Automotive Relay… apaan sih?

Pada artikel ini saya mencoba untuk menguraikan beberapa relay yang umum digunakan pada kendaraan kita. Fungsi relay sendiri bisa dipelajari di website Howstuffworks dan definisi relay bisa dilihat di wikipedia, agar artikel ini tidak menjadi sangat panjang.

Sebenarnya banyak sekali ragam relay yang digunakan pada mobil, mulai dari yang berjenis umum hingga yang khusus. Relay pada kendaraan digunakan untuk lampu utama, klakson (tidak semua mobil), FuelPump, ECU, Starter, Wiper (tidak semua mobil), sistem AC, fan radiator, lampu kabut, sistem alarm, sistem central lock, sistem Power Window, dan pada mobil Eropa banyak ditemukan relay yang di desain khusus, misalnya relay tersebut berfungsi juga sebagai timer, unloader dan lain-lain.

Besar-kecilnya ukuran fisik suatu relay, biasanya berhubungan juga dengan kapasitas arus yang dapat ditangani oleh Contact-point relay. Jika arus yang disalurkan melebihi kapasitas kemampuan relay, maka contact point akan panas dan cepat aus. Jika contact point aus, maka kualitas konduktor / menyalurkan arus listrik menjadi terganggu. Pada kenyataannya, biasanya kita menemukan lampu akan menjadi redup, atau klakson menjadi tidak lantang lagi atau bahkan mati.

RELAY POPULER..

Yang saya maksud dengan relay populer adalah relay yang paling umum ditemukan pada hampir setiap kendaraan (umumnya mobil). Secara garis besar umumnya sering disebut-sebut “Relay 4 kaki”, “Relay 5 kaki” dan “Relay bulat”.

Sementara itu, 2 merek relay yang paling populer adalah merek BOSCH dan HELLA. Silahkan simak bagaimana memilih relay bosch yang asli pada artikel lain di website ini.

Umumnya pada body relay, disertakan skema relay tersebut berikut nomor kaki nya. Juga pada bagian bawah, di masing-masing kaki terminal disertakan nomor kaki sebagai referensi terhadap skema relay pada body tadi.

BOSCH 4 kaki – 0 332 019 453

Adalah relay otomotif dengan tegangan kerja 12volt DC, dan kapasitas arus yang dapat ditangani adalah maksimal 30A. Relay ini berkaki 4, di dalamnya terdapat resistor penahan arus balik yang umumnya bertegangan sangat tinggi hingga 200volt!.

Contoh penggunaan relay BOSCH 4 kaki – 0 332 019 453.
skema di bawah menjelaskan pemasangan lampu tambahan dengan memanfaatkan relay tersebut.

BOSCH 5 kaki – 0 332 019 150.

Relay ini unik, berkaki 5 dengan 2 terminal yang akan berfungsi bersamaan ketika relay ini aktif. Bisa digunakan untuk misalnya menyalakan lampu kiri dan kanan dengan satu relay ini saja. Keuntungan lain relay ini adalah memperingkas sistem pemasangan kabel.

BOSCH 5 kaki – 0 332 209 151.

Relay ini berkaki 5 dengan 2 terminal yang akan berfungsi bergantian ketika relay ini aktif. Orang sering menyebutnya NO & NC (Normally Open dan Normally Closed). Umumnya relay ini digunakan sebagai pemilih antara lampu HiBeam dan lampu LowBeam.

Penting untuk diperhatikan bahwa terdapat perbedaan kapasitas arus pada contact point. Dimana pada kondisi relay tidak aktif, Contact point hanya dapat menyalurkan arus sebesar 20A, sementara pada saat relay aktif, dapat menyalurkan sebesar maksimal 30A.

Berikut contoh skema yang menggunakan relay ini.

HELLA 5 kaki – 4RA940010-74.

Sama seperti relay merek Bosch di atas sebelumnya, Relay ini berkaki 5 dengan 2 terminal yang akan berfungsi bersamaan ketika relay ini aktif. Bisa digunakan untuk misalnya menyalakan lampu kiri dan kanan dengan satu relay ini saja. Keuntungan lain relay ini adalah memperingkas sistem pemasangan kabel.

