Sudah dibaca sebanyak 5044 kali

foto: 510garage.com

Beberapa rekan mengalami hal yang sama, baru saja mengganti keempat kampas rem mobil (depan belakang & kiri kanan) tetapi setelah itu merasakan bahwa kemampuan rem kendaraannya jadi tidak pakem.

Wah… apa yang salah?

Tidak kita sadari bahwa permukaan disc/drum pada sistem rem kita jika diperbesar tidaklah rata.
Sementara permukaan brake Pad yang baru adalah rata.
Hal ini mengakibatkan bidang yang bersentuhan untuk menimbulkan friksi menjadi kecil, sehingga kemampuan pengereman menjadi berkurang.

Untuk itu, seperti pada buku panduan yang disertakan ketika kita baru membeli mobil, bahwa sistem rem perlu proses ‘Running In’ sejauh kurang lebih 300 kilometer perjalanan agar permukaan disc dan permukaan brake pad menjadi “sambung-manis”.

Pada saat masa ‘Running In’ tidak diperkenankan untuk melakukan pengereman yang mendadak, karena akan merusak proses Running In itu sendiri karena dipaksakan.

Jadi menurut hemat saya, kalau mengganti kampas rem sebaiknya tidak bersamaan keempat-empatnya… tetapi misalnya saat ini mengganti rem roda depan (kiri-kanan), kemudian setelah berjalan 300km dilanjut dengan rem roda belakang (kiri-kanan).

Begitu juga dengan motor,.. sebaiknya tidak mengganti secara bersamaan depan dan belakang.

Banyak terdengar kasus kecelakaan akibat rem blong pada saat musim mudik lebaran, hal ini bisa jadi akibat dari “PAKET SERVICE” yang ditawarkan bengkel dengan mengganti keempat kampas rem tersebut, tanpa memberi wanti-wanti kepada pemilik kendaraan bahwa rem akan menjadi tidak pakem!

Wah… bahaya!!

Saftari.