.

 

Bensin Nyaris Kosong? Nggak Perlu Panik

bensinkosong-00

Dalam perjalanan, mungkin kita pernah dihadapkan pada situasi dimana bensin mobil atau motor kita ternyata sudah minim, bahkan hingga lampu berlambang pompa bensin menyala atau berkedip.

Beberapa teman saya mengakui jika dihadapkan pada masalah seperti itu pasti sangat panik dan was-was, apalagi jika saat itu sedang dalam kondisi macet dan jauh dari SPBU (pom bensin).

Supaya tidak terjadi hal demikian, sudah pasti kita harus selalu memastikan tangki selalu terisi bensin atau solar (untuk diesel) yang cukup. Minimal sepertiga tangki untuk amannya, sehingga pada saat-saat darurat kita tidak perlu panik karena bensin mau habis.
Tips di atas sudah terlalu umum rasanya, ya…

Coba kita mulai mengenal lebih jauh kendaraan kita, baik itu mobil maupun motor, coba cari tahu berapa sih rata-rata konsumsi bensinnya? 1 liter bensin bisa menempuh berapa kilometer?

Bagaimana cara mengukur konsumsi rata-rata bensin mobil dan motor?

Mobil dan motor, pada dashboard selalu ada Odometer.
Odometer adalah perangkat untuk mencatat jarak yang telah ditempuh oleh suatu kendaraan, cara bekerjanya secara mekanik atau elektronik.

Biasanya odometer sering dikaitkan untuk menentukan kendaraan tersebut jarang digunakan atau sering digunakan pada saat kita akan membeli mobil atau motor bekas. Sialnya odometer ini sering dimanipulasi pedagang mobil bekas agar terlihat mobil atau motor tersebut jarang digunakan :(

Selain Odometer, biasanya dilengkapi juga dengan Tripmeter.
Perbedaannya adalah, Tripmeter bisa di Reset menjadi 0 (nol). Hal ini berguna untuk mengukur jarak tempuh dari lokasi A ke lokasi B.

Contoh Odometer dan Tripmeter digital (elektronik)

Contoh Odometer dan Trimeter (mekanik)

Contoh Odometer dan Trimeter (mekanik) pada motor

Contoh Odometer (digital) pada motor

Contoh Odometer dan Tripmeter digital (elektronik), tampilannya dalam satu layar LCD yang sama, digunakan tombol untuk memilih tampilan Odometer atau Tripmeter A dan Tripmeter B.

Nah, dengan memanfaatkan Odometer atau Tripmeter, kita bisa mengukur konsumsi rata-rata bahan bakar mobil atau motor kita secara sederhana.

Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Datangi SPBU, isi bensin hingga penuh (Full Tank).
  2. Sebelum meninggalkan SPBU, catat angka pada Odometer setelah bensin terisi penuh, atau Tekan RESET untuk membuat Tripmeter menjadi 0 (nol).
  3. Gunakan mobil atau motor hingga bensin kurang dari setengah tangki atau hingga tinggal sedikit.
  4. Datangi SPBU, isi bensin hingga penuh (Full Tank).
  5. Catat berapa liter bensin yang diisi hingga penuh tadi.
  6. Catat angka pada Odometer atau Tripmeter.

Jika ingin selalu memantau konsumsi bahan bakar kita, lakukan selalu no.1-6 di atas setiap mengisi bensin, tulis dalam buku catatan atau PDA.

Sekarang lanjut dengan perhitungan sederhana…

Angka Odometer saat pengisian terakhir, dikurangi angka Odometer pada saat pengisian sebelumnya, hasilnya dibagi dengan jumlah liter bensin yang diisi pada saat pengisian terakhir.

Untuk contoh di atas, motor Suzuki Shogun 125R saya ternyata rata-rata konsumsi bahan bakarnya 1 liter dapat menempuh jarak hingga 51kilometer. ( Pertamax Plus )

1ltr : 51km atau 51km/liter

TIPS:

Memperkirakan jarak tempuh disaat kondisi kritis.

Mari bermain dengan kondisi kritis, kita coba menghitung berapa jarak tempuh mobil atau motor kita jika bensin di isi fulltank?

Kita perlu mencari tahu berapa kapasitas tangki bensin mobil atau motor kita terlebih dahulu.

Untuk motor saya contohnya begini..

Kapasitas tangki Suzuki Shogun = 4,5 liter
Dikurangi cadangan agar tidak mogok di jalan = 0.3liter
Konsumsi rata-rata bensin = 51km/liter
Perkiraan jarak yang dapat ditempuh jika fulltank adalah = 51km x (4,5 – 0,3) = 219,3km

Untuk mobil saya contohnya begini..

Kapasitas tangki BMW 520i = 81 liter
Dikurangi cadangan agar tidak mogok di jalan = 10 liter
Konsumsi rata-rata bensin = 6 km/liter
Perkiraan jarak yang dapat ditempuh jika fulltank adalah = 6km x (81 – 10) = 426km

Dengan mengetahui hal di atas, maka akan bermanfaat ketika kita mengalami situasi sebagai berikut:

  1. Saya akan pergi cukup jauh, kira-kira jarak tempuhnya adalah 40km, maka saya membutuhkan bensin sebanyak 40 : 6 = 6,66 liter.
  2. Bensin sudah cukup minim, namun tidak menemukan SPBU selama perjalanan. Jarak yang akan ditempuh sekitar 20km lagi, namun ketika melihat odometer dan catatan sebelumnya saya dapat memperkirakan jarak yang masih dapat ditempuh dengan kondisi bensin saat itu sehingga lebih tenang.
  3. Kita bisa menganalisa pemakaian BBM setiap minggunya, apakah minggu ini boros, dan sebagainya.
  4. Karena mobil sudah cukup tua, tiba-tiba jarum penunjuk bensin di dashboard mati. Saya tetap bisa memperkirakan jarak yang dapat ditempuh dari jumlah bensin yang saya isi di SPBU. Misalnya saya isi 20liter, maka saya akan reset Tripmeter, dan diperkirakan mobil saya akan dapat menempuh sekitar 100-120km.
  5. Jika kita mengetahui persis kapasitas tangki bensin kita, maka kita dapat menilai SPBU mana yang metering nya tidak akurat atau malah bisa dikatakan korupsi.
    Silahkan ditambahkan pada form komentar….

