Sudah dibaca sebanyak 3277 kali

Jalan TOLL dibangun sebagai jalan alternatif yang bebas hambatan. Semua direncanakan dengan baik, mulai dari permukaan jalan yang halus dilengkapi marka jalan dan rambu lalu lintas, adanya fasilitas informasi jalan TOLL melalui radio, fasilitas derek gratis, patroli jalan TOLL yang siap membantu pemakai jalan tersebut, hingga disediakannya jalur khusus untuk kondisi darurat (bahu jalan).

Namun jika kita lihat kenyataan saat ini, tidak semua perencanaan tersebut berjalan dengan baik. Banyak ditemukan kondisi jalan yang tidak baik, entah itu berupa jalan retak, bolong, hingga genangan air ketika hujan yang dapat membahayakan pemakai jalan akibat saluran air yang kurang baik atau tidak terawat. Banyak marka jalan berupa garis-garis yang sudah pudar dan tidak menyala ketika tersorot lampu mobil saat malam hari, sehingga membuat pengendara kehilangan orientasi dan penuntun jalur, hingga banyaknya rambu lalu lintas yang rusak atau hilang dan tidak segera diperbaiki atau diganti. Banyaknya derek liar. Patroli jalan TOLL yang kurang tegas, Banyaknya pemakai bahu jalan yang sangat membahayakan orang lain.

KECELAKAAN DI BAHU JALAN

Dalam waktu yang cukup berdekatan, akhir-akhir ini terjadi kasus tabrakan akibat penggunaan bahu jalan untuk mendahului yang menimbulkan korban tewas.

Banyak yang mencari pembenaran menggunakan bahu jalan untuk mendahului kendaraan lain. Entah itu merasa punya kepentingan (orang penting?), merasa punya kenalan/hubungan dengan aparat/instansi, jalur lain padat dan macet, dan sebagainya.

Apapun itu, secara perencanaan jalan TOLL, maupun aturan yang berlaku di Jalan TOLL adalah merupakan suatu pelanggaran dan sangat membahayakan orang lain.

Begitu juga dengan aparat/instansi yang menggunakan bahu jalan dengan mobil dinasnya.

[www.saft7.com – automotive tips and sharing ]

Selain itu, ketidak tegasan patroli Jalan TOLL perlu ditingkatkan, sehingga dapat menjaga keselamatan umum pemakai jalan TOLL.

Sering ditemukan patroli bermotor menggunakan Jalan TOLL. Untuk kepentingan dinas yang memang terpaksa harus melalui jalan TOLL agar cepat atau untuk pengawalan, hendaknya tetap memperhatikan keselamatan orang lain pengguna jalan TOLL, mungkin ada baiknya petugas bermotor tersebut menggunakan jalur paling lambat (kiri) sehingga tidak mengganggu pengguna jalan lain yang mungkin lebih cepat, dan tidak menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Himbauan:

– Taati rambu-rambu dan marka jalur di Jalan TOLL
– Tidak menggunakan bahu jalan, bahu jalan hanya untuk kondisi darurat.
– Tidak menyalakan hazard saat cuaca buruk/hujan lebat
– Tidak menyalakan hazard saat di dalam terowongan, gunakan lampu utama saja.
– Gunakan lampu sen saat akan berpindah jalur, amati sebelum berpindah jalur agar aman dan selamat
– Berkendara sewajarnya, tidak membahayakan orang lain.
– Hati-hati apabila melihat genangan air, kurangi kecepatan.
– Nyalakan hazard dan pasang segitiga pengaman saat mengganti ban/ mogok di bahu jalan.
.

[www.saft7.com – automotive tips and sharing ]
.

Demikian artikel ini dibuat, untuk mengajak dan mengingatkan petugas terkait kembali menertibkan aturan-aturan yang pernah dibuat, untuk ditegakkan demi keselamatan dan kesejahteraan bersama.

.

“Untuk Petugas / Aparat yang berwenang,…
Lanjutin dong… menertibkan Jalan TOLL, Tindak tegas pengguna Bahu Jalan.

“Jangan anget-angetan..”

.