.

 

Lampu Sumber Celaka – 1

beampattern00

Saat ini sering ditemukan mobil dengan lampu yang sangat menyilaukan mata. Saat berpapasan, sekejab silaunya lampu mobil tersebut membuat kita tidak bisa melihat sekitar kita. Jelas hal ini sangat berbahaya, apalagi jika ini terjadi di jalan bebas hambatan dengan jalur jalan yang berhimpitan (contoh: Tol Dalam Kota, Tol Cipularang, dll.). Lampu bisa menjadi sumber terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Apa yang membuat cahaya lampu mobil tersebut menjadi menyilaukan pengendara lain di depannya?

LOW BEAM & HI BEAM

Lampu kendaraan (mobil/motor/bus/truk/dll) umumnya dilengkapi 2 fungsi, yaitu Low Beam untuk digunakan saat malam hari, dan High Beam digunakan untuk menyorot jauh ke depan. Pada saat fungsi Low Beam bekerja, sorotan cahaya lampu di desain untuk tidak mengenai mata pengemudi yang berhadapan dengannya. Sehingga terlihat sisi kanan akan lebih pendek sorotannya, untuk sisi kiri lebih panjang dan melebar ke pinggir.

Pada saat fungsi Hi Beam bekerja, sorotan cahaya lampu di desain menyorot jauh ke depan. Saat Hi Beam dinyalakan, pastinya pengemudi yang berhadapan dengannya akan silau, karena sorot lampu akan langsung mengarah ke mata.

.
[ www.saft7.com - automotive tips and sharing ]
-

CAHAYA MENYILAUKAN

Mengapa cahaya lampu mobil bisa menyilaukan pengendara lain yang berhadapan dengannya? Hal ini disebabkan karena posisi titik cahaya lampu (kawat filament yang berpijar) tidak pada posisi yang tepat pada reflektor.

Apabila lampu terpasang dengan baik pada reflektornya, maka cahaya akan tersorot dengan baik pula, tidak menyebar ke mana-mana (glare) yang membuat menjadi terlihat menyilaukan. Pada gambar di bawah memperlihatkan batas cahaya lampu (cut off) tidak menyorot mata pengemudi mobil yang berhadapan.

Apabila titik cahaya lampu posisinya tidak benar pada reflektor, akan membuat cahaya lampu terpantul kemana-mana (cahaya menyebar), hal ini yang membuat lampu terlihat menyilaukan.

Pada gambar di bawah memperlihatkan pengemudi mobil yang berhadapan akan mengalami silau.

Lampu Halogen & Lampu HID

Banyak ditemukan iklan yang menawarkan Lampu Halogen dengan daya besar, dengan harapan akan lebih terang dari Lampu Halogen Biasa. Juga banyak iklan yang menawarkan Lampu HID (High Intensity Discharge) dengan beragam warna cahaya (putih, biru hingga ungu). Harganya pun cukup terjangkau dan semakin murah.

Namun apakah lampu-lampu tersebut benar membantu penglihatan kita?
Apakah lampu tersebut malah berbahaya bagi orang lain?
Apakah pemasangannya sudah benar?

Perbandingan pancaran cahaya Lampu Halogen vs Lampu HID. Terlihat lampu HID memiliki cahaya yang terang.

Mengganti Lampu Halogen dengan Lampu HID

Seperti yang disampaikan di atas, bahwa harga satu set Lampu HID sudah semakin murah dan dapat ditemukan di hampir setiap toko asesoris mobil.

Harapan untuk mendapatkan cahaya yang lebih terang dan membantu penglihatan kita saat malam hari memang tujuan yang baik. Namun sayangnya tidak semua lampu mobil yang masih menggunakan Lampu Halogen, bisa begitu saja diganti dengan Lampu HID. Hal ini tergantung pada desain Reflector Lampu dan kualitas produksi (akurasi) Lampu HID itu sendiri. Akibat dari pemasangan yang tidak sempurna tersebut membuat cahaya Lampu HID akan terlihat menyebar dan menyilaukan.

Pada kondisi normal, cahaya lampu Low Beam akan menyorot ke bawah, dengan batas ketinggian cahaya (cut off) agar tidak menyilaukan pengemudi yang berhadapan dengannya.