TIPS TAMBAHAN:

Umumnya ketika jumlah bensin sudah minimum, indikator berlambang pompa bensin (Tentile Light) akan menyala atau berkedip. Indikator ini juga dapat kita manfaatkan untuk memperkirakan jarak yang masih dapat ditempuh oleh mobil atau motor kita. Tentunya setiap jenis mobil maupun motor akan berbeda-beda pada saat bensin tinggal berapa liter lampu itu akan menyala.

Contohnya, pada motor Suzuki Shogun 125R indikator akan berkedip pada saat bensin tinggal sekitar 0,5 liter. Artinya, saya masih dapat menempuh jarak sejauh sekitar 25 kilometer untuk mencari SPBU.
Untuk mobil BMW 520i e34, indikator akan menyala pada saat bensin tinggal sekitar 8 liter. Artinya, saya masih dapat menempuh jarak sejauh sekitar 48 kilometer untuk mencari SPBU.

Nah setelah kita sudah mengenal mobil atau motor kita, maka kita tidak perlu panik jika bensin nyaris kosong. Kita bisa lebih tenang dan melakukan perhitungan jarak tempuh dan sebagainya.

Semoga bermanfaat.

80 Responses to Bensin Nyaris Kosong? Nggak Perlu Panik

  1. gogo says:

    mantab infonya, klo ane sblm kita bepergian kita kenal dahulu rute, dan titik2 spbu dan memperkirakan kpn saatnya isi atau tujuan yg kita tempuh cukup ditempuh sesuai kapasitas tanki atau kurang

  2. [...] 1. Selalu Pantau Konsumsi BBM Setiap mengisi bensin full tank, kita bisa mereset tripmeter pada dashboard agar terukur berapa konsumsi BBM. Apakah minggu ini boros atau lebih irit? dan seterusnya. Tips menghitung konsumsi bbm bisa dibaca di sini [...]

  3. Om Saft, klo kondisi jalan pengaruh gak ke pemakaian BBM?, seperti tanjakan, turunan, dll ? Thanks

  4. riky.virdiana says:

    Yang jelas saran buat temen2 yang pake mobil injeksi, jangan biasakan isi bahan bakar < 1/4 tanki karena pendinginan oil pump ya menggunakan bensin tsb ^^

    CMIIW

  5. BeDHe says:

    Salam kenal untuk kesekian kalinya
    Saya sering sekali membaca dan memasang beberapa literatur anda di web, tentunya dengan info sumber yaitu saft7.com
    Sedikit sharing, seperti yang ditanyakan pada pertanyaan paling atas, kenapa konsumsi BBM tiap bar di satria FU berbeda, hal ini disebabkan karena bentuk tanki yang tidak rata, untuk ketinggian yang sama, di bagian atas, tengah dan bawah tanki memiliki volume yang berbeda, sedangkan indikator bar tidak melihat dari segi volumenya melainkan pada ketinggiannya.
    Seandainya tanki motor berbentuk kotak / persegi panjang, pastilah konsumsi per bar di speedometer akan sama.
    CMIIW

  6. Andre says:

    Salam Kenal,

    Om saft, odometer shogun 125 saya sudah sampai di angka 99.999,9 tapi ga mau balik lagi ke nol, bagaimana cara meresetnya ya kang saft? mohon di bantu, atau mungkin ada info mengenai hal ini.

    Thank’s

  7. Ahmloet says:

    Salam kenal, numpang tanya nih.
    Motor saya shogun 125, odometer digital sudah ke angka 99999.99. Tp ga mau otomatis 0 lg. Gmn cr resetnya? Thanks infonya

  8. [...] Apakah minggu ini boros atau lebih irit? dan seterusnya. Tips menghitung konsumsi bbm bisa dibaca di sini 2. Injak Pedal Rem Seperlunya Saja Manfaatkan gaya luncur mobil/motor hingga diperlukan untuk [...]

  9. [...] Ditulis oleh tmosmkn2 di/pada September 1, 2008 Bensin Nyaris Kosong? Nggak Perlu Panik [...]

  10. TheOwner says:

    Arnetta Says:
    Nanya yaa… kalo mobil pake AC dan tidak dinyalain AC nya, pengaruhin bensin gak?? Berapa persen ya?? O ya, thx tulisannya bagus banget….

    Jawab:
    Thanks Arnetta.
    Jika AC dinyalakan/Aktif, kompresor memompa Freon di dalam system AC. Kompresor bekerja sesuai dengan putaran mesin, dan membebani mesin. Jadi benar jika konsumsi BBM akan terpengaruh jika AC digunakan. Akan lebih irit jika AC tidak dinyalakan.

  11. Arnetta says:

    Nanya yaa… kalo mobil pake AC dan tidak dinyalain AC nya, pengaruhin bensin gak?? Berapa persen ya?? O ya, thx tulisannya bagus banget….

  12. dadang says:

    bagaimana caranya mengatasi bensin kita yang nyaris kosong…YA DI ISI BENSIN LAGI KALEEEE..jangan di isi aer…
    PENGUMUMAN..pom dah banyak di jawa, bali, kaltim dan pulau2 lainnya…tolong dehhh
    isilah sebelum jalan jauh…kalo ngisi jangan ngirit..pakenya ngirit boleh…
    gitu aja ko repot…hidup dah susah..jangan dibuat susah….salam..dadang

  13. Bambang says:

    ada cara yg lebih gampang lagi, ga perlu ngitung. sediain aja bensin di botol Aqua 1 liter dibagasi. setidaknya kalau sampe mati mesinnya karena bensin abis, tinggal isi deh .., luamyan 1 L kalau bensin 1:10. masa sih 10 Km kedepan ga ada POM bensin, sekarang dijakarta udah bejibun, setiap 5 km pasti ada ..:)

    Bambang

  14. bedubedol says:

    numpang tanya bos… apakah ada perbedaan solar yang dikonsumsi bis, dengan kecepatan rata-rata 50 km/ jam dibanding dengan kecepatan rata-rata 100 km/ jam? tolong dibantu yah bos… thx

  15. Anton Rachafitra Wibowo says:

    Wah hebat bener pak… kok bisa pinter kayak gitu ya? thanx pak..

  16. Br4m says:

    suatu tulisan yg berguna apalagi sy pake motor Shogun 125.
    tapi konsumisi BBM dimotor jg dipengaruhi oleh bbrp faktor antara lain pemakaian mesin dgn rpm tinggi jg menyebabkan bensin boros atau sering ngebut

    trus..
    utk Shogun 125 itu 1:51..

    berapa kecepatan rata2 pd waktu pengetesannya? jg pemakaian gigi dsb..dsb..

    tolong dijawab

    TIA
    Br4m

  17. caff says:

    Mas Saft, saya punya Honda Accord 80, yang jadi masalah bensinnya selalu aja boros dan seperti nguap gitu deh cepet banget abis..kali aja ada solusi yang dapat saya lakukan? apa harus ganti baru crbnya..please dong bantuannya..

  18. gatotg says:

    Mobil saya ford champ 1800 cc dan saya pernah membiarkan lampu sinyal bensin kosong menyala, kira-kira setelah dipakai 15 km baru isi bensin (tidak tahu berapa liter sisa di tangki) tapi akibatnya adalah mengganti fuel pump yang jadi rusak (sebelumnya tidak kelihatan gejala rusaknya).
    Apakah fuel pump rusak karena pengaruh tangki kosong atau memang life time-nya?
    trims
    gatot

  19. Karyono says:

    Mas… kalau jalanan macet apakah tidak pengaruh dengan bensin yang di keluarkan, dulu saya pernah coba pakai sepeda motor tua (yamaha) jarak tempuh 125 km tangki isi full (4,5 ltr) masih cukup, tapi ketika spd saya pakai dalam kota jarak tempuh tidak sampai 40km 2 litr sudah habis. :-)
    gmana ni mas solusinya…..

    terima kasih

  20. apek says:

    seorang yang masih perlu bimbimngan dari anda

  21. TheOwner says:

    Thanks Om Kentonk atas koreksinya…

  22. KENTONK says:

    Met malam Om Saft……
    Ada sedikit ganjalan nich mengenai perhitungan Om Saft.
    Untuk Pemakaian Motor Suzuki Shogun Om, tertulis :
    Jika pemakaian BBM fulltank,Jarak yang dapat ditempuh adalah: 51 Km X (4.5 – 0.2) = 219,3 Km bukan seharusnya: 214,2 Km.
    Ini didapat dari: 51 Km X (4.5 – 0.2) = 51 Km X 4.2 = 214,2 Km
    Atau:
    Diket: – Kapasitas tangki : 4.5 Lt
    – Cadangan : 0,3 Lt
    – Konsumsi BBM : 51 Km/Lt
    Dit: Jarak tempuh Jika fulltank
    Jwb:=(51 X 4) + (51 X 0,2)
    = 204 + 10,2
    = 214,2
    Jadi jarak yang dapat ditempuh jika Fulltank adalah 214,2 Km

    Ini yang menganjal hatiku lho Oom, semoga bisa jadi masukan. Jangan marah ya Oom. Mudah-mudahan saya salah. Mungkin Oom punya metode perhitungan yang lain.

    Btw, semua TIPS-TIPS yang Oom berikan sangat berguna dan bermanfaat sekali bagi saya dan orang lain pemerhati kendaraannya masing-masing. Tak kenal maka tak sayang gitu loh…….

    Salam

  23. [...] Bensin Nyaris Kosong? Nggak Perlu Panik [...]

  24. rony wijaya says:

    halo mas saft, apakabar ? saya punya pertanyaan … benarkah kalau mobil itu kalau bensin uda tekor/habis susah untuk menghidupkan mesinnya….sebelumnya terima kasih

  25. darmawan says:

    oom bisa jelasan gak,kenapa kalo isi full tank ampe nyaris luber koq tekor,emang kalo menjelang penuh automaticnya cut off n diisi manual ampe kurang lebih 4 liter an,biasanya petugas buka tutup sedikit2 masuknya,thanks kalo ada millismania yang bisa jelasin.terasa bedanya kalo ngisi gak full.

  26. ppower says:

    Om saft, kayaknya enggak semua mobil yang punya cadangan dech, mobil baru yang enggak punya cadangan kalau enggak salah Xenia dan Avanza dech, thanks

  27. Gunadi says:

    # Ojex Says:
    Selalu bawa botol aqua kosong…jadi kalau mogok abis bensin di tengah-tengah jalan bisa pakai itu botol dan dengan bantuan tukang ojek minta anter ke spbu terdekat…
    ===========

    Setahu saya gak boleh pakai botol aqua, mas. Bisa meleleh, bercampur dengan bensinnya yang memang kuat. Coba lihat penjual bensin eceran pinggir jalan itu selalu jualannya pakai botol kaca, bukan plastik aqua. Beli saja di Ace Hardware, jeriken khusus bensin. Ada juga yg khusus solar.