HELLA 4 kaki – 4RA008510-8

Adalah relay otomotif dengan tegangan kerja 12volt DC, dan kapasitas arus yang dapat ditangani adalah maksimal 30A. Relay ini berkaki 4. Mirip dengan merek Bosch 4 kaki di atas, namun tidak dilengkapi resistor.

Contoh skema bisa mengikuti skema relay BOSCH 4 kaki – 0 332 019 453 di atas.

AVITAL 5 kaki – 702H-1C-C1S

Sama seperti relay merek Bosch di atas sebelumnya, Relay ini berkaki 5 dengan 2 terminal yang akan berfungsi bergantian ketika relay ini aktif. Orang sering menyebutnya NO & NC (Normally Open dan Normally Closed). Umumnya relay ini digunakan sebagai pemilih antara lampu HiBeam dan lampu LowBeam.

Penting untuk diperhatikan bahwa terdapat perbedaan kapasitas arus pada contact point. Dimana pada kondisi relay tidak aktif, Contact point hanya dapat menyalurkan arus sebesar 30A, sementara pada saat relay aktif, dapat menyalurkan sebesar maksimal 40A.

Relay ini lebih besar kapasitasnya ketimbang merek BOSCH di atas.

DENSO Bulat 4 kaki – 90987-03001

Adalah relay otomotif dengan tegangan kerja 12volt DC, dan kapasitas arus yang dapat ditangani adalah maksimal hanya 15A. Relay ini berkaki 4, dan relay ini kebetulan Normally Closed. Jadi ketika relay aktif, maka arus malah akan diputusnya.

PENUTUP

Demikian uraian yang agak panjang di atas, semoga bisa menjadi referensi sebelum pilih2 relay, atau juga sebagai referensi ketika akan membuat suatu rangkaian pelistrikan di mobil maupun motor.

Sebagai kesimpulan dari saya pribadi, setelah membongkar-bongkar relay dan membandingkan Contact Point-nya.. maka saya melihat bahwa kualitas contact point relay merek AVITAL paling baik kualitasnya ketimbang BOSCH. Sementara untuk yang paling minim adalah Contact Point dari relay-relay merek HELLA.

Semoga bermanfaat.

Terimakasih untuk Susanto – Jayapura Motor (ITC Dutamas Fatmawati) 021.72793675, untuk pinjaman relay-relaynya buat difoto dan dikupastuntas.

59 thoughts on “Automotive Relay… apaan sih?

  • 08/05/2014 at 13:19
    Permalink

    bung saft minta bantuannya ya. Saya berniat memasang wai stageII di vixion saya memakai solenoid denso yg digerakkan dgn microswitch melaluii relay hella 4RA 965 400 00 tp saya msh bingung mau ngikut rangkaian yg di halaman ini atau yg di halaman tips pamasangan klakson (revised) anda atau ada saran rangkaian tersendiri?

    Reply
  • 07/08/2013 at 05:04
    Permalink

    wawm, kerenn, sayangnya relay2 diatas susah didapetin di solo maupun jogja, adanya relay KW 😀

    Reply
  • 05/07/2013 at 10:15
    Permalink

    relay bosh 453 pakai resistor ukurannya brp gan
    mksih sbelomnyaa
    q tunggu info ny

    Reply
  • 19/03/2012 at 13:50
    Permalink

    mas, saya cari relay bosch susah banget. tau tempat yang jual bosch di daerah bandung nggak,mas? atas bantuannya, saya ucapkan terima kasih

    Reply
  • 28/06/2011 at 11:19
    Permalink

    gan ada gak ya relay yang 48vdc 100A..
    bedanya solidstate relay dengan relay biasa apa ya?

    Reply
  • 11/03/2011 at 01:54
    Permalink

    Om saft saya lagi nih,..hehehehe..

    Kalo misal mau pake 3 klakson bisa gak untuk motor???? ( 2 High,. 1 low)

    Motor saya tiger dengan aki 10A,..bisa bantu untuk skema instalasi n relay2nya??? tq om

    Reply
  • 02/03/2011 at 08:36
    Permalink

    salam kenal
    mau naya bang ??
    aq mau bikin enggine stop di motor satria q
    aq sdh pnh bikin tp waktu aku aktifkan pada saat mesin hidup,semua kelistrikan pada motor mati total.
    aq mau cuma mesin nya aja yg mati,tetapi untuk panel depan (spedometer) tetap nyala untuk bisa nyalain klakson dan lampu sein
    bisa gk minta gmbar rangkaian dan bahan yg diperlukan
    trima kasih sblum nya….