Berikut contoh sorotan lampu Low Beam dari berbagai merek / jenis mobil.
Jelas terlihat Batas Ketinggian Cahaya (cut off) dari Low Beam. Pengendara lain di depannya tidak akan terganggu oleh silau lampu.

Apabila Lampu HID tidak cocok dengan Reflektor Lampu yang ada di mobil, atau pemasangannya tidak tepat, maka sorot cahaya Low Beam akan seperti ini

Sehingga terlihat menyilaukan.

Desain lampu HID itu sendiri juga beragam, ada yang dilengkapi tudung (shield) cahaya ada yang tidak.

Lampu HID yang tidak dilengkapi tudung (shield). Shield yang disertakan sangat kecil.

Lampu HID yang dilengkapi Solenoid untuk Low dan Hi Beam (motorized), bekerja dengan cara menggeser titik cahaya (pijar), mendekati/sama seperti posisi titik cahaya lampu Halogen pada umumnya (untuk tipe H4). Apabila titik pergeseran itu tidak tepat, maka focus atau sebaran cahaya oleh Reflektor lampu juga akan bermasalah.

Lampu HID dengan tipe H4, yang tidak motorized, menyertakan lampu Halogen di dekat Lampu HID sebagai lampu Hi Beam. Posisi lampu Hi Beam ini justru membuat focus dan sorotan cahaya yang salah. Pastinya saat dinyalakan Hi Beam, sorotan cahaya akan kacau, tidak seperti jika menggunakan Lampu Halogen tipe H4 biasa. Desain lampu HID seperti ini tidak direkomendasi untuk menggantikan Lampu Halogen tipe H4, karena justru menimbulkan masalah.

Beberapa fakta yang ditemukan di jalan, umumnya Lampu HID yang tidak dilengkapi tudung (shield), terlihat menyilaukan (cahaya menyebar). Harga lampu HID tersebut tentunya lebih murah dari lampu HID yang menggunakan Tudung dan Motorized.

KESIMPULAN

- Tidak semua Lampu Halogen bisa diganti begitu saja dengan Lampu HID : Desain Reflektor, Desain Lampu HID berpengaruh pada hasil pancaran cahaya.

- Saat setelah pemasangan lampu HID, segera uji pancaran cahaya di depan dinding/tembok. Pastikan batas ketinggian cahaya (cut off) berada di posisi yang baik agar tidak menyilaukan pengendara lain.

- Jika saat pengujian di atas, cahaya menyebar tanpa ada batas ketinggian cahaya (cut off), artinya ada masalah dengan desain lampu HID tersebut atau pemasangan yang tidak tepat.

- Peduli dengan pengendara lain, atur batas ketinggian cahaya (cut off).

- Aparat perlu menertibkan lampu-lampu mobil yang bermasalah (menyilaukan) agar tidak menimbulkan kecelakaan lalu lintas di malam hari.

- Apabila akan membeli Lampu HID, belilah produk dengan kualitas yang baik.

- Tetap menggunakan Lampu Standar (Halogen) akan jauh lebih baik daripada menggunakan Lampu HID yang cahayanya menyebar dan menyilaukan.

Baca juga :
Tips Setel Lampu

.
[ www.saft7.com - automotive tips and sharing ]
-

Sumber Referensi:
http://members.misty.com/don/bulb1.html#eff
http://members.misty.com/..dschlamp.html#dlhaut
http://en.wikipedia.org/../Rayleigh_scattering
http://en.wikipedia.org/../Diffraction
http://a257.g.akamaitech.net/…cfr571.108.htm
http://scholar.lib.vt.edu/..Thesis_Yongxuan_Hu.pdf
http://www.r6-forum.com/f..=36709
http://faqlight.carpassion.info/hl-systems.htm

52 Responses to Lampu Sumber Celaka – 1

  1. Taufik BiJe says:

    makin cakep aje ente, xixixii… ijin share yeh bro… muuuaaacchh

  2. Marx says:

    Sbenarnya aturan tentang lampu ada dalam aturan homologation ttg kendaraan di masing2 negara… termasuk di RI ini… dan sebagai pembuat tentunya telah membuat kendaraan sesuai dengan aturan safety yang ada termasuk lampu kendaraan dan lainya sehingga didapat kenyamanan dan keamanan maksimal.
    Tapi memang susah untuk menyamakan pendapat itu kepada setiap user, karena masing2 punya keinginan serta kemampuan berbeda.
    Yang penting adalah bagaimana semua memberikan serta menyampaikan hal2 positif (termasuk kita semua yan disini) tentang safety dalam berkendara sehingga menjadi sebuah kebiasaan yang baik…
    Jadi marilah kita sama2 menjadi modifikator, user, serta komentator cerdas untuk mencapai semua itu….