  28. tips yang jitu … bagus lagi kelo beli BBM nya di SPBU PASTI PAS, jadi konsumsi BBM lebih akurat terkontrol … selama ini dengan methode SAFT7 bisa dilihat SPBU mana yang curang … jadi kapok mampir lagi kalo gak kepepeeeeet … anyway dengan semua methode SAFT7, Kijang SX 97 saya masih bisa bertahan 1 liter = +/- 10 km kondisi macet maupun lancar

    buat mas Yohan, bener bensin sangat memuai bisa kena panas bahkan menguap, sebetulnya temperature harus selalu menjadi faktor dalam menghitung volume BBM (bisa lihat di tabel kompensasi suhu terhadap volume standard American Petroluem Institute) … karena meter (dispenser) SPBU jualan BBM suhu tidak menjadi faktor koreksi????????????????? … jadi adilkah buat konsumen????? …

  29. didiet says:

    bos artikel2 lo keren banget……

    gw pgn coba otak-atik mbl sendiri nih..

    saraan lo biar cpt bisa untuk otodidak bongkar mesin+transmisi sndri gmn?

    sarannya ditunnggu ya!!

  30. kaveleri says:

    @ bowie Says:
    ada satu yg rada2 bikin bingung .. kebetulan gw pake Satria FU 150 , nah pada saat isi bener2 Full tank ( ampe luber tuh bensin di tangki ), itu jarak tempuh lumayan jauh dari keadaan penuh si odometer sampai berkurang satu bar ..tetapi ketika dari berkurangnya satu bar ke satu bar lagi itu jaraknya tidak sama jauh dengan kondisi yg sebelumnya .. Apakah memang ada perbedaan , pada saat kondisi full tank pertama kali literannya dengan liter berikutnya… atau jangan2 pelampung bensin gw masalah lagi.. hmmm… any comment ..???
    thanks,
    bowie
    ======
    Kalo menurut analisisku sih, bar paling atas itu akan menyala ketika isi bensin sudah mencapai posisi tertentu, misalnya 80% full tank. Jadi kalo ente isi sampai 80% indikasi bensin udah full. Begitu juga kalo ente isi 90%, indikasinya juga akan full. Ketika ente isi sampe luber, tentu saja indikasi bar paling atas akan tetap menyala sampai bensin berkurang hingga mencapai 80% (asumsi ato permisalan kita sebelumnya).

    Jadi, sepertinya indikasi bensin itu memang di-set sehingga bar paling atas itu lebih lama (bensin lebih banyak) daripada bar-bar di bawahnya.CMIIW

  31. Yohan says:

    Thanks Om saft.. Infonya berguna bagi para pengendara.

    Oh iya saya pernah dengar info mengenai pemuaian BBM, dimana pada suhu yang lebih tinggi maka volume bbm akan lebih banyak ketimbang pada suhu rendah.. ini dari pengalaman teman saya yang pernah bekerja di oil company dan mengisi BBM ke kapal tongkang.
    Para penjaja BBM (solar) dari kapal tongkang yang konsumennya kapal-kapal nelayan membeli Solar ke kapal tongkangnya saat malam hari, dan menjajakan/mengisi kepada konsumen saat siang hingga sore hari.. Walhasil jumlah pembelian dan penjualan sudah impas namun masih tersisa solar dalam kapal tongkang tersebut yang menurut rekan saya tadi adalah dari hasil pemuaian solar.
    Pertanyaaannya Apa info itu benar Om saft?
    Kalo benar seperti itu sebaiknya kita membeli BBM ke SPBU sebaiknya waktu pagi hari sebelum matahari terbit atau tengah malam ya.
    Thanks.

  32. Ojex says:

    Terima kasih bung Saft, selalu informatif…

    oh iya satu lagi tip:

    Selalu bawa botol aqua kosong…jadi kalau mogok abis bensin di tengah-tengah jalan bisa pakai itu botol dan dengan bantuan tukang ojek minta anter ke spbu terdekat…

  33. AccessGranted says:

    Thanks atas artikelnya, simple tapi cukup mengingatkan.
    Ada beberapa trik “nakal” yg dilakukan oleh petugas SPBU untuk meng”korupsi” BBM yg kita beli,
    selain dgn mencampur dgn minyak tanah dgn diesel juga kadang dgn air [klo ini emang kerjaan pengusahanya], nah klo petugasnya biasanya dgn memainkan kran [nozzle], istilahnya nge-press, dgn cara membuka dan menutup kran nozzle secara berulang-ulang, coba perhatikan ketika tangki sudah mulai penuh, dgn alasan [dan biasa tidak kita sadari] untuk menghidari tangki meluber, sekali nge-pres bisa mendapatkan 0,1 – 0,2 liter [tinggal di kalikan saja berapa kali dia nge-press dan berapa puluh mobil] lumayan juga buat tambahan penghasilan harian.

    Ide untuk membawa tangki cadangan [jerigen] juga sangat bagus, apalagi yg sering melakukan perjalanan jauh, selain aman juga untuk menghindari mogok dijalan krn kehabisan BBM.
    Cuma klo mobil/ motor sendiri juga sampe bisa kehabisan BBM namanya keterlaluan.

  34. Mouse says:

    Bbrp waktu lalu saya mencoba bensin bermerek Shell.
    Saya mendapatkan hasil yang sangat memuaskan. Biasa mobil saya (Isuzu panther), menggunakan bahan bakar solar dari pertamina dengan nama yang berbau marketing bullshit (BIOSOLAR), hasil yang didapat kan dari bahan bakar ini, tidaklah memuaskan, selain tidak ada tarikan, bahan bakar ini juga boros. Lalu saya iseng2 mencoba Shell diesel, ternyata tarikan tidak berbeda jauh, walaupun ada peningkatan. tapi hasil yang sangat signifikan saya dapatkan adalah, konsumsi yang sangat2 amat hemat dari Shell diesel ini. Walaupun untuk shell diesel ini harga-nya lebih mahal Rp 1000/liter, tapi bila di total pemakaian perbulan, akan jauh lebih murah.