    Reply
  • 04/11/2010 at 13:38
    Permalink

    Bang saft,mw tanya nih…cara pemasangan relay untuk pengaman motor.
    Berfungsi saat posisi saklar ON mesin hidup lampu netral nyala, tapi saat posisi gigi masuk lampu netral mati mesin ikut mati.
    Mohon petunjuknya.

    Reply
  • 15/10/2010 at 18:02
    Permalink

    saya mohon bantuan skema alarm yang mengunakan relay untuk sepeda motor matic.

    Reply
  • 08/09/2010 at 11:59
    Permalink

    bang rangkaian power window punya timor bisa ga dipasang utk lancer 94 trus cara merangkainya gimana bos,trims

    Reply
  • 21/06/2010 at 11:23
    Permalink

    bang…mau nanya ni….aku kan lg buat alat kendali sistem…trus disuruh pake relay 8 pin…bisa nggak di jelasin fungsi2 kakinya?? soalnya aku belum dapat buku yg ngejelasin fungsi kaki untuk relay 8 pin!!! thx before ya!!!

    Reply
  • 05/03/2010 at 07:53
    Permalink

    Bung Saft, apakah indikator RELAY rusak? bagaimana cara check-nya? terimakasih sebelumnya….

    Reply
  • 26/12/2009 at 13:53
    Permalink

    BUng Saft twnya nih saya ada motor pro 93 mau diapasang relay untuk lampu tapi listrik dari sepul gimana merangkainya trims

    Reply
  • 25/11/2009 at 15:32
    Permalink

    Edun ni artikel.. search di google dengan keyword: “cara kerja relay 5 kaki” top list nya article ini..

    selamat ah jeng savitri ozawa..

    awalnya bingung juga baca artikel ini, setelah digabung dengan howstuffworks jadi mengerti dah.. emang penting tuh menyertakan referensi2 lainnya..

    lanjuttt jengggg..

    Reply
  • 25/09/2009 at 15:04
    Permalink

    Kang saft,
    Artikel yang bagus.
    Saya mau tanya :
    apakah sama Contactor Relay dengan Relay?
    apakah ada Contactor Relay, Model C10FD, Merk Toshiba?
    Dan kalau ada berapa kira-kira harga perunitnya?
    Mohon penjelasannya Kang!
    Trims Berat.

    Reply
  • 04/08/2009 at 10:52
    Permalink

    skema pertama di atas, kabel dari positif -bukan aki- accu/baterai menuju lampu dilewatkan relay dulu, sedangkan ngintip di howstuffworks, kabel dari posisi baterai langsung ke lampu, negatifnya baru dilewtkan relay (negative trigger?)

    are both ok?

    Reply
  • Pingback: DIY Automotive Relay (how to use relay)

  • 12/11/2008 at 09:14
    Permalink

    Bang, saya ganti lampu utama timor yg tadinya 60/55 menjadi 100/90, tp kok tidak terang ? perbedaannya hanya sedikit. Kata bengkelnya harus pasang relay. Nah relay yang cocok merk & type apa ya ? dan berapa kira-kira harganya (termasuk pemasangan).

    Trim’s

    Reply
  • 19/06/2008 at 14:12
    Permalink

    bang bleh nanya ga maksudnya relay 12 v SPDT tu apa?trus contohnya apa aja?
    cara kerjanya gimana?penting………!!!!!!!!

    Reply
  • 04/06/2008 at 14:15
    Permalink

    kang Saft,

    Panjenengan bener2 sosok “mentari” di kala awan mendung menggelayuti kelistrikan mongtor aku… sekarang aku sudah pasang klakson keong dengan suara lantang dan dan lampu kabut mak nyusss… tadi nya gag tau dech musti pegimana… ternyata harus pake relay… Mantafff kang…

    Tengkyuuu bangets kang Saft…
    Matur Nuwun Sanget Penjelasanipun…

    Rully Hitam di Samarinda
    Daily Biker, 120km pergi-pulang

    Reply
  • 16/05/2008 at 21:08
    Permalink

    mas tolong aku, aku sama sekali belom tau tentang relay. jelaskan lebih jelas lagi.

