Sudah dibaca sebanyak 23416 kali

Seorang teman mengeluhkan mesin mobilnya yang kurang bertenaga, saat langsam (idle) terasa getaran dan cukup boros bahan bakar. Kurang lebih sebulan sebelumnya saya pernah menyarankan untuk melakukan tune-up sekaligus membersihkan injector dengan Ultrasonic Injector Cleaner.

Ternyata masih belum memuaskan juga… hmmm.

Di toko aksesoris dan oli banyak ditawarkan berbagai macam pembersih saluran bahan bakar dan fuel injector yang cara pakainya adalah dituang di tangki bahan bakar sesuai takaran pada kemasannya. Masih kurang memuaskan juga… hmmm.

Gejala getaran pada saat idle masih terasa getaran atau guncangan-guncangan kecilnya. Konsumsi bahan bakarpun belum bisa diperbaiki.

Coba kita simak dulu deh sedikit hal teknisnya..

PENUMPUKAN DEPOSIT BENSIN DAN KARBON?

Pembakaran bensin pada ruang bakar tidak 100% efisien, dipastikan ada saja komponen pembakaran (bensin) dan debu halus yang tersisa walau dalam satuan butir kecil.. namun seiring waktu akan menjadi tumpukan bensin dan debu yang berbentuk lemak, dan ada juga yang menjadi kerak karbon dan semua itu kita sebut sebagai deposit.

Penumpukan deposit itu sendiri akhirnya akan mengurangi efisiensi mesin. Semakin jauh deh dari 100%.

Dengan melakukan perawatan yang teratur, dapat mengurangi penumpukan deposit tersebut, sehingga mesin dapat kembali mendekati efisiensi yang maksimal.

DIMANA DEPOSIT AKAN TERBENTUK?

Deposit umumnya dapat ditemukan pada
– Throttle Plate
– Upper Air Intake
– Fuel Injector
– Intake Valves
– Ruang bakar
– Exhaust valve
– Exhaust manifold

FAKTOR YANG MENENTUKAN TIMBULNYA DEPOSIT?

1. Kualitas Bahan Bakar
2. Desain / Teknologi mesin
3. Perilaku berkendara : (jarak tempuh yang terlalu pendek, membiarkan mesin hidup tanpa bergerak (idling), pemakaian mesin dalam kondisi dingin, kemacetan lalu lintas, gaya menyetir yang kasar.
4. Mesin kurang mendapat perawatan

GEJALA AKIBAT ADANYA DEPOSIT?

1. Mesin susah dinyalakan
2. Idle / langsam yang tidak rata (kasar/bergetar)
3. “Ndut-Ndutan”
4. Konsumsi bensin boros
5. Emisi buruk.

Sebaliknya, apabila kita bisa mengurangi tumpukan deposit tersebut maka akan diperoleh keuntungan sbb:
1. Meningkatkan performa mesin
2. idle / langsam menjadi halus / rata
3. Memperbaiki akselerasi
4. Menghemat bahan bakar
5. Uji emisi hasilnya baik.

KAPAN PERLU MELAKUKAN PERAWATAN MESIN UNTUK MENGURANGI DEPOSIT?

1. Tergantung pada kondisi kendaraan dan lingkungannya, apabila daerahnya banyak debu, pemakaian yang cukup tinggi, sering macet, dsb.
2. Sekurang-kurangnya sekali setahun.

Saya coba ajak teman saya untuk membersihkan deposit yang mungkin ada pada mesin mobilnya, karena gejala-gejala yang dialaminya persis seperti yang di uraikan pada teori di atas.

Produk yang digunakan adalah Universal Fuel Injector Cleaner dari 3M (3M FSC).

Hanya saja saya tidak bisa melakukan proses pembersihan tersebut sendiri, melainkan harus mendatangi bengkel yang memang ditunjuk 3M untuk melayani jasa tersebut. Hal ini dikarenakan adanya alat-alat khusus.

Sebelum dilakukan proses pembersihan, dilakukan uji emisi dan sedikit penyesuaian hingga di dapat emisi terbaik yang dapat dicapai.

Setelah itu, barulah kemudian sang montir mengeluarkan sekumpulan selang bensin dengan berbagai socket dan connector, dipilih socket yang persis sama digunakan pada mesin mobil tersebut.

Jalur bensin pada umumnya mobil bermesin injeksi adalah seperti gambar di bawah ini..

montir kemudian membuka tutup tangki bensin untuk membuang tekanan udara yang ada di dalam tangki bensin.

Selanjutnya mulai memasang selang-selang tadi dan memastikan untuk terpasang dengan baik, kemudian si montir mulai mencari letak Sikring Fuel Pump (pompa bensin), supaya pada saat proses pembersihan dilaksanakan, pompa bensin tidak hidup.

Pemasangan selang khusus tadi pada mesin, kurang lebihnya demikian..

Setelah semuanya dipastikan baik, kemudian regulator yang dipasangkan pada kaleng 3M FSC tersebut dibuka, sehingga fuel injector rail terisi

penuh oleh obat pembersih bertekanan tinggi yang sekaligus menjadi bahan bakar.

Mesin dinyalakan seperti biasa… dan dibiarkan hingga isi kaleng 3M FSC tersebut habis, mesin pun mati.

Proses selesai.

APA SAJA SIH YANG DIBERSIHKAN?

Tentunya yang di bersihkan adalah deposit yang menumpuk pada Fuel Injector, Intake Valves dan ruang disekitar dua komponen tersebut.

Kita bisa lihat perbandingan semprotan Fuel Injector yang kotor dengan yang bersih sbb:

Juga pada Intake Valve:

Dengan demikian, semaksimal mungkin akan bisa terlihat seperti ini

APA BEDANYA DENGAN ULTRASONIC FUEL INJECTOR CLEANER?

Ultrasonic Fuel Injector Cleaner hanya membersihkan Fuel injector saja, proses pembersihannya mengharuskan injector dilepas dari mesin. Namun kelebihan Ultrasonic Fuel Injector Cleaner adalah adanya proses testing untuk tiap injector, antara lain: test kebocoran, test semprotan nozzle, test simulasi pada beberapa mode RPM, dan sebagainya, sehingga diharapkan seluruh injector mempunyai kinerja yang sama atau sering disebut “kalibrasi injektor”.

HASIL YANG DIDAPAT?

Setelah alat-alat dilepas, dan semua selang bensin dikembalikan seperti sebelumnya, dilanjutkan dengan pemeriksaan agar tidak ada yang bocor, mesin dibiarkan menyala selama lebih dari 20 menit.

Hasil yang didapat adalah, idle menjadi halus dan rata.

Ketika dicoba berjalan, akselerasi sudah terasa sejak putaran mesin rendah hingga tinggi, bertenaga dan responsif.
Masalah teman saya terselesaikan setelah deposit tadi sudah dibersihkan.
Namun tetap perlu melakukan perawatan seperti ini paling tidak setahun sekali.

Waktu yang diperlukan untuk seluruh proses di atas sekitar 1 jam.
Biaya yang harus dikeluarkan.. tiap bengkel bisa beda-beda.. (coba intip komentar-komentar di bawah, ada tersebut soal harga di salah satu bengkel).

Mesin menjadi segar kembali, performa menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya… wah, jadi ngebut terus nih?!

PS: foto 220km/h hanyalah rekayasa jangan terpancing emosi untuk kebut2an ya… hehehe… Safety First! .. Hemat BBM!

Referensi:
3M Indonesia

Bengkel yang menyediakan jasa 3M Fuel System Cleaning:

NAWILIS
Jl. Radio Dalam Raya no.3A-B
Jakarta Selatan 12140
P: 021.7227330/31, 7237454

NAWILIS
Jl. Tanah Abang I/12A, 17
Jakarta Pusat 10160
P: 021.3850025/26

ANDALA BAN
Jl. Radio Dalam Raya No F1
Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
7252358/9, 7260129

LESTARI BAN
Jl. Panglima Polim Raya No. 62
Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
7247811, 7247783

LESTARI BAN
Jl. Setiabudi No. 39 G-H
Pamulang
Tangerang
74715648