Sudah dibaca sebanyak 1029 kali

Pernah ga mengukur berapa suhu kabin mobil pada kondisi seluruh kaca jendela tertutup rapat di terik matahari (siang bolong) ? Sementara itu berapa selisih suhu luar terhadap suhu dalam kabin?

Ga sangka suhu dalam kabin bisa mencapai 56derajat Celcius lebih!! Sementara suhu udara di luar hanya sekitar 38 derajat Celcius.
Bayangkan jika kita berada di dalam kabin yang bersuhu tinggi tersebut…. Ampun … ampun.

Dari iseng (lagi-lagi) cuci mata ke Harco Glodok, saya menemukan thermometer digital yang bisa mengukur dua suhu ruangan (indoor dan outdoor).
Wah.. lucu juga… saya beli deh tuh.

Kemampuannya lumayan… mulai dari -50 derajat Celcius hingga 70 derajat celcius.

Nah… kesampaian deh niatan untuk mengukur suhu kabin pada saat terjemur di siang bolong dengan bantuan thermometer tersebut.
Kupasang di sudut dashboard yang terlindung dari sinar matahari langsung.

Untuk sensor suhu Outdoor, saya mencoba-coba untuk memilih tempat yang paling mendekati akurat.
Ternyata cukup sulit, karena harus memenuhi syarat sebagai berikut:
1. Sensor tidak boleh terkena angin langsung pada saat mobil berjalan.
2. Sensor tidak boleh terkena sinar matahari langsung
3. Sensor tidak boleh terkena radiasi panas dari ruang mesin

Mulai dicoba menempatkan di balik bumper depan, lis kaca, body, dsb… akhirnya pilihan terbaik adalah menempatkan sensor dibalik spion depan. Posisi inilah yang paling akurat mengukur suhu luar.

WOWWWWW…
Ternyata pada saat mobil ditinggalkan parkir cukup lama (lebih dari 2 jam), suhu di dalam kabin mencapai 56.6derajat Celcius!!…. Sementara komponen plastik kaca spion tempat sensor luar menempel terakumulasi panasnya hingga mencapai 44derajat Celcius.

Mulailah mobil ku ajak jalan… dan AC mulai kunyalakan pada posisi Speed-1.

Oh ya….
Saya juga sekalian check suhu yang dikeluarkan oleh AC mobil saya dengan menggunakan Thermometer Digital kecil.
Suhu kerjanya bagus banget loh… -40C hingga 249C !!

Saya colok ke lubang kisi-kisi AC untuk mengukurnya…
Setelah sekitar 20 menit perjalanan di terik matahari tersebut, suhu pendinginan AC mobil saya ternyata kompresor otomatis OFF pada suhu 5.2derajat Celcius.
Artinya AC sudah mencapai titik terdinginnya yang di deteksi oleh unit otomatis AC.

Nah.. kebayang ya… kalau kita taruh barang-barang kita di kondisi panas kabin seperti tadi di atas…
Bersyukur kalo kita memasang kaca film pada kaca depan.
Tentunya kaca film khusus untuk kaca depan yang tidak mengganggu pandangan pada saat mengemudi malam, namun kaca film itu harus dapat menahan panas sinar matahari dan radiasi sinar UV.

Nih coba lihat perbedaan kaca yang terlapisi kaca film dan yang tidak terlapisi.

Berkat sistem AC yang bekerja dengan baik, dibantu oleh kaca film pada kaca depan (windshield), maka pada siang bolong tersebut, suhu kabin bisa tetap terasa sejuk dan nyaman.

Fiiiuuufhhhhh……