    Reply
  • 22/03/2008 at 10:51
    Permalink

    bosss…………!!!
    saya ingin tau cara kerja sirkuit opening relay yang dipergunakan pada fuelpump EFI.

    Reply
  • 05/12/2007 at 15:26
    Permalink

    mass,
    ne ferdy,ferdy mnta tlong kirim dong rangkaian pengapian mobil,
    makasih y.

    Reply
  • 02/11/2007 at 11:36
    Permalink

    Mas,
    kalau 2 buah relay 5 kaki (NONC) dan 1 saklar, saya pasang untuk atur lampu sen flip flop bisa ngga? Pemikiran saya begini:
    1. Kaki 86 tetap ke aki (arus +)
    2. Kaki 30 ke lampu sen kanan (depan belakang digabung dg satu kabel, tidak berarus)
    3. Kaki 87 (1) ke kabel dari komponen flipflop utk lampu kanan (berarus +)
    4. Kaki 87 (2) ke kabel sirkuit/BCU di motor (pengatur lampu sen, berarus +)
    5. Kaki 85 ke saklar.

    Begitu juga untuk relay lainnya (lampu kiri), dimana semuanya terkoneksi ke satu saklar.
    Maksudnya ialah jika saklar ON maka lampu sen mati dan flip flop aktif, sebaliknya saklar OFF maka sen aktif kembali, flip flop mati.

    Apakah settingan ini bisa (pemakaian kaki 30 yg tidak berarus) ? Mohon petunjuknya… Makasih banyak

    Salam,
    Albert (tidak tau sama sekali elektronik nih!!!)

    Reply
  • 01/11/2007 at 10:16
    Permalink

    Mas Saft, bisa minta tolong info tentang penjual relay bosch yang ada di jakarta? saya butuh banget infonya, karena mau pake banyak.
    Balesnya via e-mail pribadi aja deh.

    Makasih banyak.

    BAYU

    Reply
  • 19/09/2007 at 09:15
    Permalink

    Mas Saft mohon penjelasan tentang alarm yang menggunakan 2 buah relay 8 kaki.trims

    Reply
  • 13/08/2007 at 21:06
    Permalink

    # Iqbal Says:
    Mas Saft…
    Kalo saya baca berarti untuk headlamp mobil klo mau diganti sistem relay spt di atas butuh 2 relay ? 1 relay 5 kaki biasa utk LO kiri-kanan/ HI kiri-kanan, plus 1 relay 5 kaki NC/NO, utk lampu kiri LO/HI / lampu kanan LO/HI. Apa benar demikian ?
    Jika benar, mohon pencerahan diagramnya Mas soalnya mau saya cobain di mobil tua saya yang mulai redup lampunya.Terimakasih ya…

    Jawab:
    Wah wah.. tiap mobil punya skematik dasar yang berbeda2.. ada yang berbasis Negative Trigger, ada yang Positive Trigger. Lihat di artikel lainnya soal relay deh… ikuti yang ada di mobil.. pilih relay pada artikel ini.. gabungkan.. 🙂

    Reply
  • 13/08/2007 at 18:33
    Permalink

    Mas Saft…
    Kalo saya baca berarti untuk headlamp mobil klo mau diganti sistem relay spt di atas butuh 2 relay ? 1 relay 5 kaki biasa utk LO kiri-kanan/ HI kiri-kanan, plus 1 relay 5 kaki NC/NO, utk lampu kiri LO/HI / lampu kanan LO/HI. Apa benar demikian ?
    Jika benar, mohon pencerahan diagramnya Mas soalnya mau saya cobain di mobil tua saya yang mulai redup lampunya
    Terimakasih ya…

    Reply
  • 06/05/2007 at 23:05
    Permalink

    Punten kang Saft
    bade naros,
    *Setelah saya coba ternyata relay 12v bisa bekerja walau dengan tegangan 6v.
    Apakah hal ini dapat mempengaruhi nilai kuat arus(Amp) yang dapat disalurkan relay.

