.

 

Belajar ngeRem Yuk..

rem-00

Melalui artikel sederhana ini, saya ingin mengajak semua teman-teman untuk berkendara dengan aman, mengutamakan keselamatan baik untuk diri sendiri maupun untuk orang disekitar kita. Sudah banyak contoh kejadian kecelakaan yang menyalahkan fungsi rem, dikatakan “REM BLONG!”, padahal sebenarnya rem bekerja dalam kondisi sangat baik, namun cara kita ngeREM yang salah, membuat kendaraan tidak dapat berhenti bahkan tidak dapat dikendalikan.

Semua sepakat, bahwa fungsi Rem pada kendaraan (mobil, motor, sepeda, becak, bajaj, dsb) adalah untuk memperlambat dan memberhentikan kendaraan. Perangkat rem menjadi demikian penting dalam semua kendaraan. Namun ternyata rem bisa tidak berfungsi sebagaimana mestinya apabila kita tidak benar pengoperasiannya sehingga terjadi kecelakaan. Bahkan pembalap kelas dunia pun mengakui bahwa ngeREM adalah hal yang sulit dalam mengemudi, dan perlu latihan khusus. Membuat agar berhenti atau memperlambat kendaraannya yang sedang berjalan sangat kencang dengan aman dan tidak membahayakan dirinya dan orang lain.

Pages: 1 2 3 4 5 6

31 Responses to Belajar ngeRem Yuk..

  1. […] Sumber: Saft7.com […]

  2. ajibhere says:

    thanks sharenya
    sangat bermanfaat

  3. jackwepa says:

    telat baca…tapi keren banget artikelnya…sekali lagi sayangnya telat baca…..

  4. deni says:

    kalo rem tangan blong kenapa ya ?

  5. makasarian says:

    Numpang sharing ke yg lain, ya Oom…
    http://www.ertigaclubindonesia.org/forum/index.php?topic=532.0

  6. Obat Kuat says:

    Terimakasih Atas Informasi yang anda berikan sangat berguna dalam teknik pengereman berkendara.

  7. Fikrullah says:

    Kendaraan motor bila belum dilengkapi dengan tekhnologi ABS,
    apa bisa di modif sehingga dapat mempunyai tekhnologi ABS ?
    Terima Kasih

  8. Faisal says:

    Om Saft, kalau buat pengendara mobil pemula, yang jadi patokan sisi kiri supaya ga mentok batas jalan di kiri apa ya? terutama pada mobil yang punya bagian depan lebih panjang

    regards,
    Fais

  9. Gogo says:

    mantabs.. selain skill offensive, defensive jg mtlak..

    perlu membiasakan mengerem dg tepat

  10. samuel teknik says:

    hebat om… oke banget infonya..

  11. Iin says:

    Berguna bgt gan. Ijin share ah.

  12. thanks om… artikel-nya sungguh2 bermanfaat.. minta ijin untuk dishare ya :-)

  13. handoko says:

    Yth. Om Saftari

    Artikel yg anda tulis ini mengingatkan kita utk kembali menyadarkan diri kita sendiri cara mengerem yg benar dalam membawa kendaraan dengan baik.

    Apakah dalam membawa kendaraan jenis sedan dengan ban jenis AT (ban halus) dan Jip dengan jenis ban MT (ban pacul), dalam pengereman itu apa perlakuanya sama.

    Bila perlakuan tidak sama mohon penjelasan Om.
    Tk.
    Handoko

  14. daffygaul says:

    iyahhhh perlu banget training Defensive ! kalo minat training ini hubungi saya yaks

  15. asep says:

    terima kasih banyak om artikelnya, sangat bermanfaat….
    keep posting om.

  16. Emil Hamzah says:

    Kang Saft..mantaap…and thank you.
    Jadi pengen nanya, adakah referensi ilmiahnya mengapa dengan bermacam cara pengereman menghasilkan jarak yg berbeda. Misalnya mengapa justru pada teknik threshold yg tidak diinjak penuh atau pulse yang notabene “kurang pakem” justru lebih pendek jarak pengereman dibandingkan dengan diijak penuh.dst dst.
    Bagaimana dengan jenis ban, berat kendaraan, kondisi jalan, berapa besar (mungkin dalam persen) andilnya dalam “kesuksesan pengereman”
    Maaf banyak tanya, maklum newbie, salam kangen kang Saft.

    Emil

  17. Nyoman Satria Aditya Putra says:

    wah artikel yang sangat berguna..tentunya perlu latihan juga buat para pengemudi
    tanya nih om, bukan nya ABS itu tidak mengurangi jarak pengereman? dari yg pernah saya baca sih..

  18. omden says:

    Siippp… banget infonya om…. ^__^

  19. omden says:

    Terima kasih infonya……
    Amat sangat membantu….

  20. m_ilhami says:

    Om saft, kalau mengerem sambil zig zag begitu apa sudah dicoba untuk kendaraan jenis MPV ? Apa nanti tidak terguling? Dengan ilustrasi mengerem sambil membelok/zigzag nanti malah salah tafsir terus menyenggol kendaraan di jalur kanan/kiri nya.

    Teori dasar abs itu adalah koefisien gesek static > koefisien gesek dinamis. Ketika di rem mengunci, maka yang gesekan yang berlaku adalah koefisien gesek dinamis sehingga jarak pengereman bertambah.

    • saft says:

      Tentunya teknik2 ini sudah diterapkan di seluruh dunia dengan berbagai kendaraan termasuk yang tinggi. Juga saat menghindar tidak terlalu brutal sehingga hilangnya keseimbangan kendaraan. Lagi-lagi, sempatkan untuk melatih kemampuan ngeRem. Seperti yang ditampilkan di atas, ABS belum tentu pasti lebih pendek jarak pengeremannya.

    • evolet says:

      jarak pengereman nya akan bertambah itu jika direm mengunci, namun cara kerja abs sesuai nama nya dong. saat di rem hingga ban terkunci / slip / kehilangan grip atau kehilangan pijakan nya sistem nya otomatis akan menurunkan tekanan pengeraman nya, hal ini memberi kesempatan kepada ban/ roda untuk mendapat kan gerip nya kembali, secara otomatis slip dapat dikatakan berkurang bahkan hampir benar2 tidak terjadi.

      jadi jika tidak terjadi atau hampit tidak terjadi lock braking atau pun slip apa menurut anda?
      A. pengereman baik
      B. pengereman tetap buruk

      mungkin anda harus membaca ulang blog ini. hingga bener benar mengerti teori abs setelah kita ketahui bahwa ABS mencegah pengereman agar tidak selip anda pasti tahu jawaban nya atau silahkan di praktekan mana yang lebih cepat berhenti antara
      A. rem hingga selip atau
      B. rem tanpa terjadi slip

  21. Ricky says:

    Mantab gan info dan ilustrasinya…. :)
    ———-
    Ricky

  22. trie says:

    mas, mohon izin share yahh, tengkyuu…

  23. Pringgo says:

    Mantab…
    Akhirnya muncul juga artikelnya…
    Thx om…

  24. dezig!™ says:

    Mantav, kang Saft!

  25. Rifki says:

    Om, terima kasih banyak infonya … very helpfullll …

    cheers,

    Rifki

  26. Saftari says:

    Tips untuk motor, menyusul ya…

Leave a Reply





Switch to our mobile site

Tips Otomotif saft7.com