    Hal yang sama juga saya dapatkan pada mobil saya yang berbahan bakar gasoline / bensin.

    Saran saya, cobalah beralih ke Shell. Saya yakin anda juga akan berpendapat sama dengan saya, sudah cukup lama pertamina mensupply produk yang jelek kepada masyarakat. Tanpa ada peningkatan kualitas, yang ada peningkatan harga.

  35. bangdoe says:

    Kalau kita sudah tahu cadangan bensin kita 0.3 liter kalau di jalannya macet gimana tuh ??

  36. doni_handoko says:

    Yang jelas kita tidak melamun waktu nyetir…
    jadi tau-tau kehabisan bensin…., trus kita musti inget kapan terakhir kita ngisi bensin soalnya mobil gue jarang dipake sih..
    Saft memang oye

  37. Abdul Latif says:

    Shalu7e (saluut) buat Saft7, sangat kaya informasi disini
    jadi pengen ngerame’in biar yg laen pada tahu.

    aku punya honda accord tahun ’80 yg headlamp-nya masih dua bulet.
    di Palembang sprare part-nya udah mulai langka. aku sayang banget sama nih mobil, karena ni mobil adalah mobil pertamaku (mati-matian mau kubela’in tetep di tangan), tapi biar tetep bisa laik jalan, aku mau minta tolong sama saft7, antara lain:

    Gimana cara upgrade satu-satu ke spare part accord tahun 2003, seperti kaki-kakinya dulu, spion-handle terakhir mesin, karena budget terbatas.

    thanks berat

  38. andriansah says:

    Kalau sangat jarang isi full dan lebih sering isi 50rb gimana? hingga lupa berapa konsumsi bensin kita :)

    Apalagi kalo pas isi bensin lupa di nol kan :)

  39. Roy says:

    Oom Saft,

    Kalau motor udah habis bensinnya dan ditangkipun sudah kering untuk menyiasatinya, bukan tutup tangki lalu tiup tangki dan tutup kembali lalu hidupkan motor dgn choke terpasang dan jalankan dgn seksama ( tidak perlu digas asal jalan aja ).
    Metode ini untuk motor 4 tak bisa mencapai 1 – 1,5 km perjalanan, lumayan khan daripada ngedorong….

  40. Awang says:

    Kawan Saft,
    mobil saya mesin e34m20, udah 2 bulan ini kalau masuk gigi 3 dengan rpm sekitar 2000 kok nyendal-nyendal ya? udah tak periksain ke sana kemari,sampai ganti air flow baru segala, tetep aja ndak ilang. Pernah ngalamin ndak kawan Saft? Kalau punya problem solvingnya, please share it ya Kawan Saft…

    Terima kasih berat kawan Saft.

    The Awang

  41. kendra_panda says:

    klo di mobil gw masalahnya jarum penunjuk bensinnya sudah ngaco…. jadinya meskipun jarum sudah berada di bawah rata2 empty ternyata masih ada kira2 10litre lagi…. hehehe…. jadinya gak pelu cemas….. :P

  42. Barlian says:

    Boss Saft,

    Kalo pada motor bila tangki sudah habis bis, sebenarnya kita masih ada cadangan bensin sekitar 0,2 L yaitu ada di karbu.
    Untuk itu bila bensin di tangki nya habis bis, tutup lubang pemasukan udara / di choke. Pasti motor akan jalan lagi, bisa dicoba.

    wass,
    Barlian

  43. ampunboss says:

    Bozz, kalo ngukur saat bensinnya penuh katanya kurang aqurat, alasannya dengan bensin penuh beban mobil semakin berat dan otomatis jadi tambah boros. Lain halnya kalo bensinnya udah kritis beban mobil untuk ngangkut besin semakin kecil dan akan semakin irit :D Jadi kalo ngukur kondom eh.. konsumsi bahan bakar perliter dari bensin penuh beda hasilnya dengan saat kritis.. bener ga tuh.. ??

  44. MM says:

    gw setuju banget, klo takaran SPBU dijakarta pada di korupsi…
    tapi aneehnya—
    Gmn pemerintah kita menanggapinya..
    YLKI…??? mana juga ya
    tips OK….bikin tips terus

  45. Hi, saya rio, pengemudi Panther th 2000. Saya mo nanya nih, untuk urusan irit-mengirit, apa benar tangki BBM perlu dikuras mengingat mobil gw sudah berusia 5tahun dan berbahan bakar Solar. Karena menurut beberapa montir, Solar itu cukup banyak mengandung kotoran sehingga mengendap ditangki bagian dasar. Oleh karena itu kenapa mobil berdiesel tidak boleh isi solar sampai dibawah garis petunjuk itu karenanya nanti filter dan mediator jadi nyedot endapan dan membuntu. Makanya mobil jadi nyendat-nyendat waktu ngegas! Jadi apa iya benar, selain mengganti filter BBM dan membersihkan mediator yang sudah terlanjur beberapa kali telat isi solar dibawah garis itu juga PERLU NGURAS TANKI?? Mohon petunjuknya Oom.

    Tengkyu. :)

  46. Adhi says:

    saya Adhi bmw e30 m40 318i, saya mau tanya berapa liter cadangan bensin dalam tangki saya? apa semua seri bmw kapasitas cadangan bensin nya sama atau berbeda2 sebelumnya thanx banget ya artikelnya untuk menyikapi mobil mogok kehabisan bensin

  47. bowie says:

    ada satu yg rada2 bikin bingung .. kebetulan gw pake Satria FU 150 , nah pada saat isi bener2 Full tank ( ampe luber tuh bensin di tangki ), itu jarak tempuh lumayan jauh dari keadaan penuh si odometer sampai berkurang satu bar ..tetapi ketika dari berkurangnya satu bar ke satu bar lagi itu jaraknya tidak sama jauh dengan kondisi yg sebelumnya .. Apakah memang ada perbedaan , pada saat kondisi full tank pertama kali literannya dengan liter berikutnya… atau jangan2 pelampung bensin gw masalah lagi.. hmmm… any comment ..???

    thanks,
    bowie

  48. Jojo says:

    Apakah ada yang tahu bagaimana mengukur konsumsi bahan bakar pada saat idle (mobil tidak jalan) seperti pada kondisi jalan macet?