    *Setahu saya bendik dinamo starter pada sepeda motor juga berfungsi sebagai relay.
    jika: 12v(bat) X 30Amp(relay)= 360Watt(daya yang mampu disalurkan relay).
    Saya rasa 360 adalah angka Watt yang cukup untuk menggerakan dinamo starter.
    Jadi, apakah bisa mengganti bendik dengan relay after market seperti Bosch 4kaki misalnya?
    Mohon pencerahannya…!
    @gambarna bgs2 euy…

    Reply
  • 20/03/2007 at 18:11
    Permalink

    Kang Saft,

    nanya dikit dong, kalo misalnya rangkaian relaynya kaya gini gimana kang :
    – (+) aki lsg ke (+) tujuan
    – (-) tujuan ke 30#
    – 87# ke ground
    – 86# input dari saklar atau coil
    – 85# ground

    pls commentnya, urgent banget, cape kabel gosong mulu…

    Reply
  • 16/03/2007 at 14:29
    Permalink

    Kang aku mencari Intermitent wiper punya Honda cvc wonder 86 kagak ada, solusi?

    Reply
  • 06/03/2007 at 11:08
    Permalink

    Bung Saft,

    Bisa diulas penggunaan relay untuk alarm (yg umum dipasaran dengan harga 300rban). saya sendiri baru beli alarm dengan harga segitu cuman ada masalah ketika unlock (kadang kunci kebuka kadang juga gk kebuka jadi harus manual), sedangkan untuk lock sama sekali tidak ada masalah dengan alarm itu.

    Terimakasih banyak kalo bung saft mau menjelaskan secara detail dan bisa saya betulkan sendiri.

    Reply
  • 05/03/2007 at 20:36
    Permalink

    mo nawarin buku otomotif gratis boleh kang ?

    Dapatkan Free Automotive Books !!

    Ma’af sebelumnya kepada moderator, mohon ijin untuk memposting hal berikut

    Sebagai perkenalan situs sederhana ini, kami dari BincangOto.com memberikan penawaran buku-buku tentang otomotif secara gratis.
    Bagaimana cara mendapatkan buku gratis ini?
    Kami akan memilih user yang paling aktif berdasarkan ketentuan tertentu [baca ketentuan di akhir posting ini] selama masa perkenalan situs kami ini.
    Berikut adalah buku-buku yang akan kami berikan [masing-masing satu] kepada user yang berhak.

    1. Understanding Automotive Electronics (Paperback) by William B. Ribbens
    2. Haynes’ Automotive Electrical Manual (Haynes AutomotiveRepair Manual Series No.10420) (Paperback) by Chilton
    3. How to Diagnose and Repair Automotive Electrical Systems (Motorbooks Workshop) (Paperback) by Tracy Martin
    4. Road & Track Illustrated Automotive Dictionary (Paperback) by John Dinkel
    5. Automotive Electrical Handbook (HP 387) (Paperback) by Jim Horner (Author)
    6. How Cars Work (Paperback) by Tom Newton

    Lebih lengkap kunjungi http://www.bincangoto.com/showthread.php?t=1

    Kami Juga membuka kesempatan jika ada rekan-rekan yang bersedia menjadi moderator di forum

    Salam,
    dari
    BincangOto.com

    Reply
  • 13/12/2006 at 15:26
    Permalink

    Bung Saft, anda benar2 rajin

    Reply
  • 11/12/2006 at 17:24
    Permalink

    Kang saft… kalo relay SPDT (single pole double throw) jenis yang kayak apa kang??? sama nggak dengan yang 4 kaki??

    Reply
  • 10/12/2006 at 17:53
    Permalink

    Kang Saft, apakah ada efek pemasangan relay pd lampu kendaraan? Misal yg terjadi pd kendaraan saya jika lampu jauh dimatikan ke normal, lampu tdk langsung mati (persekian dtk)…

    Thank’s..

    Reply
  • 09/12/2006 at 22:48
    Permalink

    Bang saft7, artikel artikel anda sangat sangat membantu pengetahuan
    Andakan mengeluarkan edisi majalah, kalo domisili saya di Priok, dimana saya dapat membelinya ……. thank’s

    Reply
  • 08/12/2006 at 16:07
    Permalink

    ari Says:
    Bang Saft.
    jadi itu relay tidak ada yg ke negatif???
    setau saya # 87 tujuan (hasil dari relay) # 85 pemicu (on/off) # 30 + aki dan # 86 – negatif..mohon penjelasannya…

    JAWAB:
    Oom Ari..
    Coba perhatikan seluruh rangkaian di atas..
    Semua rangkaian di atas, dan hampir rata2 aplikasinya pada kendaraan menggunakan cara yang sama yaitu NEGATIVE TRIGGER.
    jadi melalui kaki #85, relay itu diaktifkan oleh saklar pemicu yang ujungnya terkoneksi dengan negatif/ground/arde/chasis.
    Kalau tidak ada yang terhubung dengan negatif, bagaimana relay bisa aktif dong.. hehehe..

    Reply
  • 08/12/2006 at 15:52
    Permalink

    Bang Saft.
    jadi itu relay tidak ada yg ke negatif???
    setau saya # 87 tujuan (hasil dari relay) # 85 pemicu (on/off) # 30 + aki dan # 86 – negatif..

    mohon penjelasannya…

    Reply
  • 06/12/2006 at 09:31
    Permalink

    Edi Bramantya Says:
    Jadi apakah sebenarnya relay2 orsi mobil misalnya Toyota bisa diganti dgn relay after market ya Hella misalnya?. Relay mobil orsi harganya mahal dan jarang ada keterangan konfigurasi kakinya. Kalau boleh saran next artikel/buku ada pembahasan menentukan kaki-kaki relay.
    Setau saya brand Avital itu produk car alarm (CMIIW) jadi baru bisa mendapatkannya kalau pasang car alarm merek dimaksud atau di instalatur alarm (biasanya bekas). Apakah di toko Jayapura bisa mendapatkan relay Avital?.Tks.Bravo..maju terus

    JAWAB:
    Beberapa relay yang konfigurasi kakinya sama, bisa saja diganti dengan aftermarket seperti merek Bosch atau Hella dsb. Namun banyak juga relay yang Proprietary (didesain khusus) untuk mobil tersebut. Seperti yang kita temukan relay2 aneh di mobil2 eropa dsb.
    Avital di Jayapura jual tuh rasanya… mungkin bisa ditanyakan langsung ke sana.

    Reply
  • 06/12/2006 at 07:53
    Permalink

    Kang Saftari,

    Jadi apakah sebenarnya relay2 orsi mobil misalnya Toyota bisa diganti dgn relay after market ya Hella misalnya?. Relay mobil orsi harganya mahal dan jarang ada keterangan konfigurasi kakinya. Kalau boleh saran next artikel/buku ada pembahasan menentukan kaki-kaki relay.
    Setau saya brand Avital itu produk car alarm (CMIIW) jadi baru bisa mendapatkannya kalau pasang car alarm merek dimaksud atau di instalatur alarm (biasanya bekas). Apakah di toko Jayapura bisa mendapatkan relay Avital?.Tks.Bravo..maju terus
    Salam

    Reply
  • 05/12/2006 at 02:36
    Permalink

    Saluuuuuteeeee…….Kang Saft,
    Pencerahannya secerah mentari pagi-(duhhh…space-keyboard-ku-rusak-pula-nih…:) apa…relay.kompi.ku.salah.konek.ya.Kang.Saft?he.he..he…
    Jadi.tertarik.dgn.relai.bulat.nih…cuman.yaaaa…itu..nyari.dimana2xnya-itu-yg-sulit…
    Kang-Saft-bisa-ngumpulin-relay-sebanyak-itu,gimana.caranya…tuh BRAVOOOO…..!!!

    Reply
  • 04/12/2006 at 19:46
    Permalink

    Hari ini mau pasang lampu H4 tapi blum tau skema dan jenis-2 relay. Ketika online malah dapat artikel relay yg lengkap!
    Terimakasih om saft!