    • SJ410 says:

      klo pengalaman saya sih lampu HID yang asal-asalan memang sangat mengganggu, terlepas dari trend atau tidak. sebenarnya klo lampu HID yang asli OEM, fokus atau sebaran cahayanya tidak menyilaukan kendaraan dari arah depan. namun kenyataannya, masih sangat banyak (apalagi di Surabaya) mobil-mobil yang dipasang lampu HID asal-asalan. terasa menjengkelkan karena berbahaya bagi kita yang berpapasan karena secara alami pupil mata kita akan mengecil sehingga mengurangi daya pandang kita ke depan. klo dari saya, ada 2 trik. yang pertama, apabila ada mobil dari arah depan dengan kondisi lampu yang menyilaukan, maka jangan sampai mata kita malah melihat lampu tersebut. tetap fokus di jalan. trik kedua, saya pasang lampu tambahan (H3) di atas kap mesin (kebetulan mobil saya Suzuki Jimny) dengan daya lampu 130watt. fokus lampu kiri saya arahkan lurus ke depan dan lampu kanan saya fokuskan ke arah kanan. jadi apabila ada mobil dari arah depan dengan cahaya lampu yang cukup menyilaukan mata, tinggal set headlamp ke posisi highbeam. klo ngga mempan, tinggal nyalain aja itu lampu tambahannya. setidaknya cukup memberi pelajaran bagi mobil yang lampunya “nakal”. memang apa yang saya sampaikan disini justru kontradiktif dengan aspek keselamatan dalam berkendara. namun bahkan sampai hari ini tidak ada tindakan dari pihak regulator (Misal: Kepolisian, Disperindag) untuk menertibkan mobil-mobil “nakal” tsb atau menertibkan importir lampu HID asal-asalan. kembali lagi hukum rimba terpaksa saya jalankan di jalanan.

  3. bodats says:

    om saft, pinjem gambarnya yah…
    kemarin ada temen kecelakaan gara-gara lampu HID. Mau dibahas di blog, butuh gambar. Thanks om….

  4. Avi says:

    Om, bagaimana cara setel ketinggian lampu depan Daihatsu XENIA? Thanks jawabannya.

  5. paulus says:

    informasi cara pemasangan lampu hid kit atau maual book nya

  6. handri sugiarto says:

    Hid sippp,sangat membantu apalagi jalanan tdk hujann *******

  7. @hardiyanto says:

    Ini artikel yang bagus. Emang sebel banget kalo pas jalan didepan mobil yang pake HID atau High-beam-nya di”nyalain” terus, dia gak tau apa itu bikin silau mobil yang di-depan.

    POLRI masih sibuk sama urusan Susno Duadji, gk bakal ngurusin beginian dalam waktu dekat, liat aja sejak Sep-2008 dimana artikel ini mulai di-post, sampe sekarang Mar-2010 belum terdengar tindakan Pak Polisi.

    So, kalo saya udah pake cara provokatif begini: Pasang 2 buah fog-lamp dengan Luxeon 5W di buritan mobil, arahkan ke belakang. Begitu ketemu mobil yang pake HID, saya “ON”-kan and salip didepannya….. Rasain Luh :-)

  8. yosio says:

    Bang…mohon ijin mengcopy paste artikel tentang lampu diatas pada media lokal kalimantan..

  9. benar. lampu mobil lain terkadang hi beam nya tidak diturunkan ketika berpapasan dengan mobil yg lain.

  10. andri_djenggot says:

    coz saya td siang d tilang gara2 pake lampu halogen…
    kampret bgt..

  11. andri_djenggot says:

    mang d tilang yach kl pake lampu halogen..

  12. ohk says:

    Mika/kaca lampu dan reflektor lampu yang kotor/berdebu karena juga bikin silau/glare. Makanya lampu mobil/motor kalau rada2 kotor mesti dibersihkan.