    Thanks

  49. raymond says:

    bagus nih artikelnya, keep the good work.

    share dikit nih ttg SPBU. Perbandingan antara SPBU Pertamina Slipi-Kemanggisan (yg lumayan baru) dengan SHELL slipi.
    kalo saya bandingkan antara SPBU lokal dan Shell, untuk takaran yang sama e.g Rp 100.k dpt 22,22ltr di pertamina : Rp106k dpt 20ltr di shell, indikator bensin menunjukan level yg sama. jadi bisa disimpulkan bahwa SPBU pertamina yg baru sekalipun sdh nyolong +/- 2 liter.

    btw, mo nanya nih, apa bung A.T termasuk salah satu Moderator?

    thanx a lot

  50. aaad says:

    Artikel yang bagus!!!
    Mungkin agak sedikit menyimpang dari topik, tapi masih berhubungan dengan BBM, ini lebih cenderung untuk meningkatkan efisiensi. Untuk perjalanan di highway, ada sebagian orang yang mematikan AC dan membuka jendela demi mendapatkan kesejukan. Menurut salah sebuah artikel, hal itu justru sebaliknya, akan lebih efisien menutup rapat semua jendela dan menyalakan AC, atau manfaatkan saluran udara dari luar (pada climate control) untuk mendapatkan udara sejuk. Dan kalau mungkin, matikan AC… Karena jendela yang terbuka akan mempengaruhi aerodinamik mobil…

    Maaf kalau salah!!!!

  51. supriyanto says:

    terima kasih atas semua infonya

  52. Saftari says:

    sammy Says:
    Kang, kenapa ngga mau jawab rahasia motretnya pake camera apa? bagi-bagi dikit dung ilmunya, darwis aja berani ngasih infonya bos, tapi belum tentu orang bs mempraktekkannya kan? oke, btw makasih sebelumnya atas tips nya oke banget…

    Jawab:
    Oom Sammy… ampun oom ampuuun…
    Tenang aja.. lagi dipersiapkan segalanya.. termasuk mentalitasku nih.. mungkin bakal dibuat kategori baru tapi kudu masuk ke hal otomotif… yang jadi beban moral adalah, gimana caranya supaya ga diketawain ama fotografer profesional, tapi bermanfaat buat pemula… itu yang bikin lama proses persiapannya oom.. sabar ya.

  53. sammy says:

    Kang, kenapa ngga mau jawab rahasia motretnya pake camera apa? bagi-bagi dikit dung ilmunya, darwis aja berani ngasih infonya bos, tapi belum tentu orang bs mempraktekkannya kan? oke, btw makasih sebelumnya atas tips nya oke banget…

  54. m. rizal a says:

    Om Saft, saya pengguna Kijang LSX 2000 Bensin.
    Karena banyak SPBU (baca : Pertamina) yang nakal, sudah 3 bulan terakhir saya isi bensin di SPBU Petronas-Cibubur yang saya yakini meter pengukurnya akurat, walaupun harganya lebih mahal (Petronas 92) . Tapi saya tidak melihat adanya peningkatan tenaga dan pengiritan BBM yang signifikan dengan penggunaan BBM Petronas tersebut. Pertanyaan saya :
    Apakah BBM yang dijual oleh Petronas dan Pertamina ada perbedaan kandungan yang digunakan ? dan jika saya terkadang mengisi di SPBU Pertamina (walau hanya 1/4 tangki) trus diisi full di SPBU Petronas, apakah akan merusak mesin ?. Thanks atas jawabannya.

    Btw, you have a nice website !!! keep cool bro !

    Rgds,
    Rizal

  55. Eko Prasetyo says:

    Hitungan BBM kurang pas apabila kita mengisi di SPBU yang ” Nakal ” maksudnya SPBU yang mengurangi takaran bensin perliternya meskipun penunjukan di display SPBU sesuai dengan yang kita bayar. Pernah saya melakukan eksperimen dengan membeli BBM memakai jerigen +/- 5 liter setelah saya takar sendiri isinya kurang dari 5 liter kira-kira kalo dihitung pake centhong (takaran minyak tanah) 1 lliternya kurang

  56. Si_Dab says:

    Ha.ha.ha.ha …

    Bagus bos … artikel bagus …

    Saya kasih tambahan supaya nggak was-was kehabisan bensian.
    1. Siapkan Jerigen kapasitas 10 atau 20 liter
    2. Isi jerigen tsb dengan BBM yang yang sesuai sampai penuh.
    3. Ikat jerigen di motor atau di mobil … (hahahaha)
    4. Kalo BBM udah mau habis ….. isi ulang pakai BBM yang di Jerigen.
    5. Aman deh perjalanan ….

    Hehehehe …… Ok Bro …… semoga bermanfaat.

    Salam

  57. Saftari says:

    ferrie Says:
    Boss saft..bagaimana kita tau berapa liter (bensin) cadangan di mobil/motor kita masing2?

    Jawab:
    Coba dilihat di buku manual nya, atau tanyakan ke bengkel resmi yang terpercaya.

  58. ferrie says:

    Boss saft..bagaimana kita tau berapa liter (bensin) cadangan di mobil/motor kita masing2?

  59. bayu aji says:

    kang saft.
    trip meter memang sangat berguna sekali. pada awalnya saya suka iseng ngukur konsumsi bensin. yaa namanya mobil tua, indikator bensin mati, modalnya tripmeter. masih ada sisa beberapa km lg untuk masuk pom bensin terdekat… atau bahkan masih beberapa hari lagi untuk masuk bengkel terdekat (benerin indikator..)

