Sudah dibaca sebanyak 9844 kali

Pada artikel ini saya ingin berbagi pengalaman seputar pasang accu tambahan di sepeda motor.

Diawali dari keinginan mengganti lampu standar motor saya, dari lampu Halogen HS1 (mirip H4) dengan lampu HID model H4.

Motor yang saya gunakan adalah motor injection yang kelitrikan lampu nya menggunakan jenis DC, ciri khas nya, kalau grip gas diputar, lampu tetap menyala stabil, terang nya tidak berubah saat putaran mesin berubah-ubah.

 

 

Rangkaian set lampu HID yang terdiri dari Bohlam HID H4 (hi-lo), Ballast 35watt, Relay Unit (untuk mengatur low-beam dan high-beam), dan sikring.

 

 

ARRGHH… BERMASALAH!

Setelah dicoba pakai, ternyata lampu set HID menyedot listrik cukup besar, sehingga saat motor dipakai di siang hari yang panas terik juga macet, ketika Radiator Fan menyala, maka kelistrikan motor menjadi terganggu, hingga indikator Check Engine pada Instrument Cluster menyala, dan Jarum RPM tidak bekerja (mati).

 

 

Ternyata ketika lebih teliti membaca spesifikasi pada body Ballast HID tersebut, tertulis arus yang disedot bisa mencapai maksimal hingga 6 Ampere. ( I in Max < 6A)

 

 

Jika melihat Accu standar si motor ini adalah hanya 3 Ampere… jelas saja kurang daya.

 

GANTI ACCU..

Saya coba mengganti accu standar yang 12V 3Ah dengan yang lebih besar, yang kebetulan ukuran panjang x lebar nya sama, hanya berbeda di tinggi nya saja, yaitu dengan accu ukuran 12V 6Ah yang digunakan untuk motor Suzuki Satria FU.

 

 

ARRGHH… MASIH BERMASALAH!

Ketika menggunakan motor di siang hari (lampu selalu menyala), ternyata saat di situasi lalu lintas sangat macet dan cuaca panas terik, masalah yang di atas kembali terjadi,.. saat Radiator Fan berputar untuk mendinginkan radiator, lampu HID menjadi berkelip, RPM mati dan Indikator Check Engine menyala…

Wah… harus double accu  nih..

 

ARRGHH… MASIH TETAP BERMASALAH!

Double accu dengan cara langsung di parallel ternyata tidak menyelesaikan masalah, Perlu ada trick khusus untuk menjaga sistem kelistrikan motor tidak terganggu oleh asesoris tambahan (Lampu HID) ini.

 

[ www.saft7.com – automotive tips and sharing ]

 

SOLUSI, PAKAI DIODA

Saya coba cari dioda yang banyak dijual di toko elektronik dengan ampere disesuaikan ukuran accu. Saya pilih Dioda 6Ampere, dengan harga hanya seribu rupiah saja.

Dioda berfungsi untuk membuat asesoris dan accu tambahan tidak mengganggu sistem kelistrikan motor, namun accu tambahan tetap akan di Charge (diisi) oleh sistem charging motor, tanpa merubah sistem kelistrikan motor itu sendiri.

 

 

 

Berikut skema pemasangan dua accu dengan dioda.

 

 

 

Dirakit dalam bentuk kabel dengan terminal ring untuk dipasang di kedua accu.

 


[ www.saft7.com – automotive tips and sharing ]

 

Pemasangan pada motor saya..  accu tambahan saya pasang posisi tidur, karena tidak ada tempat lagi untuk accu tersebut. Accu yang saya gunakan jenis Gel, yang tidak bermasalah jika diposisikan tidur seperti foto di bawah.

 

 

SUKSES!!

Akhirnya dengan ditambahkan dioda pada pemasangan accu tambahan, hingga 2 bulan pemakaian dalam kondisi cukup parah (macet, panas terik), motor saya tidak mengalami masalah kurang daya listrik lagi. HID pun menyala sepanjang motor berjalan…

Semoga memberikan inspirasi.

[ www.saft7.com – automotive tips and sharing ]