  13. Wing says:

    saya sebel sama pengguna HID.
    SILAU!

  14. nuxy says:

    mau tanya om saft…
    jenis2 lampu sorot dan harga,,,
    thanks

  15. GARENG says:

    OM Saft!!! PR neh.

    Bahas juga donk tu type cahaya(putih ma kuning) kalo da ujan, efek dari pembiasannye gimane? beda2 ga?
    Soalnye seliatan gw pas lagi ujan, tu cahaya putih jadi bikin personil kebon binatang gw sebut2.

    Ngetrend lagi tu lampu belakang putih, ga cuman motor, mobil dah mulai lagi terutamenye angkot.

  16. aghoose says:

    iya…bener mas…
    saya jd trauma ma lampu-lampu yg kaya gitu. aku kan numpak motor.
    dulu pernah ampe ketrabak bakul mie ayam…malam-malam, hujan lagi…ganti rugi…
    wah jd cerita neh…

    wah pokok’e gak ono pendidikan’e blabar pisan…
    dumeh duwe mobil apik…

  17. aditya says:

    emang kesadaran untuk menghargai sesama pengguna jalan disini kurang bgt oom. msh banyak bgt pengguna lampu yg terangnya ampun2an ini yg udah jelas2 menzalimi pengguna jalan lain. semoga lampunya cepet putus.

  18. DQ says:

    Om Saft
    setuju semua yang Om Saft bilang
    mau keren kok pakai HID asal2an, pake lampu sign bohlam ga jelas….

    saran donk Om Saft
    artikel kayak gini baiknya disebarkan
    kadang si pengguna HID “asal” tersebut gak nyadar kalo lampunya gak fokus
    malah mungkin gak tau kalau sorot lampu bisa diatur naik turun
    kebanyakan “anak gaul” asal mau keren n beken atau ikut2an

    please Om di sebar melalui berbagai milis otomotif yang ada
    kota ini lalu lintas udah gak ada hukumnya
    semua serba hukum rimba
    kelakuan macam begini bisa menyulut emosi, malah bikin celaka….

    salam prihatin.

  19. danny says:

    ikutan ya kan Saft,
    susah sih kalo pemakaian lampu HID ga ada undang2 nya dan menurut saya yg cukup penting adalah produk knowledge yg kurang dari si pemakai ataupun dari si penjual, yg penting terang tanpa mempedulikan keselamatan pengendara lain..
    sangat berbeda dg modifikator (khususnya HID) di negara2 lain yg cenderung mementingkan safety ga cuma asal terang dan biasanya untuk mobil/motor yg masih menggunakan lampu halogen atau sejenisnya kalo mereka pengen merubah ke HID, mereka meng-implant HID Projector kedalam reflector mereka (kl ga salah istilahnya retrofit) sehingga output cahaya yg didapat bisa optimal, gak kaya’ disini main asal pasang aja, hasilnya “welcome to glare city”…. parah…
    referensi : http://www.hidplanet.com/forums/ (forum yg sangat informatif, ga hanya HID yg dibahas disini LED juga ada)

  20. andri_joe says:

    Ikutan nimbrung yaa….
    Emang sih sekarang ini banyak banget mobil yang pakai lampu HID secara ‘sembrono’.
    Dalam hal pemasangan bohlam HID, tidak semua rumah lampu dapat dipasang dengan bohlam HID. Rumah lampu kristal contohnya, ini tidak dapat dipasang dengan bohlam HID karena cahanya akan menyebar dan akan menyilaukan bagi kendaraan didepannya. Rumah lampu yang dapat dipasang dengan bohlam HID adalah rumah lampu yang mempunyai reflektor didalamnya yang berfungsi untuk memfokuskan sinar bohlam HID sehingga tidak menyilaukan bagi kendaraan didepannya….
    Salam Safety…..

  21. sandi says:

    Om Saft, tempo ari saya ada baca artikel nya om Saft about head lamp H4 Ring Ultraxenon 60/55w, nah masalahnya sekarang merk Ring saya udah cari tapi ga ada yg jual. Tolong rekomen dong om Saft, ada ga produk lain yg menyamai tipe diatas. Thx.

