.

 

Atribut Komunitas

atribut-00

Pada kesempatan sebelumnya saya pernah menulis tentang Kekuatan Komunitas, yang bercerita tentang serunya komunitas mobil dan motor, hingga manfaat bagi anggota maupun bagi pemegang merek kendaraan yang digunakan.

Di artikel ini saya mencoba untuk mengajak rekan-rekan komunitas apapun untuk bersikap yang baik di jalan.

Komunitas tidak lepas dari atribut-atribut, seperti logo komunitas, slogan, dan sebagainya yang ditampilkan dalam bentuk stiker, jaket, dan lain-lain. Bahkan ada yang mengibarkan bendera komunitasnya sepanjang jalan.

.

EKSISTENSI vs AROGANSI

Tentu akan merasa bangga apabila komunitasnya dikenal banyak orang / masyarakat. Tetapi dikenal sebagai yang seperti apa, itu jauh lebih penting. Antara lain… Terkenal selalu mengadakan acara sosial, sering mengadakan kegiatan sport (balap), sering mengadakan donor darah bersama, sering konvoi yang menimbulkan macet total, hingga sering terdengar bikin onar dan arogan.

Penilaian-penilaian tersebut muncul di masyarakat dan oleh masyarakat sendiri. Artinya kita (komunitas) harus sadar bahwa sekalipun kita sedang asik masyuk berkumpul dengan komunitas kita, di sekitar kita adalah masyarakat, yang selalu terbuka mata dan telinganya untuk menilai apakah kehadiran komunitas tersebut membawa manfaat atau lebih banyak mudharatnya.

ATRIBUT SEBAGAI ALAT KONTROL SIKAP

Atribut Apapun yang kita pajangkan di kendaraan kita (stiker, gambar, logo, dsb), secara tidak langsung membuat masyarakat / pengguna jalan lain mengasosiasikan kita dengan komunitas tersebut.
Misalnya, ada mobil ugal-ugalan di jalan, begitu didekati,.. ada stiker AAAClubz di kaca belakang mobil tersebut… Tidak sedikit orang berkomentar… “ini klub apa sih.. ugal-ugalan gitu ya…”

Jika ada banyak yang berperilaku seperti itu di jalan, maka akhirnya masyarakat akan menganggap klub tersebut adalah klub ugal-ugalan, dan sebagainya.

Apabila kita memasang atribut suatu komunitas apalagi identitas organisasi/perusahaan, maka suka tidak suka kita perlu lebih menjaga diri dan sikap ketika bekendara di jalan.
Jadi, dengan adanya suatu atribut, diharapkan perilaku di jalan akan terjaga, penuh toleransi, dan sebagainya.
Jangan menjadi sebaliknya, memasang bahkan memamerkan atribut tertentu untuk bisa ‘merasa lebih berhak’ di jalan.

Suka ugal-ugalan dan semaunya di jalan? lebih aman lepas semua atribut komunitas yang ada, ketimbang merugikan komunitas itu sendiri oleh ulah/tingkah laku kita.

Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Kekuatan Komunitas - http://www.saft7.com/kekuatan-komunitas/

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.


.

.

.

14 Responses to Atribut Komunitas

  1. uzhie says:

    nambahin om donkz,

    alhamdulillah, selama gabung di timor-er mendapatkan banyak benefit dan faedahnya dari pada sekedar arogansi dijalanan. di klub pun selalu ditekankan untuk konvoi santun tanpa pakai kode apapun even lampu hazard.
    salam dari kami juga melengkapi saudara kami timor-er parijz van java.

    uzhie (westsider 1)
    timor-er westsider banten

  2. gogo says:

    yang sedang-sedang saja..

  3. Dhonz says:

    Adalah suatu kehormatan bagi kami apabila Om dan Tante bisa bergabung bersama “Keluarga Besar timor-er” untuk menjadi keluarga besar kami.

    Kami sekumpulan para pengguna, pemerhati otomotif … mengajak dan menghimbau bagi pengguna mobil Timor khususnya di wilayah Bandung Raya..bisa bergabung bersama kami.

    Hayuu ahh kita kemonnn…..

    Terima kasih

    Timor-er Parijz Van Java

  4. A. Zain says:

    Hati2 pengguna atribut komunitas tingkah laku anda di perhatikan orang lain.

  5. akin says:

    ijin ngopi ya bang..

  6. WAWAN says:

    GIMANA KALO PAKE ATRIBUT STICKER APARAT….LEBIH AROGAN LAGI, CONTOH: KELUARGA BESAR……….,KORPS……….,DLLL. LEBIH PARAH KAN?

  7. Wiku says:

    hehehe…..
    kayaknya kenal ni, 2 bunglon yang muncul… apv pake stiker starlet & icc plus stiker PADOC, dan starlet pake stiker ITStarlet & ICC
    Sama yang satu lagi gak bunglon, avanza yang pake stiker AXIC-0762

    Yang saya rasakan, stiker tersebut menjadi salah satu kontrol perilaku di jalan raya…

  8. Foeng Bandung says:

    Perlunya juga sosialisasi mengenai sopan santun di lalu lintas, baik pada saat konvoi maupun pada saat berjalan sendiri2.
    (kan maluin kalau pakai atribut Klub, tapi nerobos lampu merah)

    Terasa sekali hilangnya sopan santun pengendara sepeda motor, pada saat berhenti di lampu merah tidak di belakang garis pembatas, apalagi menerobos lampu merah.

    Kalau kita selaku anggota Klub bermotor, bisa memberi contoh kepada masyarakat,
    tidak ada salah nya kjita berharap sedikit demi sedikit waktu, masyarakat mau ikut juga melakukan sopan santun di jalan raya.

  9. Taufik Masjhur says:

    Untung mobil gw kagak masup xixixixixi….

  10. azpirins says:

    ternyata banyak bunglon ya…….

  11. timorer says:

    wuih ada timor-er… hidup !!

  12. Taufik Bije says:

    @Om Meizon : Hush….. jangan berisik

    @Om Saft : Thanks bro…. jadi pengen kumpul2 lagi neh sama temen2 di BSD sambil makan T*k*t Embek, hahahaa….

  13. Meizon says:

    kayanya kenal nih mobil daihatsu taruna…..

Leave a Reply





Switch to our mobile site

Tips Otomotif saft7.com