Sudah dibaca sebanyak 8909 kali

Beberapa teman mengalami kejadian serupa, saat setiap parkir di tempat tertentu, remote mobilnya tidak berfungsi. Namun saat berpindah dari tempat tersebut, remote kembali normal. Mengapa demikian?

Remote kunci pintu atau alarm mobil ada yang bekerja dengan infra-red, bluetooth dan frekuensi radio. Paling umum adalah bekerja dengan frekuensi radio. Untuk meningkatkan keamanan, remote masa kini selalu dilengkapi dengan fitur Anti-Scan, yaitu frekuensi kerja yang berubah-ubah berdasarkan algoritma tertentu sehingga sulit untuk dilacak. Selain itu transmisi data juga dilindungi dengan Anti-Code Grabber atau Rolling-Code, yaitu setiap transmisi data, selalu disertai dengan algoritma kode/sandi yang berganti-ganti.

Remote yang sering mengalami kejadian diatas (tidak berfungsi di lokasi tertentu) adalah remote yang menggunakan frekuensi radio sebagai media transmisi. Umumnya remote masa kini yang beredar bekerja di frekuensi 210Mhz – 440Mhz. Seperti yang dijelaskan di atas, bahwa dengan fitur Anti-Scan, maka frekuensi kerja remote akan berpindah-pindah berdasarkan pola algoritma tertentu, namun tetap dalam lingkup 210Mhz-440Mhz.

[ www.saft7.com – automotive tips and sharing ]

Frekuensi Harmonik

Dalam dunia telekomunikasi dengan transmisi radio, mengenal yang dinamakan Harmonic Frequency Interference. Yaitu gangguan interferensi dari suatu pancaran transmisi lain yang frekuensinya sama maupun harmoniknya. (kelipatannya).
Ringkasnya adalah, jika suatu pemancar bekerja di frekuensi 100Mhz, maka dia akan mengeluarkan transmisi harmonik pada frekuensi 200Mhz, 300Mhz, 400Mhz, dst. Jika sinyal pemancar tersebut cukup kuat, maka akan mengganggu frekuensi yang sama atau pada harmoniknya. Frekuensi 200Mhz, 300Mhz, 400Mhz, dst akan terganggu oleh pemancar 100Mhz tadi.

Frekuensi Remote

Saya coba untuk mengumpulkan berbagai remote mobil, kemudian dengan menggunakan Frequency Counter, dicatat pada frekuensi berapa remote tersebut bekerja… hasilnya sebagai berikut..

[ www.saft7.com – automotive tips and sharing ]

[ www.saft7.com – automotive tips and sharing ]

Dari kegiatan di atas, didapat tabel sebagai berikut

tabel di atas memperlihatkan bahwa terjadi interferensi / gangguan frekuensi harmonik yang berasal dari stasiun pemancar radio FM. Dimana lingkup frekuensi radio FM adalah 88Mhz – 108Mhz.
Terlihat bahwa remote yang bekerja di frekuensi 301.567Mhz akan terganggu oleh harmonik ke-3 dari Pemancar Radio FM yang bekerja di frekuensi 100.523Mhz,
Remote yang bekerja di frekuensi 321.753Mhz akan terganggu oleh harmonik ke-3 dari pemancar Radio FM yang bekerja di frekuensi 107.251Mhz, dan seterusnya.

KESIMPULAN:

1. Remote mobil dapat terganggu oleh transmisi pemancar radio FM yang berada di dekatnya.
2. Apabila terjadi pada kendaraan Anda, gunakan kunci manual untuk membuka pintu mobil.
3. Apabila sistem alarm ter-integrasi dengan sistem mesin sehingga mesin tidak dapat dinyalakan, kemungkinan mobil perlu dipindahkan menjauh dari pemancar radio tersebut, hingga remote dapat kembali bekerja dan mesin mobil dapat dinyalakan.

Demikian sharing ini dibuat, semoga bermanfaat sebagai referensi.

[ www.saft7.com – automotive tips and sharing ]

Referensi:
Tabel Frekuensi Televisi
Data Frekuensi Televisi di Indonesia
Data Frekuensi Radio di Jakarta
Data Frekuensi Radio di Indonesia