Pasang Fan Pendingin Radio Komunikasi

– www.saft7.com –

Melengkapi kendaraan dengan radio komunikasi (rakom) memang sangat membantu. Saling bertukar informasi mengenai kondisi lalu-lintas maupun berdiskusi atau bercanda sesama rekan membuat perjalanan yang biasanya penuh dengan kemacetan yang melelahkan menjadi tidak terasa.

Sayangnya perangkat rakom yang digunakan umumnya cepat sekali panas, sehingga akan berpengaruh terhadap kualitas kuat sinyal (Power Output) yang dipancarkan. Dan lebih lanjut bisa saja perangkat tersebut rusak akibat overheating (panas yang berlebihan).

Seorang teman memberikan ide untuk menggunakan Harddisk Cooler (pendingin harddisk PC). Wah idenya bagus juga dan menantang untuk segera dibuat. Aku dapatkan Harddisk Cooler ini di toko komputer dekat rumah seharga 25ribuan. Sayangnya warnanya hanya ada 1 macam saja.

– www.saft7.com –

Selain itu saya juga menyiapkan beberapa komponen elektronik sbb:

1 LED + Mounting LED
1 Saklar
1 Resistor 1K ohm 1/2watt
1 Capasitor 47nF
1 Capasitor 22pF
Kabel secukupnya
Solder + Timah Solder
Bor Listrik

Total keseluruhan biaya termasuk Cooler tidak lebih dari 35ribu rupiah.

Persiapan:

Mulailah dengan mempersiapkan Harddisk Cooler… dan semua fan dilepas,

kemudian dibuat lubang untuk pemasangan LED dan saklar.

Karena saya kurang cocok dengan warna finishing aluminium anodize tersebut, saya berniat untuk melapisnya dengan sticker berwarna gelap agar ‘matching’ dengan rakom tersebut.

Stiker sudah selesai rapi terpasang, fan kembali dipasang, juga saklar dan led.

– www.saft7.com –

Pelistrikan:

Saya gunakan kapasitor 22pF dan 47nF sebagai noise-filter agar tidak mengganggu kualitas sinyal rakom, yang dikeluarkan oleh fan.

Berikut skema sederhana yang saya coba buat untuk project ini.

Fan Pendingin sudah selesai dirakit..

– www.saft7.com –

Pemasangan:

Untuk memasangnya di rakom, saya menggunakan DoubleTape tebal. Rekatannya cukup kuat dan sekaligus sebagai peredam getaran yang mungkin ditimbulkan oleh fan terhadap rakom.

Selesai!

Nah, dengan sudah dilengkapi fan pendingin, tidak kuatir lagi rakom kepanasan…

Pengembangan lain?

Oh ya… saya menambahkan Led, dimaksudkan agar tidak lupa untuk mematikan fan pendingin tersebut jika keluar dari mobil.
Menyala Otomatis?
Lain waktu saya coba untuk mencari skema yang sesuai untuk supaya fan bisa menyala otomatis jika sirip pendingin rakom mencapai suhu tertentu, dengan menggunakan Thermosensor untuk mengaktifkan fan. Dengan demikian tidak perlu lagi lupa mematikan fan.. 🙂

– www.saft7.com –

36 thoughts on “Pasang Fan Pendingin Radio Komunikasi

  • 07/02/2013 at 06:58
    Permalink

    Om Saf.
    Selamat sudah sangat bagus untuk membantu rekan rekan pengguna radio di jalanan,..
    Ada sedikit usul,.. Untuk menghidupkan dan mematikan kipas tersebut,.. Bisa juga dilakukan dg mempergunakan automatic switch kipas pendingin oroginal radio (bagi yg dilengkali),.. Yg biasanya mempergunakan sensor thermistor

    Salam
    Syarif/tokyo

    Reply
  • 12/06/2011 at 17:52
    Permalink

    Bisa juga om saft pake fan pc yang 12Volt
    kalau di pug505 saya ta pasang kabel yang ke ACC
    jadi pada saat cabut kunci mobil otomatis fan langsung mati…

    Salambadut

    Reply
  • 11/04/2011 at 17:38
    Permalink

    om saft…ini arah angin kmn ya….niup atau sedot..??

    Reply
    • 12/06/2011 at 19:46
      Permalink

      Kalau jalur hisapnya rapih… pilih hisap
      kalau semua serba terbuka.. pilih tiup

      Reply
  • 04/04/2010 at 22:59
    Permalink

    Wah idenya bgs juga, selama ini utk pendingin rakom sy yg dimobil cukup sy kasi corong tambahan dr ac ke rakom, jd tu rakom gak pernah panas babarblas krn udara ac yg dingin…………

    Reply
  • 21/01/2010 at 11:28
    Permalink

    Om Saft terima ksih atas gagasannya, wow cemerlang sekali. tapi tolong dong lanjutkan dengan Cara Memasang Rakom di mobil yang tdk merusak dashboard, karena mobil saya Daihatsu Xenia Sporty tahun 2008. kan sayang kalau sampai melubangi dashboard saat memasang rakom di mobil, harga jual mobil bisa jatuh tuh.