    Reply
  • 04/12/2006 at 17:36
    Permalink

    wah ini dia nih yang ditunggu2,

    Makasih Om Saft,
    artikel ini buat pencerahan rekan2 saya di HTML yang nganggap/yakin bahwa relay buat nambah power listrik
    hehehehe

    Reply
  • 04/12/2006 at 13:13
    Permalink

    Yosi Says:
    Maaf pertanyaan awam. Untuk mendapatkan relay-relay tersebut diatas dimana yak? Disekitar tempat saya tinggal Cibubur banyak ada toko aksesoris mobil tapi untuk relay, pilihan yang mereka sediakan tidak banyak. Ada beberapa relay diatas yang saya ingin sekali dapatkan untuk saya pasang dimotor saya. Apakah ada online store yang bisa melanyani kebutuhan saya untuk hal tersebut?

    JAWAB:
    Oom Yosi,.. relay yang aku bahas di atas, khususnya merek BOSCH dan HELLA mudah ditemukan di toko2 parts atau asesoris.
    Pastikan juga membaca soal relay Bosch Palsu di web ini..(search aja ‘bosch palsu) jadi agar tidak tertipu.

    Reply
  • 04/12/2006 at 11:42
    Permalink

    Om Saft,
    Maaf pertanyaan awam. Untuk mendapatkan relay-relay tersebut diatas dimana yak? Disekitar tempat saya tinggal Cibubur banyak ada toko aksesoris mobil tapi untuk relay, pilihan yang mereka sediakan tidak banyak. Ada beberapa relay diatas yang saya ingin sekali dapatkan untuk saya pasang dimotor saya. Apakah ada online store yang bisa melanyani kebutuhan saya untuk hal tersebut?

    Terima Kasih banyak Om
    Yosi

    Reply
  • 04/12/2006 at 10:43
    Permalink

    Ups,
    rupanya skemanya dah ada, tadi pas sy baca gambarnya blm muncul.
    Wach, InterNetnya lagi lelet neh !

    Nuhun kang.

    Reply
  • 04/12/2006 at 10:35
    Permalink

    Wach, artikelnya boleh juga kang.
    Saya klu beli ngga pernah perhatiin asli apa ngga, pokoknya ada rangkaian skemanya, ya… dibeli.

    Sekalian dengan skema pasangnya dong kang. hehehe

    Reply
  • 04/12/2006 at 09:59
    Permalink

    makasih ya kang saft atas infonya.. yg aku cari dah ketemu AVITAL 5 kaki – 702H-1C-C1S …..

    Coen

    Reply
  • 04/12/2006 at 09:12
    Permalink

    Agus Says:
    Kang Saft,
    Menurut Kang Saft “Avital” contac pointnya paling bagus. Bagaimana dgn kualitas gulungan kawatnya, umur pemakian, daya hantar listriknya dll. Pls diulas juga dong ….. thanks

    Jawab:
    Kang Agus,
    jarang sekali kasus relay bermasalah dengan kumparan (coil) elektromagnetnya.
    jadi itu sebabnya tidak diulas di sini.
    Untuk ketahanan daya hantar dan lain-lain.. mungkin di kesempatan lain deh ya.. sebab membutuhkan Tools dan Alat ukur yang baik, nanti ada yang bilang TIDAK SAHIH nih kalo pakai alat ukur yang tidak presisi.
    Semoga artikel sederhana ini tetap bisa menjadi salah satu referensi dari sisi end user deh ya… atau minimal bisa membantu.
    Thanks loh atas perhatiannya.

    Reply
  • 04/12/2006 at 09:07
    Permalink

    Coen Timor-er Says:
    kang saft, klo relay 5 kaki yg bersifat SWICTH ada kah?
    ulasannya donk.. hehehe.. thanks ya..

    Jawab:
    Maksudnya bersifat Switch itu gimana sih? relay itu kan Electronic-Controlled Switch… hehehe..

    Reply
  • 04/12/2006 at 08:58
    Permalink

    Kang Saft,
    Menurut Kang Saft “Avital” contac pointnya paling bagus. Bagaimana dgn kualitas gulungan kawatnya, umur pemakian, daya hantar listriknya dll. Pls diulas juga dong ….. thanks

    Reply
  • 04/12/2006 at 06:14
    Permalink

    kang saft, klo relay 5 kaki yg bersifat SWICTH ada kah?
    ulasannya donk.. hehehe.. thanks ya..

    Coen

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *