.

 

Safety: Belok dengan Aman – 1

belok-00

Berhati-hati dan tertib di jalan akan memperkecil kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Kesadaran masing-masing pengemudi baik itu mobil dan motor terhadap aturan-aturan yang tidak tertulis, berkaitan dengan tata krama di jalan juga dapat berpengaruh terhadap tingkat terjadinya kecelakaan. Yang menjadi masalah adalah tidak semua orang mempunyai kesadaran, pola berpikir, tata krama yang sama di jalan.

Artikel ini di buat untuk mencoba menyampaikan aturan tidak tertulis tadi yang semoga dapat diingat selalu saat kita berkendara baik dengan motor maupun mobil di jalan.

BELOK – 1

Sering terjadi saat mobil (C) akan berbelok ke kiri, tiba-tiba muncul sepeda motor (A) dari sisi kiri atau sisi dalam belokan. Beruntung apabila mobil (C) melihat ada sepeda motor tersebut di sisi kirinya, jika tidak, maka motor (A) akan terjepit oleh mobil tersebut.

Mengapa bisa terjadi kecelakaan?
Pengemudi mobil (C) yang akan berbelok ke kiri, pertama-tama akan berkonsentrasi melihat ke arah kanan (1) melihat adanya mobil lain dari arah kanan (E), kemudian dia akan melihat mobil dari arah kiri (2) (D) untuk mulai berbelok ke kiri.
Saat seperti itu umumnya pengemudi mobil tidak terpikir untuk melihat sisi kiri mobil apakah aman atau tidak.
Sekalipun melihat spion, umumnya posisi sepeda motor yang menyelip masuk tidak terlihat karena masuk dalam sudut BLIND SPOT (sudut tidak terlihat oleh kaca spion).

Pengendara motor (B) posisinya benar, dia berjalan di belakang mobil yang sedang berbelok, sehingga aman. Pengendara motor (B) pun harus melihat kondisi lalin dari arah kanan, dan mengatur jarak dengan mobil di depannya saat berbelok.

BELOK – 2

Sering terjadi juga, saat mobil akan masuk jalur di seberangnya pada suatu pertigaan, sepeda motor yang ikut berbelok dengan arah yang sama mengambil ruang gerak belok mobil. Hal ini sangat berbahaya apabila si pengendara mobil tidak melihat dan menginjak rem saat sepeda motor itu memotong jalur beloknya.

Sebaiknya, pengendara motor menunggu mobil tersebut berbelok pada ruang geraknya dan tidak memotorngnya.

BELOK – 3

Pada jalan yang tidak terlalu ramai, sering terjadi motor atau mobil berbelok dengan mengambil jalur arah berlawanan saat memasuki pertigaan atau tikungan.

Untuk itu mobil atau motor yang akan memasuki tikungan atau pertigaan, sempatkan untuk membunyikan klakson atau menyalakan beam (jika malam) agar pengendara lain tau akan ada mobil / motor yang keluar tikungan, sehingga dapat memperkecil kemungkinan terjadinya kecelakaan.

Sebaiknya tetaplah berjalan di jalur masing-masing. Bayangkan ada garis pembatas jalur (imajiner) yang tidak boleh kita langgar saat berbelok, juga perlu berhenti, sebelum berbelok apabila ada kendaraan lain dari arah berlawanan yang akan lurus (C), sehingga aman.

BELOK – 4

Kecelakaan antar sesama sepeda motor sering terjadi saat memasuki suatu tikungan. Ketika salah satu pengendara motor menyusul memasuki tikungan dan mengambil jalur belok sepeda motor di belakangnya, sehingga apabila pengendara yang dibelakang tidak sigap, akan terjadi kecelakaan.

Sebaiknya tetaplah berbelok di jalurnya, bayangkan garis belokan yang akan kita lalui maupun yang akan dilalui oleh pengendara di dekat kita, sehingga kita tidak mengambil atau menyerobot jalur beloknya.

Demikian tips sederhana berkaitan dengan SAFETY on ROAD, akan dilanjut dengan artikel lainnya.

54 Responses to Safety: Belok dengan Aman – 1

  1. yogo says:

    yang ada tanda titik-titik blink-blink pada body mobil itu yang disebut dengan area blind spot bukan ?

    • saft says:

      bukan…. hehe
      kalau titik2 atau garis pada kaca spion,.. itu garis batas cermin datar dan cermin cembung. (multi-convex mirror)

  2. warta says:

    Sebelummnya saya mohon maaf berkenaan dengan dugaan saya yang salah. Karena topik bahasannya mengenai “safety riding”, yang sama-sama kita butuhkan dan kita jalankan. Menurut saya gambar2 yang pak Saft tampilkan kurang lengkap.
    1. Pada gambar pertama yang saya lihat, pengendara motor “biru” sudah benar posisinya. Karena dia akan berbelok ke kiri pada persimpangan jalan, maka dia akan mengambil posisi paling kiri di lajurnya. Agar pengendara lain tidak dapat mendahului dari sisi kirinya. Begitu juga apabila hendak berbelok ke kanan, untuk mengambil posisi paling kanan pada jalurnya.

    2. Pada gambar terakhir, sebaiknya posisi motor “biru” dibelakang motor “kuning”, tidak sejajar apalagi mendahului kendaraan didepan karena jalan berkelok. Dimana pandangan ke depan tidak leluasa/terbatas,

    • Inuyasha says:

      SIMnya bagus mas… beli dimana?

      • warta says:

        SIM C saya peroleh di Kapolresta Tangerang. Saya ikuti aturan yang ada. Baik dari pertama pembuatan sim, sampai pembaharuan sim. Karena mengikuti aturan dan datang agak terlambat, sekitar jam 10, akibatnya baru selesai jam 16. Btw, emang ada ya yang jual sim, mau dong jadi supplyer na :) canda…..he he he…..

    • Wiku says:

      Di weekend, saya beraktivitas menggunakan motor (sehari-hari pakai KRL)
      Saat akan belok kiri seperti gambar 1, yang saya lakukan ya saya gak mau berada di “sisi dalam” mobil itu… takut kegencet…. apalagi kalau yang sesama belok itu adalah truk yang panjang, yang pasti butuh haluan dan akan timbul celah lebar di sisi kiri…..

      Jadi, dimulai dari diri sendiri untuk mengantisipasi, bukan mengharap orang lain melakukan demi kita; sekaligus berpikir/memposisikan kita seandainya kita berada pada posisi orang lain….

      • del.paijo says:

        @wiku.. emg bener banget saya sering kejepit pas posisi gitu, dan lalu saya klakson sekeras2nya sambil maki2. trus juga pas belok ke kanan juga sering motong jalur mobil .. trnyt saya yg salah ya hehe.. maap.. maapp

    • del.paijo says:

      ampe pala puyeng dicari di internet ato nanya polisi juga jawabannya tetep kayak gitu aturan berbelok.. yg namanya udah aturan jangan lagi ada “menurut saya kek gini”

  3. warta says:

    Tampaknya penulis bukan seorang pengendara motor, banyak gambar dan tulisan yang berpihak pada pengendara mobil. Padahal di jalan berlaku “hormatilah pejalan kaki”, dahulukan kendaraan yang lebih kecil. Apalagi peraturan barumewajibkan pengendara motor untuk mengambil jalur paling kira. Kesimpulan saya, sebaiknya penulis juga membuat tulisan tentang “safety driving”(maaf kalo anda sudah menulis di website ini, saya tidak sempat atau tepatnya belum perlu mengetahui hal tersebu. Belom punya keiginan untuk mengendarai mobil). Terima kasih

    • saft says:

      Om Warta, justru karena saya juga adalah pengendara motor juga. Sehingga jika dibaca lebih seksama lagi, tips ini pun melindungi para pengendara motor yang sering tidak memperhatikan keselamatan dirinya apalagi keselamatan orang lain. (semaunya). Semoga berkenan.

      • del.paijo says:

        om warta perlu belajar banyak nih saefty riding.. dan jangan berkendara cmn ngandelin skill sama insting tapi peraturan dilanggar semua

  4. nur says:

    coba semua yang punya motor kaya gitu , tertib jangan asal mentang mentang punya motor, giliran kejepit ban mobil aja baru nyaho, habis nyempil nyempil mulu….

  5. Ceuceu says:

    Makasih ya mas topiknya bagus, sgt informatif. Ilustrasinya okeeeh banget bikin saya jadi lebih ngerti. Trus gimana donk..kalo situasi spt itu tjd di depan mata, msh mungkinkah punya peluang selamat? Saya sebagai pemula jadi agak ‘takut-takut’ nih. Padahal utk jadi pengemudi yg handal lagi baik kan perlu diasah terus. Belom2 trial ke jalan ramai, yg kepikir duluan malah takut nabrak & ketabrak….

  6. romi says:

    @AdeDanu : betul tuh..emang ada peraturan seperti itu, tapi masih banyak orang-orang yg belum tahu..saya pun juga baru tahu :)), pas waktu ikut training safety driving yang diadakan oleh driving skills for life..kalau ga salah diadakan tiap bulan & bisa daftar on line (www.dsflindonesia.com) & gratis pula…:))

  7. adhitya ramadian says:

    kejadian ini sering terjadi di jakarta dan sekitarnya, selama di malang, jarang pengendara motor yang kayak gini

  8. ramah lingkungan says:

    buat om-om riders dan drivers….
    lebih baik kita berjalan kaki saja dengan naik angkutan umum,,,atau naik sepeda…bike to work…
    it’s more safety for everyone….

  9. AdeDanu says:

    Di UU lalu lintas, ketentuan tentang siapa yang prioritas dan siapa yang harus ngalah sebenarnya sudah diatur.
    Misal kalo kita masuk ke persimpangan jalan tegak lurus, maka kita harus ngalah dan memprioritaskan kendaraan yang ada di jalan lurus, Trus dalam posisi hampir bersamaan dalam sebuah persimpangan…kita harus memprioritaskan kendaraan yang masuk dari jalan yg ada sebelah kiri kita…..dll.

  10. Yunanta says:

    Bagus bgt. Perasaan gw waktu baca mirip waktu gw belajar nyetir mobil, main belok tanpa memperhatikan jalur. Mungkin ujian sim motor/mobil perlu adanya tes jalan raya. Dari sini bisa dilihat bagaimana pengetahuan dan attitude si peserta ujian.
    Btw, pengendara motor sekarang makin ancur. Mendingan masuk tol biarpun cuma sebentar..

  11. bmha admin says:

    thanx bro

  12. bdharmawan says:

    tips bagus
    ijin pajang di blog ya bro..

    http://fu150.wordpress.com

  13. BAMBY says:

    Keren banget bro…. idenya.
    Sebagai rider dan driver yang perlu dilakukan skrag adlh introspeksi, bukan tudingisasi.
    Safety Riding is Important but don’t be Impotent.
    Bravo riders………….

  14. masliliks says:

    kok ada yang juwalan disini? bwakakakak
    bagus oom saft.. saia link ya biar artikel ini tersimpan dimana mana hehehe

  15. Andry says:

    Meskipun “Berbelok” itu terdengar simpel tapi masih banyak yang harus diketahui dari ilmu berjudl “Cara Berbelok” ini. Cool.

    *Sadar Aman Berkendara untuk Keselamatan Bersama*

    http://www.jalanraya.net

  16. arie says:

    Sorry agak OOT
    Ada yang tahu gak yah, peraturan atau Undang-undang untuk kendaraan ber-stir kiri? apakah legal di gunakan di jalan-raya Indonesia tercinta ini

    Tengkyu

    AIW

  17. Robert says:

    Bagus ada informasi tentang keamanan mengemudi seperti ini, sebaiknya kita semua belajar disiplin pada diri sendiri, maka jiwa orang lain akan terselamatkan, mohon artikel yang lain.
    Ini sangat bagus untuk dipertahankan dan ditingkatkan

    Salam,
    Robert W

  18. moko says:

    masbro, alangkah baiknya artikel2 ttg safety kyk gini dibukukan, itung2 pembelajaran buat semua, biar semua bisa merasakan “indahnya saling berbagi di jalan”.
    ditunggu artikel safety yg lainnya….

