Sudah dibaca sebanyak 1469 kali

Untuk keperluan pemotretan khusus, dimana kamera tidak boleh bergerak/ goyang saya selalu menggunakan fasilitas Self-Timer. Namun penggunaan Self-Timer tersebut menjadi tidak efektif karena beberapa jenis kamera menggunakan timer selama 10detik. Umumnya kamera DSLR menyediakan fasilitas Remote Shutter dengan menggunakan Remote Inframerah (mirip remote TV/Radio).

Remote IR (Canon RC-5) tersebut ternyata ada kelemahan juga, yaitu tidak bisa untuk memotret secara spontan, karena ada delay 2 detik baru kemudian Shutter bekerja (‘cekrek!!”). Selain itu juga hanya bisa untuk digunakan dioperasikan  dari depan kamera, karena sensor Remote IR ada pada body bagian depan kamera.
Harga Remote IR – Canon RC-5 sekitar 250ribu rupiah.

Mengambil referensi dari beberapa website yang ada, saya coba untuk ikut membuat sendiri Remote Shutter dengan kabel.
Keuntungannya banyak sekali, selain sangat murah, sederhana, bisa dikontrol dari manapun (tidak harus dari depan kamera), bisa dikembangkan ke berbagai aplikasi dan keperluan (dipadu dengan sensor-sensor lain sebagai pemicu/trigger).

Remote Shutter ini bekerja dengan baik untuk kamera DSLR Canon EOS 300D, EOS 350D & EOS 400D.

Komponen utama yang digunakan adalah MicroSwitch. Saya coba cari beberapa model microswitch yang paling nyaman untuk ditekan ibu jari.

 

Lengkapnya, komponen yang diperlukan adalah sebagai berikut:

– 1 x Jack Stereo Mini (Diameter 2.5mm)

– 2 x MicroSwitch (push on)

– 1 x Toggle Switch (diperlukan apabila membutuhkan feature BULB).

– Kabel isi 3 panjang sesuai kebutuhan, bisa menggunakan kabel Stereo-Shielded.

SKEMA REMOTE SHUTTER: AUTOFOCUS + SHUTTER

SKEMA REMOTE SHUTTER: AUTOFOCUS + SHUTTER + BULB

Setelah disolder di atas PCB Universal (supaya rapih), untuk dua jenis rangkaian di atas terlihat pada foto di bawah.

Yang kiri, hanya untuk AutoFocus dan Shutter saja.
Yang kanan, dilengkapi dengan fasilitas BULB. (Shutter membuka selama saklar bulb diaktifkan).

Untuk rangkaian jadinya, seperti ini…. ringkas dan mungil khan?

Nantinya akan lebih baik jika dibungkus/diberi Casing agar terlihat rapih.

TESTING

Ga sabar ingin mencoba rangkaian sederhana ini…
Aktifkan kamera, pasang Jack mini tadi ke socket Remote Shutter yang ada pada body samping kamera.

 

Berhasil!!!

Kamera melakukan autofocus dengan baik, dan ketika saya tekan tombol Shutter pada Remote, spontan kamera melakukan pemotretan dengan baik dan sempurna.

Wah semakin tertantang untuk berkreasi fotografi lagi nih..

PENGEMBANGAN IDEide:

Bayangkan, apabila Jack stereo mini tadi, di PARALEL menjadi beberapa unit (karena prinsipnya hanya sebagai saklar), sehingga akan bisa digunakan untuk mengontrol beberapa bahkan banyak kamera seperti yang diterapkan pada pembuatan filem Matrix untuk adegan lompat, freeze, dan berputar.

Kira-kira seperti ini..

Pengembangan lainnya adalah:

Dengan hanya memanfaatkan Shutter saja, (Focus di set Manual Focus). Untuk misalnya ditrigger oleh sensor-sensor seperti:

– Diaktifkan oleh cahaya

– Diaktifkan oleh suara

– Diaktifkan oleh HP

– Diaktifkan oleh gerakan obyek

– dan sebagainya…

Nah, bisa berkembang lebih luas lagi khan?

Selamat berkreasi!

Sumber referensi:
http://www.peeters.com/300d.html
http://martybugs.net/photography/remote.cgi
http://www.camerahacker.com/RS60-E3_pin-out/Super_Mini_Switch.shtml
http://eosdoc.com/manuals/?q=RS-60E3
http://xray.bmc.uu.se/markh/cam_trig/cam_trig.html
http://biggs-place.com/projects/shuttermouse/