  60. J03 says:

    oh ya ada pertanyaan lagi dari saya nich.

    Kalau isi bensin full tank supaya benar-2 full itu bagaimana? apakah kalau body mobil digoyang-2 bisa menambah kapasaitas tanki benar-2 penuh?

    Mungkin kalau digoyang supaya tidak ada udara yang terjebak di tanki sehingga bisa di isi bensin pada ronga-2 tsb.

    Bener gak sih boss Saft7?

  61. Saftari says:

    Kiki Says:
    Pengen gabung ya… Yang pertama, salut atas informasinya yang sangat bermanfaat, salut atas foto-foto yang bening. Selanjutnya, pengen kasih masukkan ma pertanyaan, masih berhubungan masalah bensin, emang bener kata orang kalo pake pertamax plus jadi rada boros karena pembakaran yang lebih bagus? Gimana kira-kira solusinya ya?
    Thanx b 4…

    Jawab:
    Dear Kiki, thanks nih inputnya.
    Belum tentu benar pakai pertamax plus kemudian jadi boros.
    Kaitannya mungkin adalah pada setting Air-Fuel-Ratio yang perlu di atur ulang agar sesuai dengan karakter pertamax plus.

  62. Saftari says:

    eudea Says:
    kalo judulnya jadi “menghitung konsumsi bahan bakar kendaraan kita” gmana ? soalnya tadinya saya ngira kalo judulnya “bensin nyaris kosong, jangan panik”, isinya tentang bahan bakar alternatif seandainya kepepet. hihihihi. ternyata bukan ya. well, infonya sangat berguna om. thanks ya.

    jawab:
    Ampun nih, mungkin judulnya dirasa kurang tepat ya..
    Namun penekanannya adalah memang supaya kita tidak panik, karena kita sudah belajar bagaimana menghitung sisa bensin terhadap jarak yang masih dapat dicapai dalam kondisi seperti itu.
    Makasih inputnya.

  63. Freddy L says:

    Halo Om salam kenal ya…
    Saya ikutan salut idem dengan yang lain soal foto-fotonya keren abiss… dan artikelnya juga menarik sekali. Ditunggu deh artikel menarik lainnya… om… :P

    Sedikit memberikan info:
    Oiya menyangkut soal SPBU, saya kalau ngisi pertamax di SPBU buat tigi kesayangan, posisi sebelum tanjung barat setelah lampu merah, disitu lumayan bagus karena sudah saya hitung sebelumnya seperti cara yg diatas.
    Setelah dibandingkan dengan SPBU di tempat lain yg biasa saya isi dgn liter yg sama belum full tank krn saya selalu ngisi kalau tripmeter sdh 200.
    Bukan promosi loh.. thx :)

  64. Kiki says:

    Pengen gabung ya… Yang pertama, salut atas informasinya yang sangat bermanfaat, salut atas foto-foto yang bening. Selanjutnya, pengen kasih masukkan ma pertanyaan, masih berhubungan masalah bensin, emang bener kata orang kalo pake pertamax plus jadi rada boros karena pembakaran yang lebih bagus? Gimana kira-kira solusinya ya?
    Thanx b 4…

  65. Eko W says:

    Saya setuju sekali dengan pemanfaatan tripmeter untuk melihat kecurangan SPBU.

    Indikator mobil saya sudah rusak dari dulu. Saya selalu mengandalkan tripmeter untuk isi bensin. Biasanya di kilometer 360-400an saya isi sekitar 40-50liter. Tapi ternyata kalo saya isi di salah satu SPBU dekat rumah saya, saya selalu mengisi lebih dr 60 liter, padahal tripmeter masih sama. Setelah beberapa kali begitu, saya ngga pernah ngisi disitu lagi & pembelian solar saya kembali ke kisaran 40-50 liter lagi.

  66. eudea says:

    kalo judulnya jadi “menghitung konsumsi bahan bakar kendaraan kita” gmana ? soalnya tadinya saya ngira kalo judulnya “bensin nyaris kosong, jangan panik”, isinya tentang bahan bakar alternatif seandainya kepepet. hihihihi. ternyata bukan ya. well, infonya sangat berguna om. thanks ya.

  67. nuu says:

    setuju, artikel spbu-nya ditunggu. udah mules sama spbu nakal nih.
    atau tips & trik ngisi bensin, hehehe (emang ada…?)

    kang saft, gambarnya kok bagus2, pake kamera apa & diedit pake program apa sih ?

  68. TheOwner says:

    R312ky Says:
    Sedikit menyingung masalah SPBU,
    kebetulan kemaren saya ngisi bensin di SPBU bilangan TMII Jak-tim. Sebelum saya ada bapak2 yang menegur penjaga SPBU dengan alasan pada saat ia melakukan pengisian bensin ke dalam tanki kendaraan nozzle (kran) pompa tidak ditekan maksimal sibapak mengatakan itu merupakan salah satu penipuan karena otomatis bensin yang keluar akan sedikit tertahan sehingga konsumen tidak memperoleh bensin sesuai yang mereka beli contohnya apabila konsumen membeli 5 liter, karena nozzle ditahan setengah maka bensin yang akan keluar hanya 4.5 liter atau kurang namun indikator pada pom bensin tetap menunjukan 5 liter.
    bagaimana menurut bung saft atas kejadian diatas?apakah alasan si bapak benar?

    JAWAB:
    Wah untuk itu saya belon pernah mengamati tuh oom… nanti deh saya cari2 infonya.
    Thanks masukannya.