  19. Hananiel says:

    AAAhh…………. semoga banyak pengendara motor dan mobil membaca artikel ini rek… biar ga banyak kecelakaan lagi… “Sayangilah Nyawa Anda”

    buat Bung Saft thank you atas artikel2nya selama ini… benar2 membantu dalam merawat kuda besiku hehehehehehehe…. best regards

    GBU

  20. dave says:

    Motor itu udah jadi momok pengendara mobil, gak tau bahaya maunya menang sendiri aja. Kayaknya mereka ngerasa rugi kalo berhenti sebentar atau mengalah menunggu di belakang mobil. Udah ngotot nyalip nyruntul-nyruntul dari kanan dan dari arah berlawanan ada mobil juga, pas udah di depan kita ternyata langsung motong ternyata mau belok ke kiri, ampuun …..di mana otaknya, bikin kita yang udah stres kena macet tambah dongkol.
    Kesenggol dikit atao gak dikasih celah marahnya minta ampun, tapi mobil kita baret-baret karena mereka selap-selip diantara kemacetan.
    Kayaknya ilustrasi kang saft ini bagusnya di kirimkan ke tabloid-tabloid motor supaya lebih tersosialisasi dan dibaca oleh mereka pengendara2 motor itu….
    Gimana kang Saft?

  21. ROSHEMAYANTI says:

    PLat akrilik made in bandung dari yang datar biasa,datar nyala, cembung biasa,cembung nyala+lampu bisa nambah jadi 2 warna berbeda…RESMI ada cap polisi,beberapa pejabat polisi pun memakainya,AMAN.

    nb:nyalanya di garis luar hurufnya/hairlinenya BUKAN dikotak platnya yang kayak biasa…pinggiran hurufnya lho…kebayangkan?keren

    TERTARIK, hub:*ROSHMA—085624156691 / teozra@yahoo.com

  22. ROSHEMAYANTI says:

    mobil anda tmbah keren dengan memakai plat akrilik apalagi plat akriliknya bisa nyala…beda dengan yang lain,dia nyalanya di garis luar hurufnya(hairlinenya) kebayang ga ? susah bikinnya sudah pasti hasilnya keren …
    jangan takut, RESMI kok ada cap dari kepolisiannya..bahkan beberapa pejabat polisi juga banyak yang pakai…
    TERTArik…hubungi —ROSHMA—085624156691 / teozra@yahoo.com

  23. aiok says:

    Namanya motor, paling merasa bener aja di jalan. Klo nyenggol tinggal angkat tangan, klo disenggol nyolotnya minta ampun, klo hujan bikin macet jalan di underpass (serasa terowongan mrk yang buat), pokoke yang paling benerrrrr….!!! Good safety theory, harusnya diterapin dg keras di lapangan yg seperti ini..

  24. Deden says:

    Bagus penyuluhan Savety Ridenya….jaman sekarang malah saat motor belok kanan banyak yang mengabil jalur kanan sampai di sudut jalan…lalu setelah belok “melipir” lawan arus dikanan, sampai ada kesempatan masuk ke kiri lagi….ini yang bikin kesel..

    Thx

  25. Eep says:

    kalau diperhatikan, itu mobil2 nya yang digambar.. setir kiri semua, tapi jalannya mengikuti aturan di Indonesia, yaitu di kiri. hehehehe
    *intermezzo

  26. Eep says:

    emang bikin bete tuh kalau pengendara motor berperilaku seperti itu.. kalau ketabrak ama kita yang bawa mobil tetap disalahkan oleh pengendara motor.. halah halahhhh

  27. Helmi Perdata says:

    Artikel yang mendidik kita agar selalu patuh pada peraturan lalulintas dan keamanan berkendara model begini yang selalu saya prioritaskan untuk dibaca,diterapkan,dan dikoleksi. terimakasih,pak!