  22. Alex says:

    Betul, pemakai HID mmg cenderung EGOIS.
    Sy aja pengendara motor geram bgt klo ktemu mobil2 yg pake lampu HID beginian, lain soal klo macam Vios / Accord baru, lampu HID bener2 gak bikin silau. Biasanya klo udah geram ya saya klaksonin plus tembak lampu dim tepat di kaca spionnya biar tau rasa tuh si drivernya nggak tau aturan.Lumayan tembakan lampu HS1 kan berasa juga tuh, he3. FYI, yg pake lampu beginian tuh biasanya ABG yg banyak duit + gak tau aturan + mau pamer.

    Sebagai bikers, mmg sy tahu penerangan di mtr sgt kurang. Solusinya bisa pakai lampu halogen besar macam H4 apalagi sr sdh ada lho lampu H4 khusus motor namanya HS1. Bentuknya persis bohlam H4 mobil cuma wattnya aja yg beda. Motor sy dr std pabrik sdh pakai bohlam ini, lebih terang dari milik Tiger loh, wattnya juga cuma 35W tapi seterang H4 55W. Harganya juga murmer, terang, nggak bikin silau orang, sinarnya putih lagi/maklum halogen. Genuine part kymco cuma 40rb an 1 unit merk Osram asli umurnya 3 thn masih bagus aja tuh. Aki juga nggak tekor lha wattnya kan sama dgn bohlm motor biasa yg bulet itu tuh, he3.

    Merk lain juga ada, merk halonix buat bajaj pulsar, atawa philips milik Ymh Vixion semuanya tipe HS1 tuh. Terng Benderang, sudah diuji coba resmi di majalah R2 kalau ada yg baca riding impression Kymco Royal, disitu wartawan salut dgn benderanngya lampu kymco bebek yg ternyata pakai bohlam tipe HS1.

    Salam

    Ayo rame2 pasang HS1 ^^

  23. ogunawan says:

    orang2 egois yang nggak mau mikirin orang lain, kadang nggak cuman dari arah depan, kalo dibelakang jg ada yang pake HID, kadang silau jg … orang2 terkutuk …

  24. simbah says:

    gimana kalo masalah lampu ini juga dimasukin dlm uu lalin biar kendaraan2 yg ga bener lampunya itu bisa ditilang. perasaan jaman th 80-an dulu (waktu masih belajar nyupir) pemakai jl itu sopan2 n peduli ama yg laen. kalo sekarang bah … bener2 ga ada respek ama yg laen babarblas.

  25. gwgaktw says:

    kang safitri, udah pernah test OSRAM nightbreaker ?, ada yang bilang lebih bagus dari GE megalight

  26. Heru says:

    Makin banyak orang yang tidak mau “berbagi” jalan dengan orang lain. Berbagi bukan cuma berbagi fisik jalan, tapi juga keselamatan. Terutama motor makin banyak yang pakai Hi-Beam, tanpa peduli lawan arah. Mobil dengan HID atau HID Look-nya juga makin banyak, pokoknya asal terang padahal tidak sesuai dengan design reflektor dan lensanya.
    Di Eropa ketinggian lampu diatur dengan peraturan, pemilik kendaraan tidak boleh mengatur posisi lampu seenaknya sendiri. Setuju dengan oom Wahyu, POLRI harusnya mengatur masalah ini. Mulai dari ketinggian posisi lampu, intensitas cahaya yang ideal.

  27. kuosien says:

    Hal sepele yang tidak boleh disepelekan
    Hal sepele, yang oleh si akang ini jadi keren pisan.
    Alus euy

  28. Paulus Paska says:

    Bener Kang Saft,
    Kalo lagi bad mood di jalan yang sempit ada yang pake lampu terang dari arah depan suka diserudukin tuh mobil gw. Kalo jadi berhenti barulah mencak-mencak….epektip nih cara ini….setidaknya bikin ribut dulu……kalo gak bisa diserudukin suka lempar koin….loh kok gw jadi emosian gini ya??

  29. Muhammad Iqbal says:

    Iya Kang Saft,
    Ane juga sebel banget ama mobil yang pamer HID khayak dia aja yang punya mobil, mana pake nyorot dari belakang lagi, geregetan juga kepingin maki2… hendaknya pihak kepolisian segera menertibkan hal ini sebelum menimbulkan kecelakaan fatal bagi pengemudi lain.

  30. Didi says:

    Betul euy…tp gmn nasib sy yak…pake mio soul klo uda bnyak papasan ma kend. laen langsung blank aja pandangan mata….ya alhasil…bledak….bleduk..pinggang ngilu abis hajar lubang jalanan…hehehehe….bantu solusinya downk….td sy uda post reply di rubrik “pasang bohlam H4 di mtr Tiger…trim`s…..Be safe in ur ride

  31. TheOwner says:

    ifan433 Says:
    HID ato bukan, yang jelas kalo masangnya nggak bener ya berbahaya.. HID _harus_ pake shield dan reflektor yang cocok supaya tidak mengganggu pengendara lain..
    Tapi yang jelas kalo di indonesia sini, penggunaan lampu ’super terang’ tadi _harus_ dimaklumi.. lah wong penerangan jalan umum + kualitas jalan masih kayak di udik.. kadang jalan ada lampu, tapi lebih banyak yang gelap.. kadang jalan mulus kayak pantat bayi, tapi tiba2 ditengah jalan mulus tadi ada ‘kawah’.. kalo yang lewat mobil sih enak, paling jleng sebentar + velk penyok.. tapi kalo motor?..
    So?.. sebagai warga pengguna jalan musti saling tepo seliro, saling menghargai.. yang make lampu, musti inget warga lain.. yang nggak make, jangan marah2 apalagi sirik.. gitu aja kok susah..

    Jawab:
    Setuju om Irfan..
    Maka dari itu artikel ini dibuat, agar lampu kendaraan perlu disetel agar tidak menyilaukan. Khususnya yang lagi trend sekarang adalah pemasangan HID berharga murah yang tidak dibarengi penyetelan batas ketinggian lampu.
    Salam Safety

  32. ifan433 says:

    HID ato bukan, yang jelas kalo masangnya nggak bener ya berbahaya.. HID _harus_ pake shield dan reflektor yang cocok supaya tidak mengganggu pengendara lain..

    Tapi yang jelas kalo di indonesia sini, penggunaan lampu ‘super terang’ tadi _harus_ dimaklumi.. lah wong penerangan jalan umum + kualitas jalan masih kayak di udik.. kadang jalan ada lampu, tapi lebih banyak yang gelap.. kadang jalan mulus kayak pantat bayi, tapi tiba2 ditengah jalan mulus tadi ada ‘kawah’.. kalo yang lewat mobil sih enak, paling jleng sebentar + velk penyok.. tapi kalo motor?..

    So?.. sebagai warga pengguna jalan musti saling tepo seliro, saling menghargai.. yang make lampu, musti inget warga lain.. yang nggak make, jangan marah2 apalagi sirik.. gitu aja kok susah..

  33. TheOwner says:

    Taufik Says:
    Saat ini kayaknya banyak yang main pasang lampu Xenon/HID tanpa perduli fungsi. Mungkin dalam pikiran mereka, yang penting lampunya warna putih padahal mereka gak nyadar, di daerah yang berkabut, lampunya malah gak bisa nembus kabut

    Tanggapan:
    Lebih seru lagi.. HID dipasang sebagai Fog Lamp. Cahaya lebih berantakan lagi nyebar kemana-mana.. Ampuuuun….

  34. Taufik says:

    Saat ini kayaknya banyak yang main pasang lampu Xenon/HID tanpa perduli fungsi. Mungkin dalam pikiran mereka, yang penting lampunya warna putih padahal mereka gak nyadar, di daerah yang berkabut, lampunya malah gak bisa nembus kabut

  35. TheOwner says:

    nicemale Says:
    Bukan hanya lampu depan, lampu rem atau sein yang putih juga bikin sebel.
    Hampir nabrak, gara2 silau dengan lampu rem putih

    Jawab:
    Setuju om!..

  36. dani says:

    kadang perlu juga sih sekali2 pake lampu hi beam, buat nge-liat petunjuk jalan… tapi yah sebaiknya tidak dinyalakan terus, karena bisa menyilaukan kendaraan dari arah yang berlawanan…

  37. nicemale says:

    Bukan hanya lampu depan, lampu rem atau sein yang putih juga bikin sebel.
    Hampir nabrak, gara2 silau dengan lampu rem putih

  38. ditto says:

    hem…
    kesimpulanya pake standadr ajah kan… kalo mata masih normal ya kliatan…:D

  39. Aga Timor says:

    Bener tuh Om Saft, jangankan dari arah berlawanan ,kadang nyebelin banget kl dibelakang kita pake lampu HID / yg biasa tapi sinarnya tinggi banget .. sampe2 cahayanya ke sepion tengah – kiri dan kanan.. bikin silau seisi mobil.

