Sudah dibaca sebanyak 2501 kali

Pada kesempatan sebelumnya saya pernah menulis tentang Kekuatan Komunitas, yang bercerita tentang serunya komunitas mobil dan motor, hingga manfaat bagi anggota maupun bagi pemegang merek kendaraan yang digunakan.

Di artikel ini saya mencoba untuk mengajak rekan-rekan komunitas apapun untuk bersikap yang baik di jalan.

Komunitas tidak lepas dari atribut-atribut, seperti logo komunitas, slogan, dan sebagainya yang ditampilkan dalam bentuk stiker, jaket, dan lain-lain. Bahkan ada yang mengibarkan bendera komunitasnya sepanjang jalan.

.

EKSISTENSI vs AROGANSI

Tentu akan merasa bangga apabila komunitasnya dikenal banyak orang / masyarakat. Tetapi dikenal sebagai yang seperti apa, itu jauh lebih penting. Antara lain… Terkenal selalu mengadakan acara sosial, sering mengadakan kegiatan sport (balap), sering mengadakan donor darah bersama, sering konvoi yang menimbulkan macet total, hingga sering terdengar bikin onar dan arogan.

Penilaian-penilaian tersebut muncul di masyarakat dan oleh masyarakat sendiri. Artinya kita (komunitas) harus sadar bahwa sekalipun kita sedang asik masyuk berkumpul dengan komunitas kita, di sekitar kita adalah masyarakat, yang selalu terbuka mata dan telinganya untuk menilai apakah kehadiran komunitas tersebut membawa manfaat atau lebih banyak mudharatnya.

ATRIBUT SEBAGAI ALAT KONTROL SIKAP

Atribut Apapun yang kita pajangkan di kendaraan kita (stiker, gambar, logo, dsb), secara tidak langsung membuat masyarakat / pengguna jalan lain mengasosiasikan kita dengan komunitas tersebut.
Misalnya, ada mobil ugal-ugalan di jalan, begitu didekati,.. ada stiker AAAClubz di kaca belakang mobil tersebut… Tidak sedikit orang berkomentar… “ini klub apa sih.. ugal-ugalan gitu ya…”

Jika ada banyak yang berperilaku seperti itu di jalan, maka akhirnya masyarakat akan menganggap klub tersebut adalah klub ugal-ugalan, dan sebagainya.

Apabila kita memasang atribut suatu komunitas apalagi identitas organisasi/perusahaan, maka suka tidak suka kita perlu lebih menjaga diri dan sikap ketika bekendara di jalan.
Jadi, dengan adanya suatu atribut, diharapkan perilaku di jalan akan terjaga, penuh toleransi, dan sebagainya.
Jangan menjadi sebaliknya, memasang bahkan memamerkan atribut tertentu untuk bisa ‘merasa lebih berhak’ di jalan.

Suka ugal-ugalan dan semaunya di jalan? lebih aman lepas semua atribut komunitas yang ada, ketimbang merugikan komunitas itu sendiri oleh ulah/tingkah laku kita.

Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Kekuatan Komunitas - http://www.saft7.com/kekuatan-komunitas/

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.


.

.

.