMW dengan merek pabriknya KS untuk mesin M20 323i. Saya tebus seharga 200ribu untuk piston tersebut setelah tawar menawar.

Komponen-komponen utama yang bergerak di dalam mesin wajib di’balance’ .. atau terkenal dengan istilah engine balance. Termasuk juga dengan berat/bobot piston.. Haruslah sama.

Piston yang saya dapat berbeda bentuk dengan piston BMW HP, walau jarak permukaan atas piston dengan pin piston sama. Hal ini dikarenakan beda pabrik pembuatnya. Jadi saya harus menyamakan berat seluruh piston yang ada. Berharap piston 323i ini lebih berat dari 5 piston lainnya…
Wah timbang di mana ya yang cukup akurat hingga satuan gram terbaca?..

NUMPANG MENIMBANG DI MINI MARKET

Tiba-tiba teringat minimarket di dekat rumah .. hihihi… ini dia nih.
Datang ke mini market itu.. kemudian berlagak beli telur ayam.. dan ditimbanglah si telur..
setelah selesai.. saya bicara dengan si mbak yang melayani… “Mbak, saya numpang timbang barang boleh? mau dicatat beratnya..” dia memperbolehkan…. YESS!!..

- www.saft7.com –

BAH!.. ternyata piston 323i yang baru didapat lebih ringan dari 5 piston yang lain.

Piston 323i seberat 520gram.. sementara piston yang lain adalah 535gram.

Mau tidak mau.. 5 piston lainnya harus mengalah, dan dikurangi beratnya… disamakan dengan piston 323i ini.

Besoknya piston-piston dibawa ke bengkel bubut di kawasan Rempoa.

Bagian bawah (piston-skirt) dipapas dikurangi hingga 2.5mm hingga pas berat piston menjadi 520gram.

Untungnya, di dekat bengkel bubut tersebut juga ada mini market yang juga menggunakan timbangan digital. Di rumah jadi banyak sekali stock telur ayam.. hihihi.

Piston baru yang tidak cocok kemudian diturunkan lagi dari mesin..

- www.saft7.com –

Piston baru ini kemudian saya titip jual di toko parts langganan saya, karena tidak jadi terpakai.

Mesin kembali dirakit dengan rapih dan hati-hati.

Pengerjaan Perakitan komponen Cylinder Head dimulai..

TUNING

Setelah semua terpasang rapih, kabel-kabel dan socket sensor-sensor mesin rapih terpasang. Mulailah tes kebocoran air dan oli. Pengecekan sirkulasi cipratan oli di cylinder head juga diamati baik-baik.. apakah setiap rocker arm dan cam lobe mendapatkan supply oli yang cukup dan sama rata.

Alhamdulillah, suara mesin sangat halus, mungkin setelah masa inreyen atau mesin sudah dipakai sejauh 1000km, suara mesin akan lebih lembut lagi.

Oli yang digunakan untuk masa inreyen ini adalah jenis oli mineral, nanti setelah 1000km terlewati, baru ganti oli yang lebih baik spesifikasinya dan boleh menggunakan oli synthetic.

Yang juga melelahkan dan menghabiskan banyak bensin adalah untuk setel CO hingga 2 jam menyala di 2000rpm dan 800rpm untuk mendapatkan angka-angka emisi yang baik dan sempurna.

- www.saft7.com –

TIPS:

Jika mengganti Blok Mesin, kita tidak dibenarkan untuk memindahkan nomor mesin lama ke blok mesin baru atau membuat sendiri nomor mesin di blok mesin yang baru, kecuali meminta bantuan Bengkel Resmi mobil tersebut untuk membuatkan nomor di blok mesin yang baru.
Jadi kita perlu menyimpan blok mesin lama untuk keperluan ‘esek-esek’ nomor mesin saat mengurus surat-surat mobil.
Menyimpan Blok Mesin yang besar dan berat tidaklah praktis, saya coba memotong dan menyimpan nomor mesin dari blok lama, untuk keperluan esek2 nomor mesin tadi.
Namun perlu diingat, bahwa kita perlu untuk menyimpan Bon bukti pembelian blok mesin tersebut dan bon belanja saat turun mesin, jika suatu saat dipertanyakan oleh pihak yang berwajib, mengapa blok mesin kita ganti dan beli dari manakah blok tersebut. Ini disebabkan banyaknya mesin yang diselundupkan masuk ke indonesia dengan cara ilegal dan sebagainya yang menurut pihak berwajib hal tersebut melanggar hukum.

Damage Cost Report:
Ongkos Kerja = 2,000,000
Packing Set = 650,000
Pompa Oli = 250,000
Metal Jalan + Duduk = 550,000
Blok Mesin Baru + Piston Set = 3,750,000
Knocken As = 1,100,000
Rocker Arm (12×80,000) = 960,000
Filter Olie = 35,000
Cincin Rocker Arm (12×30,000) = 360,000
Bubut Drat Busi Cyl.no.6 = 75,000
Valve intake (6×65,000) = 390,000
Valve Exhaust (6×100,000) = 600,000
Waterpump = 250.000
Piston Bekas 323i = 200,000
Bubut Balance Piston = 100,000
—-total = 11,270,000

BAH!!! ternyata Jauh di atas perkiraan budget (7-8jt).
Waktu pengerjaan meleset 2 hari lebih lama dari yang diperkirakan (7hari).

Hasilnya… Seperti mengendarai mobil baru… mesin haluuuuuuuuuus sekali… dan di masa inreyen ini, saya tidak diperkenankan membejek mesin lebih dari 4000rpm sampai jarak tempuh hingga 1000km ke depan.

Demikian kisah turun mesin si bimmer, semoga dari cerita di atas ada bagian-bagian kecil yang mungkin bermanfaat buat teman-teman. Mohon maaf apabila ada kekurangan.

Sumber referensi:
Mahle Piston
http://www.aircooled.net/gnrlsite/resource/articles/engnbrkn.htm
http://www.mototuneusa.com/break_in_secrets.htm
http://type2.com/library/engineg/engbreak.htm
http://en.wikipedia.org/wiki/Engine_balance
http://www.torquecars.com/tuning/engine-balancing.php

Special Thanks to:

Iriansyah & KBM Team.
PT Karsa Bangkit Mandiri (KBM)
Jl. Radin Inten Raya II no. 66 D1
Duren sawit –Jakarta Timur
Phone : 021 86614099

Avon
N-Jaya BMW
ITC Dutamas Lt.2
Phone: 021.72796179

Sutaji & Team
Group Montir BMW
ITC Dutamas Fatmawati
0812.8134463

Pandi
Junkyard BMW,Mercy,Volvo
Pusat Onderdil Gaplek/Pd.Cabe
Phone: 021.744.2929
HP: 0817.160423

Bengkel Bubut Barokah
Jl. WR Supratman No.3 Pondok Ranji
Ciputat – Phone: 021.7375863

Plaza Ban
for Gas Analyzer & Tuning
Jl. Cirendeu Raya no.35
Phone: 021.7496666

The Experts:
Gerry Nasution, Kusumo Bintoro (Pungky), Abimanyu Kameshwara, Chairil KartaKusuma, Dikwan Septiawan, Ferry Cangkir, Uut (Aluminium Art Casting), dll.

119 Responses to The Story of Red Engine Reborn Project

  1. Drg. Rendi says:

    Maaf saya bukan maksud promosi… Hanya ingin bantu temen2 aja… Skrg ada yg namanya NORIVAL… Bhn additive utj bensin dan oli mesin. Saya sudag pake d BMW e36 ’97 dan vespa super th77 saya. Tarikan enteng… Dan insyaallah merawat mesin… Utk indo lbh lengkap buka saja mynorival.com. Mohin maaf bila tidak berkenan di hati. Salam sukses.

  2. haris prasetyo budi santoso says:

    salam kenal pak..sy juga punya pengalaman yang sama. cuma saya kerepotan untuk cari blok mesin e36 m40 yang bukan baru. karena kalo yang baru jelas mahal. sy mau tanya no yang bisa dihubungi untuk beli blok mesin seperti yang di BMWCCI itu. makasih.

  3. rovino says:

    hebat… saya membacanya seperti main di mobil jepang. padahal semua tau mobil eropa sangat susah cari bengkelnya. rencana saya sama instri sih cari 323i thn 97 krn budget hi hi hi… terimakasih bro. atas infonya. maju terus mekaniknya.

  4. adit bije says:

    salam kenal pak Saftari
    salam kenal semua penggemar dan pembaca

    Pak, bukunya saya punya,, usul pak, perbanyak halaman dan persering bikin buku ya Pak

    terima kasih saft7
    Salute..!

  5. atan says:

    pengen beli mobil pertama 520/530 second krn terinspirasi dari om saft :D
    tp saya di tawarin 323i

  6. Ucah says:

    om shaft7 mau nanya, BMW-ku 520i pergerakan wipwernya ngga’ waras; ketika pakai modus yang ada jedanya, maka gerakannya naik sampai pol batas kanan lalu turun tetapi berhenti di tengah, kemudian beberapa saat naik lagi sampai pol batas kanan lalu turun tetapi benhenti di tengah-lebih turun dari yg pertama, kemudian naik lagi sampai batas kanan dan turun baru sampai bawah (batas bawah yang semestinya). putaranya seperti itu terus menerus. pada saat pakai modus standard/bergerak terus tanpa jeda..klo agak lama nanti berhenti dan ngga’ mau jalan samasekali, mau jalan tetapi harus menggunakan modus yg paling cepat. begitu terus menerus. kira2 apanya dan harus digimanakan…? mohon pencerahan dan bantuannya..!!!!

  7. Pemerhati Tuner Lokal says:

    GOOD JOB!!

  8. ian says:

    you are a great writer….

  9. Biar yang lain jelas ya Oom.
    NB. Bagaimana kalau disediakan menu untuk Edit ya Oom ?

  10. Herbie says:

    koreksi untuk link di atas.

  11. Herbie says:

    Oom berhubungan dengan tema turun mesin,
    saya lagi merancang sebuah alat untuk mengukur jumlah putaran total yang telah dilakukan mesin.
    Ini menjadi penting karena pengukuran konsumsi bensin dan penggantian oli yang berdasarkan kilometer tempuh atau lama pakai,
    sering kurang tepat.
    Misalnya penggantian oli disarankan tiap 5.000 km, tapi putaran mesin 5.000 km dari mobil yang beroperasi di daerah sepi lancar (misal trans sumatra) akan jauh lebih sedikit dibanding mobil yang beroperasi di seutaran gajah mada – kota di jakarta pusat. Karena walau jarak tempuh bisa jadi baru 2.000 km, tapi putaran mesin bisa lebih banyak karena mobil sering terkena macet sementara mesin terus melakukan putaran.
    Untuk itulah saya coba merancang alat yg mengukur putaran mesin tsb yang satuannya hanya “Putaran” atau “Rotation”.
    http://i809.photobucket.com/albums/zz19/herbid/7409-chain-series-counter02.jpg
    Bagaimana menurut Oom Saft, apakah alat ini bisa bekerja ??
    Terimakasih atas sarannya.

  12. alvino says:

    Om, pas turun mesin odo mobil udah berapa ribu km?

  13. riyan says:

    knp crankshft bisa patah jadi 3 bagian

  14. bagus says:

    salut wah haru banget ane membaca kisahnya kebetulan ane lagi dibikin pusing sama bimmer ane 520 M50 setiap hbs di rekondisi part and accecories pasti ada lagi yg lainnya knapa sih bimmer selalu begitu ini pengalaman kedua ane di rongrong bimmer oh ya mau nanya nih ecu M50 brapaan yah kata montir ane sih semua part and electric smua ok tp mesin hanya hidup saat stater aja setelah itu mati lagi apa itu karna ecunya trims yah

  15. Danny says:

    Bung saf, kalo boleh saya tanya alamat / kontak dari “bengkel besar khusus BMW menawarkan beberapa komponen mesin kondisi baru 100% dan orisinil” seperti yg disebut di artikel ini. Terima kasih banyak

  16. ido says:

    wah pak, bagus banget…seneng saya bacanya.
    jadi kepingin beli blok mesin + piston masih dalam kardus gitu tapi buat 318i m40 th 89, ada ga ya, dimana bisa mendapatkannya?
    trims

    ido

  17. Peter says:

    Infonya ok banget, o ya om saft saya punya BMW 318i th 2000,kalo lg idle maupun di rpm dinaikkan terdengar dua bunyi yang berbeda tik-tik dan tok-tok dibagian antara transmisi dan mesin, saya dah bawa ke bengkel BMW di bilangan radio dalam mereka Konverter, kemduain saya ke bengkel transmisi di kisaran LA, disana dicek dan dipisah koneksi antara transmisi dan engine, ternyata tetap bunyi, apakah ado kemungkinan jeruan mesin sudah ada yang tidak normal, mohon infonya thank’s.

  18. Masagung says:

    wah om…
    keren pengalaman dan ceritanya nih..
    jadi takut klo mau OH juga euy..
    oh iya mobil saya Great Corolla 1995..
    jarang nambah oli sih
    ada kebul dikiiiiiiiiiiiitt banget tapi takut kenapa2
    udah cek kompresi hasilnya bagus semua..
    wah bimmernya jadi kaya baru ya nih..
    selamat ya boss !