  28. nicemale says:

    Artikel bagus nih oom,
    tapi kalau bisa disosialisasikan ke semua pengguna kendaraan bermotor.
    Saya pernah tuh kejadian motor nyelonong dari kiri kecebur got dan nyalahin saya selaku
    pengendara mobil. Sempat minta duit 600 rb. Tapi untung dapat polisi yang jujur dan mengerti
    etika berkendara jadi. Saat itu saya yang dimenangkan kasusnya oleh polisi. Bahkan sang motor yang harus mengganti baret di kendaraan saya. Saya sendiri juga pengendara motor maupun mobil.
    Dan selalu terus berusaha untuk selalu menjaga etika dalam berkendaraan.

  29. TheOwner says:

    Volvo244GL Says:
    Wah, thanks om udah memberikan tenaga dan waktu utk bagi2 ilmu, dari pada kyk saya yg tiap hari cuman ngomel2 di jalan, artikel2 seperti ini mudah2an bisa jadi acuan orang2 utk lebih disiplin dlm berkendara, jg jadi pacuan orang2 utk membuat artikel/info sejenis ke masyarakat luas.
    NB:Kalo saya copy utk di sebar luaskan bole gak om ?, tentunya dgn mencantumkan link SAFT.COM

    JAWAB:
    Thanks oom… boleh banget disebarluaskan.. dengan menyebut sumbernya tentunya.
    Thanks

  30. Volvo244GL says:

    Wah, thanks om udah memberikan tenaga dan waktu utk bagi2 ilmu, dari pada kyk saya yg tiap hari cuman ngomel2 di jalan, artikel2 seperti ini mudah2an bisa jadi acuan orang2 utk lebih disiplin dlm berkendara, jg jadi pacuan orang2 utk membuat artikel/info sejenis ke masyarakat luas.

    NB:Kalo saya copy utk di sebar luaskan bole gak om ?, tentunya dgn mencantumkan link SAFT.COM

  31. Klinci says:

    masalah nembak ngurus surat kendaraan bermotor nih,

    saya baru beli motor bekas, nah kan balik nama nih…motor saya bawa ke jakarta. saya asli org bandung. nah, saya butuh perpanjang STNK. ditawarin, kalo nembak 1 minggu paling lama beres. kalo balik nama 3 bulan STNK+BPKBnya. NAH LHO!!!! saya TERPAKSA nembak, karena kalo harus nunggu 3 bulan terlalu lama, sedang saya di jakarta tidak bisa pake kendaraan ini. ya kira2 donk itu administrasi polisinya. masa balik nama aja lama begitu, merugikan saya sekali itu….kalo mau aturan ditaati ya harus cepat, misal balik nama cukup 3 hari misalnya…it’s okay bisa diterima..

    jd kl kita liat di sini keadaan yang merugikan rakyat juga, sehingga rakyat tidak mau dirugikan, maka dipilihlah jalan tidak benar (nembak) tersebut

  32. KPK says:

    Buat om-2 di KPK
    kalau selama ini yang dibidik Koruptor kelas KAKAP…kira-2 berani nggak menyidikdi instansi tertentu yang KKN-nya sudah kebangetan dan bertahun-2 berjalan mis; di KANTOR POLISI ( SIM & STNK) , di BPN (Sertifikat tanah), di Kecamatan (KTP), IMIGRASI (PASSPORT) dan instansi-2 lain yang mengeluarkan izin pasti di PUNGLI…ayo hajar terus KKN …(Kecil-2 kayak UPIL kalau gede bau Bangke) coba bayangkan setiap ngurus SIM aturan resminya cuma Rp. 56.000, dilapangan minimal keluar duit Rp. 250.000 analisa saya ini PUNGLI buat setoran dan biaya operasional karena (bisik-2 temen yang juga jadi POLISI) anggaran mereka sdh disunat oleh MABES how….?????

  33. SAFT7 says:

    GUE PUSING MIKIRN BBM YG BAKALAN NAIK….!!!!
    KIRA-2 ADA NGGAK SOLUSINYA…?????
    PADAHAL KITA PUNYA MIGAS YANG LUAR BIASA …PADE KEMANE YE……????
    TERUS TAMBANG EMAS DI FREEPORT UNTUNGNYE KEMANE YE….
    NEW MONT……, SEKARANG BATUBARA….,BOUKSIT, DLLL
    KAYAKNYA PADE DIKORUPSI…..GUE SARAN MARI KITA GANTUNG PARA KORUPTOR RAME-2, HARTANYA KITA SITA SERAHKAN KE BAITUL MAL…TERUS KITA BAGIIN DI KERAKYAT MISKIN, ATAU BUAT MODAL NEGARA KITA…..
    MOHON SARAN PENDAPAT GUYS…..

  34. suryadi says:

    bagus banget nih artikelnya,,
    mungkin lebih bagus lagi klo artikel2 sejenis ini dipublikasikan secara umum, mengingat hanya segelintir saja rakyat kita khususnya yg berkendaraan motor yg bisa akses ke website om Saft ini..

    wong yg berkendara mobil n bisa baca artikel ini aja blom tentu mengamalkannya,,palagi yg ga perna baca n ga tau…

    thx atas ilmu2 nya

  35. simbah says:

    kalo gurunya (yg ngajarin driving/riding) aja ga ngerti safety driving/riding gimana bisa mengharap muridnya ngerti? kayanya di negri ini, asal gak jatuh, asal ga nabrak, asal ga mesin mati di lampu merah, sudah cukup utk mentahbiskan seseorang jg rider/driver n udah boleh punya sim.

  36. bujang says:

    Kecelakaan…??? why not
    kita harus ambil hikmahnya…
    1. karena kecerobohan
    2. Sudah takdir
    3. Mengurangi jumlah penduduk
    4. Banyak Pengendara/pengemudi yang SUPER EGO
    5. Aparat terkait yang cuex bebek (Kwalitas jalan yg buruk, proses pemberian SIM yg amburadul, KKN yang merajalela, Manajemen Lalu lintas yang not good)
    6. Yang nggak kalah dosanya adalah produsen kendaran bermotor yang terus memproduxi ranmor(tapi kalau nggak ada pabrik, banyak pengangguran juga)
    jadi pusing sendiri he..he….?

  37. Ardhiantozz says:

    Saran saya untuk topik berikutnya yaitu “Mendahului dengan aman”

  38. Dwi Santoso says:

    Bisa disimpulkan bahwa pengendara mobil, motor, truk pun memberikan kontribusi kesalahan di jalan raya. Dan tak bisa disangkal bahwa banyak pengendara motor yang bersalah karena jumlahnya lebih banyak daripada mobil serta proses kepemilikan SIM C yang mudah alias “nembak”.
    Artikel-artikel buatan Om Saft ini memang bagus namun benar kata Om Berty. Berapa sih yang mampir ke Saft7.Com dan benar-benar memahami keselamatan di jalan raya?
    Demikianlah pentingnya peranan polantas untuk menegakkan hukum serta mendidik para pengguna jalan agar semakin paham pentingnya keselamatan di jalan, pentingnya saling berbagi jalanan. Semoga petugas polantas tidak hanya rajin menilang dan “menilang” tapi juga memperbaiki sistem pembuatan SIM agar si penerima SIM benar-benar sah dan tersertifikasi sebagai entitas yang berkendara secara baik dan sopan di jalanan.
    Sebenarnya apa sih yang menjadi penyebab utama kenakalan para entitas pengguna jalan? Entitas yang dimaksud meliputi pejalan kaki, pengendara motor, mobil, bus, truk.
    Ada yang bisa menanggapi ?

  39. aip says:

    baru tadi pagi ngalamin hampir nabrak motor di depan BNI S Parman (seberang MPR).. ane lagi di lajur paling kiri lari 40an, trus dari kanan ada motor motong dari lajur dua ke pintu masuk BNI.. untung masih bisa ngerem.. motornya cuek aja ngeloyor.. kayaknya nggak ngerasa salah.. lampu sennya bener nyala sih.. ampun…

  40. dodol says:

    Bagus-bagus ya gambarnya, terutama gambar mobilnya :)

  41. berly says:

    jujurnya… banyak sekali pengendara yang tidak layak berkendara… dari sisi pengetahuan maupun dari “mentalnya”…

    pendidikan dari saft ini sangat bagus… sangat informatif dan mudah dicerna apalagi ada ilustrasinya… tapi … berapa banyak pengendara yang punya akses internet… berapa banyak yg punya akses internet sempet mampir kesini… dan berapa banyak yang sudah mampir mau mengerti dan menghargai nyawanya serta nyawa orang lain…?

    capek… nyetir itu capek… apalagi lagi macet… tapi secapek2nya fisik jauh lebih capek mental… yang diteror sama ulah orang2 yang nyetirnya sesukanya…

    kalau begini terus … lama2 orang juga bisa habis kesabarannya…

    harus ada kekuatan yang lebih besar untuk men-drive the driver to behave more cautious and respecting other people… pemerintah dimana engkau? maunya terima pajak PKB nya doang ya? ATPM di mana engkau? sesudah laku kendaraanmu… kau biarkan mereka saling menabrakkan diri supaya beli lagi sama kamu ya??

    ngeri lho kalau orang habis kesabarannya… sumpah deh

  42. handy says:

    great article om Saft.
    kadang itu bukan cuma motor yg salah posisi om Saft, mobil jg suka salah posisi
    apalagi klo yg belok itu 2lajur/baris, suka motong ruang belok.
    mobil yg dr arah satunya juga suka tidak mau kasih jalan kalau kita mao belok.
    sekarang ini jalanan di jakarta makin tidak bersahabat, pengendara mobil dan motor banyak yg tidak tahu etika di jalan raya, egois, mau menang sendiri, ditambah macet, infrastruktur jalan yg buruk, marka dan rambu jalan yg tidak jelas, angkutan umum yg LEBIH tidak tahu etika, lalu bus transjakarta, yg bikin kita was-was setiap kali mau putar balik(U turn).

    sepertinya sudah saatnya kondisi jalan kita disesuaikan dgn kondisi yg ada skrg, dimana motor sudah jauh lebih banyak populasinya, di lampu merah tidak ada tempat utk mereka, alhasil mereka menggusur zebra cross dan hak pejalan kaki, dan posisi mereka tidak bisa melihat lampu merah dgn baik. Mungkin seharusnya diberi ruang utk motor berhenti di antara garis batas berhenti mobil dengan zebra cross. hanya pemikiran saya saja.
    maaf yah om Saft, jadi sekalian mengeluarkan uneg-uneg nih.

  43. agismaniax says:

    kalau pengalaman ane, yg paling sering ngerecokin konsentrasi saat kita membelokkan mobil kita adalah pengendara motor yg gak tahu aturan berlalu-lintas. pengendara motor selalu merasa dirinya yg harus selalu diutamakan di jalan raya, sampai pejalan kaki dan pengguna mobil adalah orang yg sekedar ‘numpang’ di jalan ‘milik’ mereka.

  44. TedjØ says:

    Jalanan Jakarta adalah training center terbesar untuk pelatihan kesabaran, semoga masih lebih banyak orang sabar dari yang semena-mena di jalanan. Btw, penekanannya kok lebih ke pengendara KR-2, nanti ada yg protes lho ke om ganteng.

  45. konefly says:

    Thanks Om Saft….!!
    Kayaknya penekanan masalah keamanan dan disiplin berkendaraan perlu juga mendapatkan perhatian selain pengetahuan akan permesinan dan perawatan.
    TFS

Leave a Reply





Switch to our mobile site

Tips Otomotif saft7.com