    Tolong ya Om Saft.

    Thanks & rgrds,
    Aeb SA

    Reply
  • 21/01/2010 at 11:25
    Permalink

    Om Saft terima ksih atas gagasannya, wow cemerlang sekali. tapi tolong dong lanjutkan dengan Cara Memasang Rakom di mobil yang tdk merusak dashboard, karena mobil saya Daihatsu Xenia Sporty tahun 2008. kan sayang kalau sampai melubangi dashboard saat memasang rakom di mobil, harga jual mobil bisa jatuh tuh.

    Tolong ya Om Saft.

    Thanks 7 rgrds,
    Aeb SA

    Reply
  • 11/01/2010 at 10:17
    Permalink

    ada yang tau ngak cara pasang radio komunikasi agar suara receivernya nggak naik turun(kadang jelas kadang nggak)untuk truck besar.untuk catunya saya pasang ke kabel akki 12 volt.apa ada tambahan alat lagi semacam stabilizer atau yg lainnya ?

    Reply
  • 24/10/2009 at 13:18
    Permalink

    om saft, saya berencana ingin membeli rig karena saya buta tentang alat tersebut .
    dan budget saya memang terbatas , bisa tau gak yah merek ideal yg pas kantong nah kl berencana beli second gimana yah??ada rekomendasi??
    thks ade .

    Reply
  • 15/10/2008 at 01:11
    Permalink

    Saya punya rig kenwood Tm271A…kendalanya tidak bisa suara orang dari frek 140.000-149.000…pesawat rig tsb budeg mohon formasinya dari anak2 breker apa di kopi roger ganti.

    Reply
  • 28/04/2008 at 15:49
    Permalink

    saya punya perangkat HT merk kenwood tipe 22 TH kendalanya tidak masuk arus dari baterai dan carger, dan kalau masuk dari cast arusnya tidak full dan mengeluarkan bunyi seperti tidak cukup arus . bagimana solusinya

    Reply
  • 23/04/2008 at 11:46
    Permalink

    Saya salut sekali dengan ide creative di web ini, apabila ada yg menginginkan barang ini (harddrive cooler) bisa mendapatkannya di toko saya (bisa lihat di http://www.tokotrinity.com)

    Reply
  • 07/01/2008 at 09:39
    Permalink

    Maaf baru baca, BTW salut & pembahasannya, juga hasil rancangannya, lebih rapih OM Saft.

    Reply
  • 30/12/2007 at 14:51
    Permalink

    Gak nyangka, orang yg saya kopdarin mendadak di depan PL haji nawi -gara2 macet di fatmawati- punya segudang ide yg ‘inspiring’. Saya malah tau situs ini duluan drpd bukunya. (belon dapet malahan!)
    Ok om Saftari, maju terus, saya tunggu lagi ide2nya yg apllikatif utk sehari2.
    Kalo boleh saya mau pasang link ke situs TDi saya nih.
    Salam
    🙂

    Reply
  • 13/12/2007 at 16:50
    Permalink

    Om…saft, saya punya perangkat yeasu FT3000 udah gandakan out putnya,kayaknya cocok banget dengan design pendinginnya om saft, Thanks Berat. JZ 01-07 KBB lhokseumawe city.

    Reply
  • 12/11/2007 at 08:32
    Permalink

    salam kenal

    thank banget tetang info nya saya memasang rakom di mobil sekarang tidak ada noise berkat bung saft bagus banget ,,, saya menggunakan ICOM ICV8000 yang sudah ada fan bawaan dan saya pasang lagi seperti om saft … dan brrrr tambah dingin biar mancar terusssss … 73 YD2GBZ – lokal semarang

    Reply
  • 19/09/2007 at 09:14
    Permalink

    Kang,

    Klo mau punya rakom gini gmana ya? Perlu ijin ke mana? Apa perlu/wajib ikut organisasi model RAPI ato ORARI?

    Mohon pencerahannnya.

    Reply
  • 07/09/2007 at 16:19
    Permalink

    Ide bagus juga,
    Kebetulan selama ini nyari “pegangan/dudukan” DC fan….
    Dari pengalaman selama ini saya telah menggunakan, IC2000, IC2100 dan IC2200 family memang tidak ada fan, diantaranya IC V8000 yang telah terinstalasi fan-nya.
    Arah “angin” fan di IC V8000 adalah “meniup/menghembuskan” udara ke body Rakom.

    Anyway, infonya sangat bagus…..

    Reply
  • 03/09/2007 at 12:13
    Permalink

    OM Saft, nice design and idea!
    Untuk efek pendinginan yang optimal lebih efektif di’tiup’ atau di’hisap’ udara panasnya ya OM Saft. Ini terkait dengan arah putaran motor-nya atau flow directivity-nya; mohon info!
    Tks.