  69. R312ky says:

    Sedikit menyingung masalah SPBU,
    kebetulan kemaren saya ngisi bensin di SPBU bilangan TMII Jak-tim. Sebelum saya ada bapak2 yang menegur penjaga SPBU dengan alasan pada saat ia melakukan pengisian bensin ke dalam tanki kendaraan nozzle (kran) pompa tidak ditekan maksimal sibapak mengatakan itu merupakan salah satu penipuan karena otomatis bensin yang keluar akan sedikit tertahan sehingga konsumen tidak memperoleh bensin sesuai yang mereka beli contohnya apabila konsumen membeli 5 liter, karena nozzle ditahan setengah maka bensin yang akan keluar hanya 4.5 liter atau kurang namun indikator pada pom bensin tetap menunjukan 5 liter.
    bagaimana menurut bung saft atas kejadian diatas?apakah alasan si bapak benar?

    thanks masukannya

  70. TheOwner says:

    J03 Says:
    Seperti yg kita ketahui, SPBU di jakarta takaran bensin gak ada yg beres….
    Mungkin saja ukurannya hanya 95% saja, misal kalau beli 1 liter kita akan mendapat 950 cc, dan jeleknya lagi tiap SPBU takarannya berbeda, 95%, 93% atau bahkan 90%.
    Jika seperti itu gimana ngitungnya ya……

    JAWAB:
    Oom JO3,
    Untuk melakukan perhitungan atau pengujian.. kita harus menggunakan alat ukur yang sama.
    Jadi begitu juga dengan kasus ini… untuk mengetahui patokan konsumsi rata-rata bensin kita, maka lakukan dua kali pengisian fulltank di SPBU yang sama pula.

  71. Maung Beureum says:

    Bang,
    numpang tanya, hampir di semua page saft7.com gambarnya bagus2
    itu bikin photonya gimana sih, koq bisa bagus2, pake kamera apaan and gimana ngatur cahaya nya?
    Bikin artikel tentang kamera dong. Kalo ngak mecing sama moto nya, pake judul “Cara ngambil gambar motor or mobil kesayangan” atau “Kamera disaku biker”, atau apalah enaknya.

    Gitu aza deh

  72. J03 says:

    Seperti yg kita ketahui, SPBU di jakarta takaran bensin gak ada yg beres….
    Mungkin saja ukurannya hanya 95% saja, misal kalau beli 1 liter kita akan mendapat 950 cc, dan jeleknya lagi tiap SPBU takarannya berbeda, 95%, 93% atau bahkan 90%.

    Jika seperti itu gimana ngitungnya ya……

    ok… bikin artikel terus ya…… bermanfaat sekali

  73. TheOwner says:

    gatot Says:
    apakah sudah dihitung kalau macet dijalan mas…

    Jawab:
    Tentunya sudah termasuk di dalamnya dong oom…
    Karena perhitungannya kan setelah digunakan sehari2 hingga bensin tinggal setengah atau malah tinggal sedikit.
    Artinya selama berhari-hari itu adalah simulasi REAL.

    Kalau masih was-was, tinggal dikurangi saja. Misalnya tadinya tercatat mobil saya adalah 1:6, maka supaya aman.. kita buat perhitungannya menjadi seboros2nya katakanlah 1:4 atau 1:5.

    Masih was-was?.. naik taksi aja kali ya… (ampun mas.. becanda loh)

  74. gatot says:

    apakah sudah dihitung kalau macet dijalan mas…

  75. Yuan says:

    Bro,…artikelnya bagus … gambar gambarnya juga keren …..

    keep up a good work!

    YNY

  76. TheOwner says:

    UPDATE:…

    baru ditambahkan, atas masukan dari Kang Mas Rury, sudah ditambahkan di atas:

    “TIPS TAMBAHAN:
    Umumnya ketika jumlah bensin sudah minimum, indikator berlambang pompa bensin (Tentile Light) akan menyala atau berkedip. Indikator ini juga dapat kita manfaatkan untuk memperkirakan jarak yang masih dapat ditempuh oleh mobil atau motor kita. Tentunya setiap jenis mobil maupun motor akan berbeda-beda pada saat bensin tinggal berapa liter lampu itu akan menyala.
    Contohnya, pada motor Suzuki Shogun 125R indikator akan berkedip pada saat bensin tinggal sekitar 0,5 liter. Artinya, saya masih dapat menempuh jarak sejauh sekitar 25 kilometer untuk mencari SPBU.
    Untuk mobil BMW 520i e34, indikator akan menyala pada saat bensin tinggal sekitar 8 liter. Artinya, saya masih dapat menempuh jarak sejauh sekitar 48 kilometer untuk mencari SPBU.”

    Thanks.

  77. Rury says:

    Hmm.. Kang Riza.. menurut saya memang metodenya begitu, karena untuk tahu kapasitas cadangan kita bisa menempuh berapa km lg kita mesti tahu konsumsi bahan bakar kendaraan kita.
    Seperti saya, RGR saya punya cadangan 1,5 liter dan tangki berkapasitas 11,5L (total). Konsumsi motor saya tahu 1:20 km.. So saat bensin masuk cadangan saya harus bisa temukan pom dg jarak maksimum 30km dari tempat saya putar kran kearah RES pd motor saya.

  78. TheOwner says:

    Wah thanks inputnya oom..

    sudah aku revisi tuh di atas…

    “Nah setelah kita sudah mengenal mobil atau motor kita, maka kita tidak perlu panik jika bensin nyaris kosong. Kita bisa lebih tenang dan melakukan perhitungan jarak tempuh dan sebagainya.”

    Thanks oom!
    Saft.

  79. Mas, kayaknya judul sama artikel-nya kurang pas dech :)
    Waktu saya baca judulnya, kirain ada cerita mengenai “Bagaimana mengatasi kondisi jika bensin kita nyaris kosong”, sehingga tidak perlu panik …

    Tapi tetep bermanfa’at sih …

Leave a Reply





Switch to our mobile site

Tips Otomotif saft7.com