  19. chendra says:

    wah, sama oom saft. vitara epi saya juga lagi overhaul. blok mesin retak. alhasil ganti blok. hiks. oia, pengerjaan balance dan blueprint yang bagus dimana? kalo bisa sekalian no kontak dan biayanya. thks

  20. tommy wahyu hidayat says:

    om shaft, tolong diberikan alamat BMWCCI dong…..
    saya punya BMW 318i M40 th.90
    masalahnya kalau ac dihidupkan mesin terasa geter dan RPM malah turun.
    tolong infonya dong.
    terimakasih.

    tommy

  21. uwos says:

    om saft,
    kalau itu cat yg merah untuk tutup cover valve
    beli dimana? cari2 di ace yg ada cuma hitam ama silver
    saya perlu juga yg biru

  22. Riey says:

    Mau nanya dong :
    selama ini saya belum pernah pake BMW,
    rencana saya mau ambil BMW 318 yang E36 th 92-94 yang harganya agak relatif lebih murah.
    kira2 kelemahannya apa yach untuk BMW seri itu,
    koq banyak orang yang ngga suka dan harganya drop?
    Selama ini saya pake Mazda 323 Interplay, yang kata orang mobil Mazda itu susah dan nyusahin,
    Ternyata tidak…
    Apakah BMW identik dengan itu?

    NB : minta YM nya dong om saft, saya pengen ngobrol banyak nih, japri email yach….

    Thanks…

    Agriant8186

  23. dhimas says:

    om saya punya bmw m40 318i tahun 1990 dari dulu emang dah bunyi tek2. kira2 problem nya apa ya? padahal cam shaft sama rocker arm dah di ganti baru :(

  24. robin says:

    wah baca crita ini jd pengen restorasi bmw 530i e34 1995 ni.. hehe.. kalo mesin idle knalpot keluarin asep putih.. kyknya pas manasin mobil pagi2 doank de.. ga merhatiin.. hehe.. trus kalo idle mobil bergetar kyk mesin diesel walau ga seheboh diesel.. kira2 knp ya?

  25. Mary'Jane says:

    makasihhh ya Om Saft atas infonya ….. doain semoga ada… hehehe

  26. TheOwner says:

    Mary’Jane Says:
    Permisi om saft…saya mau nanya… saya punya BMW 520i Vanos th ‘94, ternyata ada masalah di mesin vanosnya yang agak berisik…setelah saya cek ke bengkel ternyata harus diganti, karena untuk jangka panjangnya ditakutkan akan merembet ke mesin. saya udah nyari-nyari mesin vanos agak susah juga yah.. kira-kira Om Saft bisa kasih saran dimana saya bisa mencari mesin vanosnya , trus kira-kira harganya berapa yah… thx -Mary’Jane-

    Jawab:
    Coba kontak ini deh.. kali aja ada..

    Pandi
    Junkyard BMW,Mercy,Volvo
    Pusat Onderdil Gaplek/Pd.Cabe
    Phone: 021.744.2929
    HP: 0817.160423

  27. Mary'Jane says:

    Permisi om saft…saya mau nanya… saya punya BMW 520i Vanos th ’94, ternyata ada masalah di mesin vanosnya yang agak berisik…setelah saya cek ke bengkel ternyata harus diganti, karena untuk jangka panjangnya ditakutkan akan merembet ke mesin. saya udah nyari-nyari mesin vanos agak susah juga yah.. kira-kira Om Saft bisa kasih saran dimana saya bisa mencari mesin vanosnya , trus kira-kira harganya berapa yah… thx -Mary’Jane-

  28. TheOwner says:

    puguh Says:
    Dear Kang Saft ,
    Luar biasa report nya , serius sekali dan penyajian foto2nya keren, salut deh jadi semangat punya bmw ……Saya baru dapat 520 i m50 , sama sekali belum pernah pakai bmw, saya beli karena murahnya, tapi mobilnya mak nyus nyus nyus……problem saya mesin mobilnya gak halus , ada bunyi ecek , ecek ,ecek, kiira2 kenapa yaa, kenalpot nggak ada asapnya, terus kebengkel mana yang murah , tapi rapi dan teliti ?

    Jawab:
    Thanks om Puguh.. menurut saya montir itu cocok2an.. saya sih cocok dengan pak Sutaji di ITC Dutamas Fatmawati tuh.
    Bunyi ecek2 itu mungkin karena olie yang ga cocok ama mesinnya.. coba ganti model/merek oli lain deh.. cari sampe dapet yang cocok.. baca artikel saya soal Olie Cocok2an.

  29. puguh says:

    Dear Kang Saft ,
    Luar biasa report nya , serius sekali dan penyajian foto2nya keren, salut deh jadi semangat punya bmw ……Saya baru dapat 520 i m50 , sama sekali belum pernah pakai bmw, saya beli karena murahnya, tapi mobilnya mak nyus nyus nyus……problem saya mesin mobilnya gak halus , ada bunyi ecek , ecek ,ecek, kiira2 kenapa yaa, kenalpot nggak ada asapnya, terus kebengkel mana yang murah , tapi rapi dan teliti ?

    salam kenal

    puguh





Switch to our mobile site

Tips Otomotif saft7.com