  40. TheOwner says:

    BiJe Says:
    Om Saft,
    Ane malah sering sakit ati ama mobil yang suka buntutin di belakan pake lampu yang menyilaukan trus di tambah dengan menggunakan lampu beam. Ada si niatan pasang lampu beam yg watt-nya maksimal buat bales buntutin and tembak dari belakang itu mobil tapi mikir safety-nya.

    Jawab:
    Iya kebayang kesalnya..

  41. BiJe says:

    Om Saft,
    Ane malah sering sakit ati ama mobil yang suka buntutin di belakan pake lampu yang menyilaukan trus di tambah dengan menggunakan lampu beam. Ada si niatan pasang lampu beam yg watt-nya maksimal buat bales buntutin and tembak dari belakang itu mobil tapi mikir safety-nya.

  42. TheOwner says:

    **GusSur** Says:
    Om Saft,
    Kalo lampu HID-nya bawa’an pabrik, apakah masih menyilaukan juga? (dalam konteks penyetelannya sudah benar)

    Jawab:
    Tentunya yang bawaan pabrik aman dan bagus banget.. dan tidak akan menyilaukan jika penyetelan sudah benar. Karena sudah di desain sedemikian rupa dari awal untuk pakai HID di reflektor tersebut.

  43. David says:

    Tp bgmn kalo malah dimanfaatin para oknum utk cari duit kalo tdk ada peraturan yg jelas???Saya sih setuju banget utk menindak pengemudi yg tdk perhatian ama pengemudi lain spt penggunaan lampu yg menyilaukan mata pengemudi lain.Ya cuma itu,hrs ada suatu kejelasan undang2 dan sosialisasi sehingga tdk dimanfaatkan para oknum.
    sebelumnya saya minta Maaf utk para oknum he3.

  44. **GusSur** says:

    Om Saft,
    Kalo lampu HID-nya bawa’an pabrik, apakah masih menyilaukan juga? (dalam konteks penyetelannya sudah benar)

    Thank you

  45. TheOwner says:

    bangibet Says:
    waaah oom..
    mangtebs bangets ni artikel…
    boleh di copas ke blog saya ga?untuk berbagi dengan yang lain juga..?

    Jawab:
    Thanks oom.. boleh kok… tulis sumbernya yak..

  46. bangibet says:

    waaah oom..
    mangtebs bangets ni artikel…
    boleh di copas ke blog saya ga?untuk berbagi dengan yang lain juga..?

  47. Pertamax gak yak….!

    Hayoooo….yang udah pake HID sapa yah….? ayo ngaku……!

  48. TheOwner says:

    lanosta Says:
    wah,,, emang bener nih, skarang orang masang lampu asal terang buat dia doang, bukan mobila aja, skarang lampu speda motor juga banyak bikin silau

    Jawab:
    Betul oom.. makanya saya tulis artikel ini… gemes banget sih.

  49. TheOwner says:

    wahyu Says:
    Om saft,
    Boleh nih masukannya diberikan ke POLRI untuk merazia kendaraan motor dan mobil yang lampunya menyilaukan dan dapat membahayakan kendaraan lainnya yang berhadapan.

    Jawab:
    Iya oom, pengujiannya sederhana aja.. Kalau pas dibelakang mobil BOX, jika cahaya menyebar rata ke seluruh bidang mobil Box, pastinya si lampu menyilaukan.. Harus terlihat jelas Cut Off nya.

  50. lanosta says:

    wah,,, emang bener nih, skarang orang masang lampu asal terang buat dia doang, bukan mobila aja, skarang lampu speda motor juga banyak bikin silau

  51. wahyu says:

    Om saft,

    Boleh nih masukannya diberikan ke POLRI untuk merazia kendaraan motor dan mobil yang lampunya menyilaukan dan dapat membahayakan kendaraan lainnya yang berhadapan.

    Best Regards

    Wahyu

Leave a Reply





Switch to our mobile site

Tips Otomotif saft7.com