    Reply
  • 31/08/2007 at 13:43
    Permalink

    Mas Bro, Bisa tahu pasaran ht yang second gak? atau disini ada yang mau jual? berminat nih mau main gtuan. he he he he

    Reply
  • 13/08/2007 at 16:48
    Permalink

    Idenya OK punya tuh, oom saft

    Mo nambahin dikit ttg automatic run, minta pendapatnya oom saft. Setting thermostat yang dipasang pada sirip pendingin, disesuaikan dengan suhu maksimum transistor final radkom yang ditempelkan pada sirip pendingin. Minimal sebelum sirip pendingin tsb mencapai suhu maksimumnya yang dapat merusakkan transistor final, diharapkan eksternal fan tsb sudah bekerja.
    Alasannya : tidak setiap saat eksternal fan tsb harus bekerja? Klo suhunya masih dibawah batas ga apa2 kan oom?

    Reply
  • 07/08/2007 at 18:59
    Permalink

    Om saft, klo positive diambil dari starter gimana?? klo mesin mati kan fan jg ikut mati… Hehehe… 🙂

    Reply
  • 07/08/2007 at 10:22
    Permalink

    Tono Says:
    Boleh nambahin ya Om Saft, utk menempelkan kipas ke radio, selain pergunakan double tape, krn.pengalaman mudah lepas/jatuh (krn.rig nya saya taruh menggantung/vertikal), dapat juga pergunakan fischer (plastik utk menancapkan baut), hasilnya kipas akan menempel lebih kuat/krn.’berpegangan’ pada fischer tadi yg dapat disisipkan di sirip2 rig tsb.

    JAWAB:
    WOW … makasih tambahan tips trick nya nih oom Tono!… iya tuh.. fisher mantab yak.

    Reply
  • 06/08/2007 at 15:20
    Permalink

    Boleh nambahin ya Om Saft, utk menempelkan kipas ke radio, selain pergunakan double tape, krn.pengalaman mudah lepas/jatuh (krn.rig nya saya taruh menggantung/vertikal), dapat juga pergunakan fischer (plastik utk menancapkan baut), hasilnya kipas akan menempel lebih kuat/krn.’berpegangan’ pada fischer tadi yg dapat disisipkan di sirip2 rig tsb.

    Reply
  • 06/08/2007 at 15:06
    Permalink

    Bagus sekali, Om Saft, mmg OK dech….
    Saya tungguin nih Om Saft, kipas pendingin otomatis, jadi bekerja pake thermostat….
    Cuma minta pencerahannya juga Om Saft, bagusan kipasnya itu arah anginnya keatas ya???
    Soalnya saya selama ini, arah angin keatas (menyedot dan bukan meniup), apa itu sdh benar?
    Sekali lagi Bravo buat Om Saft….

    Reply
  • 06/08/2007 at 13:15
    Permalink

    kalao semua pesen
    Emangnya om Shaft Pabrikan kipas kekekek…
    orang ntu cuman cuman sample biar kita latihan pade pegang solder.
    tapi harus diakui rapi jali…

    Reply
  • 06/08/2007 at 12:56
    Permalink

    Trims, om saft buat segala informasinya.

    Gak kebayang deh pahala kebaikan yg diterima om saft karena selalu memberi informasi berguna buat orang lain.

    Reply
  • 06/08/2007 at 10:50
    Permalink

    Duilehhh.. sama om saft, sy juga bikin ky gitu, tapi pastinya ga secanggih om saft punya,, hehehe.. bagusss banget om buatannya,, sy contekkkkkkkk akhhhhhhhhhhhhh…

    hehehe
    salam

    pham2

    Reply
  • 06/08/2007 at 07:54
    Permalink

    Iya Om Saft.. terima jadi aja bisa gak ?
    kan ada pepatah tuh, mending serahin ama yg ahlinya..
    gimana Om Saft.. bisa di rojer gitu, gantii…..

    btw, ane pake yaesu f7800r… kan dah ada kipasnya tuh nempel di belakang..
    kalo ditambah gitu gak apa2 kan? mohon pencerahan Om Saft…

    Arigato Gozhaimashita

    Reply
  • 06/08/2007 at 06:53
    Permalink

    cool..idenya sih simple..tapi om saft mengemasnya dengan sangat detail dan rapi..itu yang membuat kami pengen om saft aja ya yang masangin, biar rapi (bukan orari ya) dan keren kayak di artikel ini..
    🙂

    Reply
  • 06/08/2007 at 00:50
    Permalink

    risang pm Says:
    om Saft…siip tuh pencerahannya. T’kasih.
    Saya pernah coba dengan membeli extra fan yang siap pasang, tp ya itu ternyata berpengaruh pada kualitas modulasi atau signal rakom kita.
    Tapi sy buta sekali dengan dunia pe”Eletronika”an, gimana ya?

    JAWAB:
    Bener oom… perlu dikasih noise-filter spt yang saya coba pasang.. kalau tidak ngerti elektronik.. minta tulung teman bantu aja… pasti temannya baik2 semua dan siap bantu dong ya… 🙂

    Reply
  • 06/08/2007 at 00:44
    Permalink

    om Saft…siip tuh pencerahannya. T’kasih.
    Saya pernah coba dengan membeli extra fan yang siap pasang, tp ya itu ternyata berpengaruh pada kualitas modulasi atau signal rakom kita.
    Tapi sy buta sekali dengan dunia pe”Eletronika”an, gimana ya?

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *